Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Begini Modus 16 Karyawan Minimarket Sejahtera Mart Makale Mencuri dari Tuannya

Begini Modus 16 Karyawan Minimarket Sejahtera Mart Makale Mencuri dari Tuannya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 3 Mei 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 16 orang terduga pelaku pencurian di Minimarket Sejahtera Mart, yang beralamat di Jalan Tandung, Makale, diamankan polisi, Sabtu, 1 Mei 2021 malam.

Ke-16 orang terduga pelaku itu merupakan karyawan Minimarket Sejahtera Mart Tandung. Dugaan yang dialamatkan kepada mereka adalah pencurian atau penggelapan barang di Minimarket.

“Iya, sudah kita amankan terduga pelaku penggelapan di salah satu minimarket yang ada di Jalan Tandung Makale. Mereka berjumlah 16 orang, salah satu diantaranya berinisial H,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Syamsul Rijal.

Syamsul menjelaskan, modus dari perbuatan mereka ini dilakukan secara bekerja sama layaknya sebuah tim.

“Jadi, dari 16 terduga pelaku ini melakukannya secara bersama-sama, seperti sebuah tim. Ada yang bertugas untuk mengambil berbagai jenis barang di dalam toko, lalu di bagian kasir hanya sebagian barang yang di scan komupter, ada juga bertugas membawa pulang barang yang berhasil di ambil, lalu menjualnya kembali, hasil dari penjualan barang tersebut di bagi kepada 16 orang tersebut sesuai dengan tugas dan bagiannya, seperti itu modusnya, intinya adalah memanipulasi data barang di dalam komputer,” urai Syamsu Rijal.

Sebelumnya, usai diambil keterangannya sebagai pelapor, pemilik Minimarket Sejahtera Mart, Ratu Rita Palullungan, , menerangkan dirinya melaporkan 16 karyawannya itu karena diduga kuat menjadi pelaku pencurian terhadap sejumlah barang di Minimarket.

“Modusnya ada dua, dengan mengambil barang secara langsung dan dengan memanipulasi data di komputer kasir,” ungkap Ratu, Sabtu, 1 Mei 2021 malam.

Ratu menguraikan, pelaku yang berperan pada bagian packing melancarkan aksinya dengan cara mempacking barang curian bersamaan dengan barang belanjaan pengunjung sehingga tidak ketahuan ketika barang dibawah keluar dari tokoh. Barang curian yang dibawah keluar lalu disimpan di kamar kos untuk selanjutnya dijual.

Untuk pelaku yang berperan pada bagian kasir, pelaku melancarkan aksinya dengan cara menghapus struk pembayaran dari komputer sehingga uang dari pembeli tidak masuk ke kas toko melainkan masuk ke kantong pribadi. Uang hasil pencurian lalu dibagi oleh para pelaku dengan besaran sesuai dengan tugas dari masing-masing pelaku.

Saat ini, ke-16 terduga pelaku pencurian dan penggelapan ini sudah ditahan di Mapolres Tana Toraja untuk diproses hukum lebih lanjut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Syamsul Rijal, perbuatan melawan hukum dari 16 terduga pelaku tersebut cenderung mengarah kepada penggelapan, sehingga pasal pidana yang di kenakan adalah pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Gejala Umum Penyakit Mulut dan Kuku Pada Kerbau

    Begini Gejala Umum Penyakit Mulut dan Kuku Pada Kerbau

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Di Toraja Utara, Dinas Pertanian dan Peternakan sudah menemukan 71 ekor kerbau yang terindikasi terinveksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sedangkan di Tana Toraja, pertugas dari Balai Besar Veteriner Maros didampingi petugas dari Puskesmas Hewan Tana Toraja sudah mengambil sampel 17 ekor kerbau di lokasi penampungan Garonggong untuk diteliti lebih lanjut di […]

  • Pulang dari IKN, Anggota Paskibraka Nasional, Agatha Kallolangi Disambut dan Diarak Ribuan Siswa di Rantepao

    Pulang dari IKN, Anggota Paskibraka Nasional, Agatha Kallolangi Disambut dan Diarak Ribuan Siswa di Rantepao

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024, Agatha Sapan Kallolangi sudah pulang ke kampung halaman, Toraja Utara setelah bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN), 17 Agustus 2024 yang lalu. Saat tiba di sekolahnya, SMA Negeri 2 Toraja Utara, pada Senin, 26 Agustus 2024, Agatha sudah ditunggu ribuan teman-temannya beserta beberapa siswa […]

  • Tak Sengaja Tabrak Kabel yang Melintang di Jalan, Mahasiswa Ini Tersengat Listrik

    Tak Sengaja Tabrak Kabel yang Melintang di Jalan, Mahasiswa Ini Tersengat Listrik

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Nasib naas dialami Joshua Layuk, mahasiswa asal Lembang Leppan, Kecamatan Malimbong Balepe’, Kabupaten Tana Toraja, yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat tersengat arus listrik. Kondisi terkini, korban Joshua Layuk belum sadarkan diri dan masih dirawat intensif di RS Fatimah Makale. Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, melalui Kapolsek Saluputti, IPTU […]

  • JKN Jadi Andalan Sarafina Sarong Langi’, Biaya Pengobatan Tak Lagi Jadi Masalah

    JKN Jadi Andalan Sarafina Sarong Langi’, Biaya Pengobatan Tak Lagi Jadi Masalah

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Sarafina Sarong Langi ditemui sedang mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Sopai. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk oleh Sarafina Sarong Langi (46), warga Sopai, Toraja Utara yang telah lama memanfaatkan layanan kesehatan dengan mengandalkan kepesertaan JKN nya. Baginya, kehadiran program ini bukan hanya […]

  • Penurunan Penumpang Bus di Bua Tallulolo Dikeluhkan Wisatawan

    Penurunan Penumpang Bus di Bua Tallulolo Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Kam, 23 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan pemerintah Kabupaten Toraja Utara melarang bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) masuk dan menurunkan penumpang di dalam kota Rantepao di atas pukul 06.00 Wita, dikeluhkan wisatawan dan penumpang. Akibat larangan masuk kota Rantepao di atas jalan 06.00 Wita pagi itu, sejumlah bus AKDP jurusan Makassar-Toraja terpaksa menurunkan penumpang di pinggir […]

  • Pemkab Intens Bersihkan Drainase, Warga Rantepao Berharap Bisa Bebas Banjir

    Pemkab Intens Bersihkan Drainase, Warga Rantepao Berharap Bisa Bebas Banjir

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perkimtan terus melakukan pengerukan, pembongkaran plat beton, dan pembersihan saluran air di beberapa lokasi langganan banjir di Rantepao dan Bolu Tallunglipu. Warga berharap kotanya bisa bebas banjir. Jika Dinas PUPR mengambil lokasi pembersihan di jalan poros Rantepao-Bolu, Dinas […]

expand_less