Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Kunjungi Komunitas Alukta di Tana Toraja

Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Kunjungi Komunitas Alukta di Tana Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAPPAK — Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Tri Handoko Seto mengunjungi Komunis Hindu Alukta di Lembang Miallo, Kecamatan Mappak, Kabupeten Tana Toraja, Selasa, 9 November 2021.

Kehadiran Dirjen Bimas Hindu Tri Handoko Seto di Lembang Miallo Kecamatan Mappak ini adalah sesuatu yang istimewa bagi komunitas Hindu Alukta yang merupakan kepercayaan tertua di Toraja.

Hindu Aluk Todolo atau sering disebut Alukta adalah sebagian dari kelompok etnis umat Hindu di Indonesia dengan jumlah penganut kurang lebih 5.141 jiwa yang mayoritas terletak di Kabupaten Tana Toraja.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Bimas Hindu – Budha Nomor Dd/H/200-VII/69 tertanggal 15 November 1969, Aluk Todolo secara resmi digolongkan bagian dari Agama Hindu.

Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto menguatkan umat Hindu Alukta agar percaya diri untuk terus melestarikan dan menggaungkan kekayaan adat dan tradisi.

“Setiap generasi Hindu Alukta adalah duta Hindu Aluk Todolo yang bertugas terus menyebarkan informasi tentang apa itu Hindu Alukta, agar seluruh masyarakat Indonesia paham betul ada sebuah mutiara indah yang terletak di tanah Sulawesi ini,” ucap Tri Handoko.

Dalam sambutanya di hadapan komunitas Hindu Alukta di Lembang Miallo, Tri Handoko Seto berpesan agar tetap menjaga Hindu Nusantara sebab Hindu adalah ajaran nenek moyang.

Penganut Alukta di Toraja merasa seakan tak percaya dengan Kehadiran Dirjen Bimas Hindu RI di kampung halamannya. Tri Handoko Seto tercatat menjadi Dirjen Bimas Hindu pertama yang berkunjung dan menemui langsung umat hindu Alukta di Toraja.

Turut serta dalam Rombongan Dirjen Bimas Hindu ke Kecamatan Mappak, diantaranya Trimo selaku Direktur Urusan Agama Hindu RI, Simon Kendek Paranta Pembimas Hindu Sulsel, Nyoman Ariadi Pembimas Sulbar, Gede Durahman Sekretaris PHDI Sulsel, Wayan Suparka Ketua PHDI Sulbar, Prof. Oka Ketua ICHI Sulsel, Wayan Kantun Sekretaris ICHI Sulsel, Pujawan Ketua Yayasan Sadana Sulsel, Komang Rinten Pengurus BPH Sulsel, Agus Teja Skretaris DPP PERADAH Sulsel, Adrian Namid Ketua DPP PERADAH Sulbar, Gangga Datta ketua PD KMHDI Sulsel, Wendy Ketua Hipmahat Makassar, Dominggus Penyelenggara Hindu Kab. Mamasa, Allo padang Ketua PHDI Tana Toraja, Selle Ketua PHDI Mamasa, Mujayanto wakil Ketua DPK PERADAH Tana Toraja. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Film Walking Dead “Tomate”, JRM Booking 3 Room Studio 21 untuk Mahasiswa

    Dukung Film Walking Dead “Tomate”, JRM Booking 3 Room Studio 21 untuk Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Film genre horor berlatar Toraja, Walking Dead “Tomate” bakal tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai tanggal 14 April 2022. Film yang mengangkat tradisi Ma’nene dari suku Toraja ini dibintangi beberapa aktor nasional dan lokal. Diantaranya Iqbal Perdana, Arga Dirgantara, dan Yulinar Arief. Untuk mendukung film yang mengangkat adat istiadat dan budaya Toraja ini, […]

  • Kepala BPBD Akui 4 Proyek Penanggulangan Bencana Senilai Rp 8,5 Miliar Lambat Penyelesaiannya

    Kepala BPBD Akui 4 Proyek Penanggulangan Bencana Senilai Rp 8,5 Miliar Lambat Penyelesaiannya

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Empat Paket Proyek Rekonstruksi Program Penataan Sistem Dasar Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja belum selesai pekerjaannya hingga batas waktu yang ditentukan, yakni akhir Desember 2025. Keempat paket pekerjaan senilai kurang lebih Rp8,5 miliar tersebut semuanya diadendum untuk diselesaikan pekerjaannya pada tahun 2026. Keempat paket proyek tersebut, […]

  • Reses di Kecamatan Rembon, Legislator Sulsel, John Mangontan Terangkan Hirarki Perencanaan dan Prioritas Pembangunan

    Reses di Kecamatan Rembon, Legislator Sulsel, John Mangontan Terangkan Hirarki Perencanaan dan Prioritas Pembangunan

    • calendar_month Rab, 10 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan melaksanakan reses masa sidang II tahun 2020-2021 di Kelurahan Talion, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Sabtu, 6 Februari 2021. Dalam reses masa sidang II ini, selain mendengar dan menerima aspirasi masyarakat, politisi Partai Golkar ini juga melakukan sosialisasi sekaligus praktek protokol kesehatan Covid-19. Reses […]

  • Pembongkaran Lapak Pedagang Pasar Sore Rantepao Ditunda

    Pembongkaran Lapak Pedagang Pasar Sore Rantepao Ditunda

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Proses pembongkaran lapak-lapak pedagang di Pasar Sore Rantepao, yang sedianya mulai dilaksanakan pada Jumat, 1 Juli 2022, ditunda. Penundaan itu terjadi setelah ratusan pedagang melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis, 30 Juni 2022 dan dilanjutkan dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Toraja Utara, Jumat, 1 Juli 2022. “Salah satu poin kesepakatan […]

  • BPS: “Gereja Tua” Rantepao Tidak Akan Dibongkar, yang Dibangun Adalah Gedung Pelayanan

    BPS: “Gereja Tua” Rantepao Tidak Akan Dibongkar, yang Dibangun Adalah Gedung Pelayanan

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt. Dr. Alfred Anggui menegaskan bahwa gedung gereja Toraja Jemaat Rantepao tidak akan dibongkar. Yang akan dibangun dan peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada Minggu, 18 September 2022 itu adalah Gedung Pelayanan. Hal ini ditegaskan Pdt Alfred di sela-sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gedung […]

  • PT Malea Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan Poros di Makale Selatan

    PT Malea Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan Poros di Makale Selatan

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Batu besar yang menutup akses jalan utama menuju 3 Lembang di Makale Selatan, yakni Patekke, Pa’buaran, dan Bo’ne Buntu Sisong akhirnya berhasil dievakuasi pada Senin, 10 April 2023. Akses yang sebelumnya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat ini akhirnya bisa dibuka setelah team sipil dan operator dari PT Malea turun tangan. […]

expand_less