Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Tana Toraja Digigit Anjing Saat Bertugas

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Tana Toraja Digigit Anjing Saat Bertugas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) menjadi salah satu garda terdepan dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

Pantarlih akan melakukan tugas pencocokan dan penelitian atau Coklit data pemilih dengan cara mendatangi pemilih di rumah masing-masing.

Sama halnya di Tana Toraja, para petugas Pantarlih mulai melakukan coklit dari rumah ke rumah.
Tugas Pantarlih tidaklah mudah tak sedikit diantara mereka yang harus berhadapan dengan rintangan yang membahayakan nyawa.

Seperti yang terjadi di Lembang Marinding, Kecamatan Mengkendek, Jumat, 17 Februari 2023. Salah seorang petugas Pantarlih, yakni Adriana Doki Lembang yang bertugas di TPS 005 Lembang Marinding digigit anjing saat melakukan pencoklitan.

Akibat gigitan anjing tersebut, Kaki Adriana Doki Lembang mengalami luka sobek yang cukup lebar dan terpaksa dilarikan ke Puskesmas Ge’tengan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Komisioner KPU Tana Toraja Divisi perencanaan, Data & Informasi, Intan Parerungan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada pantarlih kami dari Marinding digigit anjing dan sudah di tangani di puskesmas dan puji syukur sudah kembali ke rumah,” kata Intan Parerungan.

Intan menyebut, KPU Tana Toraja menegaskan bahwa akan mengurus santunan kecelakaan kerja bagi petugas Pantarlih yang mengalami kecelakaan saat bertugas di lapangan dan berharap agar segera pulih.

Intan mengimbau seluruh jajarannya yang ada di lapangan agar tetap berhati-hati dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab dan tetap mengutamakan keselamatan.

Ditanya soal anjing yang menggigit korban; apakah anjing gila atau bukan, Intan mengatakan petugas puskesmas akan pantau dalam dua minggu ke depan. “Jika anjing tersebut mati atau lari/kabur dari rumah maka pasien akan disuntik vaksin rabies namun kita berharap semoga itu bukan anjing gila,” harapnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima Aanmaning dari Pengadilan Soal Lapangan Gembira, Bupati: Kita Cari Solusi Berkeadilan

    Terima Aanmaning dari Pengadilan Soal Lapangan Gembira, Bupati: Kita Cari Solusi Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Perkara perdata Lapangan Gembira – dikenal juga sebagai Lapangan Pacuan Kuda Rantepao, kini memanas lagi. Terkini, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengakui bahwa dirinya sebagai Bupati telah menerima teguran atau peringatan resmi (aanmaning) dari Pengadilan Negeri Makale, terkait ganti rugi kepada penggugat. “Sebagai Bupati Toraja Utara, saya mendapatkan surat aanmaning untuk […]

  • Enam Ratusan Warga Rindingallo Dapat Pelayanan Kesehatan dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    Enam Ratusan Warga Rindingallo Dapat Pelayanan Kesehatan dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PANGALA’ — Ratusan warga membanjiri posko pelayanan kesehatan Timkes Yubileum 85 Tahun Baptis  Pertama Katolik di Toraja (BPKT) yang dilaksanakan di halaman gereja Katolik Paroki Santa Maria Bunda Karmel Tondok Ratte, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, Minggu, 19 Februari 2023. Pelayanan kesehatan ini merupakan salah satu dari sekian kegiatan yang dilaksanakan umat Katolik di Paroki […]

  • Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Jalan Bangkelekila’-To’yasa, Toraja Utara Dionis 4 dan 2 Tahun Penjara

    Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Jalan Bangkelekila’-To’yasa, Toraja Utara Dionis 4 dan 2 Tahun Penjara

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar menjatuhkan hukuman berbeda terhadap dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jalan poros Bangkelekila’-To’yasa di Kecamatan Bangkelekila’, Kabupaten Toraja Utara. Sidang pembacaan putusan di PN Tipikor Makassar berlangsung pada Jumat, 9 Agustus 2024 dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja […]

  • Jenazah Sekda Toraja Utara, Rede Roni Bare, Dimakamkan

    Jenazah Sekda Toraja Utara, Rede Roni Bare, Dimakamkan

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jenazah Sekretaris Daerah (Sekda) Toraja Utara, Drs. Rede Roni Bare, M.Pd dimakamkan, Rabu, 19 Januari 2022. Almarhum Rede Roni dimakamkan di patane milik keluarga di Bori’, Kecamatan Sesean. Sebelum dimakamkan, pemerintah Kabupaten Toraja Utara melaksanakan upacara pelepasan jenazah, yang berlangsung di Kalaulu, Kecamatan Kesu’. Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang memimpin upacara pelepasan […]

  • OPINI: Waspada La Nina Peningkatan Curah Hujan di Toraja

    OPINI: Waspada La Nina Peningkatan Curah Hujan di Toraja

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Diar Aofany* El Nino dan La Nina adalah dampak alami dari sistem iklim global. Keduanya terjadi ketika Samudra Pasifik dan atmosfer di lingkungan tersebut berubah dari keadaan netral selama beberapa musim. El Nino dikaitkan dengan pemanasan Pasifik tropis tengah dan timur, sedangkan La Nina adalah kebalikannya, terjadinya pendinginan berkelanjutan di daerah yang sama dengan […]

  • Harsiarnas, 65 Radio di Sulawesi Selatan Hentikan Siaran Serentak

    Harsiarnas, 65 Radio di Sulawesi Selatan Hentikan Siaran Serentak

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Para insan radio di Sulawesi Selatan menggebrak masyarakat untuk kembali mendengarkan radio dengam cara berbeda. Sebanyak 65 Radio di Sulawesi Selatan mematikan siaran selama 8 menit, 8 detik, tepat pukul 08.08, Kamis, 1 April 2021. Radio se Sulawesi Selatan kompak menghentikan siaran sejenak untuk memperingati Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88, yang jatuh […]

expand_less