Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Anggaran Covid-19 Toraja Utara Rp 39,8 Miliar, Berikut Rincian dan Realisasinya

Anggaran Covid-19 Toraja Utara Rp 39,8 Miliar, Berikut Rincian dan Realisasinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelontorkan anggaran sebesar Rp 39.856.500.250 untuk penanggulangan pandemi virus Corona tahun 2021.

Anggaran sebesar ini dialokasi di tiga organisasi perangkat daerah (OPD), masing-masing Dinas Kesehatan Rp26.170.245.000, RSUD Pongtiku Rp 6.211.250.000, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebesar Rp 6.611.105.250.

Besaran dan alokasi untuk masing-masing OPD ini dijelaskan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Toraja Utara, Matius Sampe Lalong, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPRD Toraja Utara, Kamis, 23 September 2021.

Matius mengatakan, hingga menjelang akhir September 2021, realisasi penggunaan anggaran Covid-19 di tiga unit kerja ini rata-rata masih dibawah 50%.

“Untuk RSUD Pongtiku, dari total alokasi anggaran Rp 6.211.250.000 realisasi keuangan per 22 September 2021 baru mencapai Rp 1.500.836.515 atau 24,16%. Masih ada sisa Rp 4.710.413.285,” terang Matius.

Sedangkan Dinas Kesehatan, lanjut Matius, total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp26.170.245.000. Realisasinya per 22 September 2021 baru sebesar Rp 3.451.831.195  atau 13,19%. Masih ada sisa uang Rp 22.719.113.805.

“Kemudian untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) alokasi anggarannya Rp 6.611.105.250, tapi baru terealisasi sebesar Rp 1.475.922.100 atau 22,3%. Masih ada sisa Rp 5.135.183.150,” kata Matius.

Dari total anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 39.856.500.250, lanjut Matius, baru terealisasi sebesar Rp 6.428.589.810 dan masih ada sisa Rp 33.427.910.440.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Toraja Utara, Herman Pabesak mengatakan sasaran rapat dengan Tim Satgas Covid-19 adalah bagaimana menyamakan persepsi dan laporan realisasi dari dan penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pongtiku sebelum masuk anggaran perubahan tahun 2021.

“Saya harap kepada OPD atau unit kerja yang terkait dengan tiga item anggaran ini agar mempersiapkan data bila dan penggunaan anggaran dana Covid ini sehingga dapat di hitung secara realistis. Karena rapat ini bertujuan untuk menciptakan satu pemikiran dan persamaan persepsi mengenai serapan anggaran ini alurnya kemana dan peruntukannya seperti apa,” tegas Herman. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Warga Tana Toraja, Nurhidayah, Soal Beragam Fitur Aplikasi Mobile JKN

    Cerita Warga Tana Toraja, Nurhidayah, Soal Beragam Fitur Aplikasi Mobile JKN

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan telah banyak mempermudah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendapatkan akses layanan kesehatan. Salah satunya dengan Aplikasi Mobile JKN yang telah menawarkan berbagai manfaat bagi penggunanya. Aplikasi Mobile JKN menawarkan berbagai fitur diantaranya adalah menu perubahan data peserta yang dapat digunakan untuk mengubah fasilitas kesehatan tingkat […]

  • Kejuaraan Daerah Balap Motor siap Digelar untuk Pertama Kalinya di Tana Toraja

    Kejuaraan Daerah Balap Motor siap Digelar untuk Pertama Kalinya di Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA TORAJA.COM, Rantetayo — Setelah sukses menghidupkan kembali event balap motor Open Road Race di Toraja setelah vakum selama 13 tahun, komunitas otomotif Dog Mountain Society (DMS) Otomotif Club kembali akan mencatat sejarah baru dunia otomotif untuk Tana Toraja. Jika tak ada aral melintang, untuk pertama kalinya Kejuaraan Daerah (Kejurda) open road race akan digelar […]

  • Temukan Proyek Pariwisata Senilai Rp 40 Miliar Terbengkelai, Wabup Toraja Utara Kecewa Berat

    Temukan Proyek Pariwisata Senilai Rp 40 Miliar Terbengkelai, Wabup Toraja Utara Kecewa Berat

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengaku kecewa berat saat meninjau proyek infrastruktur penunjang pariwisata di objek wisata Tirotiku di Lolai, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Jumat pekan lalu. Melihat kondisi proyek yang terbengkelai, Frederik Palimbong melaporkan hal itu ke Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Izin Pak Plt Gubernur, saya […]

  • Setelah 42 Hari, Narapidana Rutan Makale yang Kabur Saat Dirawat di RSUD Lakipadada Akhirnya Ditangkap

    Setelah 42 Hari, Narapidana Rutan Makale yang Kabur Saat Dirawat di RSUD Lakipadada Akhirnya Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Arsyad/ CR2 IP
    • 0Komentar

    Narapidana Paulus Niel saat diterbitkan dalam daftar pencarian orang (kiri) narapidana saat ditangkap kembali oleh petugas Rutan Makale (kanan)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Makale berhasil menangkap kembali narapidana atas nama Paulus Niel, yang melarikan diri saat menjalani rawat inap di RSUD Lakipadada pada Sabtu 22 Agustus 2026 lalu. […]

  • Pemkab Toraja Utara Tunda Kenaikan Tarif Pajak Bumi Bangunan (PPB)

    Pemkab Toraja Utara Tunda Kenaikan Tarif Pajak Bumi Bangunan (PPB)

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Desianti
    • 1Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menunda pemberlakuan tarif baru Pajak Bumi Bangunan (PPB) tahun 2025. Sebelumnya, tarif PBB Kabupaten Toraja Utara tahun 2025 dikenakan kenaikan sebesar 200%. “Ditunda. Barusan dalam rakor (rapat koordinasi) Kepala Daerah yang dipimpin oleh Pak Gubernur, disampaikan penundaan kenaikan pajak sesuai instruksi pemerintah pusat,” tegas Bupati Toraja Utara, Frederik […]

  • Penurunan Penumpang Bus dan Bua untuk Atasi Kemacetan dan Sudah Disosialisasikan

    Penurunan Penumpang Bus dan Bua untuk Atasi Kemacetan dan Sudah Disosialisasikan

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyatakan pembatasan jam masuk bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dalam Kota Rantepao hingga pukul 06.00 Wita dilakukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Kebijakan ini sudah disosialisasikan kepada pengusaha otobus dan para sopir. “Jadi kebijakan ini diambil pemerintah daerah dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru salah […]

expand_less