Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Apa Kabar Hak Interpelasi DPRD Toraja Utara; Lanjut atau Tidak?

Apa Kabar Hak Interpelasi DPRD Toraja Utara; Lanjut atau Tidak?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Usulan tentang pengajuan Hak Interpelasi sudah bergulir sejak 14 Maret 2022. Usulan itu kemudian disampaikan dalam Rapat Paripuna DPRD Toraja Utara, Rabu, 16 Maret 2022. Namun Rapat Paripurna dengan dengan agenda pembahasan materi dan persetujuan usulan hak interpelasi tersebut diskor panjang hingga saat ini.
Skors Rapat Paripurna itu sendiri belum dicabut, DPRD Toraja Utara malah menggelar Rapat Pimpinan Diperluas atas permintaan dua Fraksi Pendukung pemerintah, yakni Golkar dan Demokrat. Rapat Pimpinan Diperluas itu mengundang pihak pemerintah, yang datang untuk memberikan penjelasan terhadap poin-poin yang disampaikan dalam interpelasi.
Lalu, kapan Paripurna Interpelasi itu dilanjutkan?

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Secara de facto, Interpelasi itu sudah jalan dengan adanya Rapat Pimpinan Diperluas yang menghadirkan Bupati Toraja Utara (meski selalu diwakili oleh Wakil Bupati maupun Sekretaris Daerah). Karena kehadiran pemerintah di situ, tidak hanya mendengar saja, tetapi mereka memberikan jawaban, tanggapan, maupun penjelasan atas poin-poin Interpelasi.

“Tinggal secara de jure, ya Paripurna itu. Kalau sudah dilanjutkan diketok palu, ya pengajuan Hak Interpelasi itu sah secara hukum,” tutur pengamat sosial politik, Roy Rantepadang, di Rantepao, Kamis, 2 Juni 2022.

BERITA TERKAIT: Bupati Toraja Utara Mestinya Tak Perlu Takut Hadapi Hak Interpelasi DPRD

Roy mendesak DPRD Toraja Utara segera menuntaskan Hak Interpelasi ini agar memberikan kepastian politik kepada masyarakat. Karena isu-isu yang diusung dalam Hak Interpelasi itu jadi simpang siur di masyarakat, akibat kelambatan dewan dalam mengesahkan, apakah Hak Interpelasi itu diterima oleh Paripurna atau tidak.

BERITA TERKAIT: Hak Interpelasi DPRD Toraja Utara, Jangan Sampai “Masuk Angin”

“Harus segera dituntaskan, jangan diulur-ulur, sehingga ada kepastian politik, baik untuk DPRD maupun pemerintah,” tutur Roy.

Akibat Hak Interpelasi yang ditunda terlalu lama tersebut, juga menimbulkan aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Peduli Toraja Utara pada Rabu, 20 April 2022.

Ketua DPRD Toraja Utara, Nober Rante Siama’ yang dikonfirmasi Rabu, 1 Juni 2022, menegaskan bahwa Hak Interpelasi itu akan dilanjutkan. “Tidak ada kata berhenti,” tegas politisi Partai Nasdem ini.

Nober menyebut, pihaknya sudah membuat undangan Paripurna lanjutan Interpelasi, yang diskors sejak 16 Maret 2022 itu pada Kamis, 2 Juni 2022. Tetapi karena ada beberapa anggota Bappemperda yang sedang melaksanakan tugas ke luar daerah sehingga rencana itu diundur.

“Mungkin minggu-minggu depan, kalau teman-teman sudah ada semua di Toraja. Tapi yakinlah, Hak Interpelasi ini akan tetap lanjut,” tandas Nober.

Wakil Ketua DPRD Toraja Utara, Semuel Timotius Lande menerangkan bahwa skorsing rapat paripurna itu dilakukan atas permintaan dua partai pro (pengusung) pemerintah, yakni Fraksi Golkar dan Fraksi Demokrat.

BERITA TERKAIT: Diinterpelasi DPRD, Wabup: Pengurangan Honorer (TKD) Toraja Utara Belum Final

“Teman-teman dari Fraksi Golkar dan Demokrat meminta waktu untuk melakukan komunikasi dengan Bupati. Kita beri kesempatan itu. Yang jelas agenda interpelasi ini akan terus jalan,” jelas Sam, sapaan akrab Semuel Thimotius Lande.

Usulan Hak Interpelasi, yang baru pertama kali terjadi di DPRD Toraja Utara ini memang menarik perhatian banyak pihak. Itu sebabnya, ketika paripurna tanggal 16 Maret 2022 tidak menghasilkan keputusan, spekulasi pun berkembang.

Hak interpelasi adalah hak DPR/DPRD untuk meminta keterangan kepada pemerintah (pemerintah daerah) mengenai kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Untuk diketahui, tiga Fraksi di DPRD Toraja Utara mengusulkan hak interpelasi kepada Bupati Toraja Utara terkait beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan masyarakat serta berdampak luas.

Tiga Fraksi yang mengajukan hak interpelasi itu, masing-masing Fraksi Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan, dan Fraksi Gerindra.

BACA: Ini Poin-poin Interpelasi DPRD kepada Bupati Toraja Utara

Ada beberapa poin utama materi interpelasi yang masing-masing Fraksi pengusul memberikan satu materi. Ketiganya adalah terkait hasil job fit dan mutasi pejabat eselon II, yang baru-baru ini dilaksanakan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, dimana ada beberapa pejabat eselon II yang tidak diberikan jabatan atau non job, tanpa kesalahan berarti. Kemudian soal isu jual beli jabatan yang melibatkan staf khusus bupati. Berikut soal mutasi guru dan kepala sekolah penggerak, yang melanggar MoU dengan Kementerian Pendidikan. Juga terkait pembatasan jam masuk Bus AKDP dan jam operasional truk ekspedisi. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Tana Toraja Minta Tender Proyek Dilakukan Secara Transparan

    Ketua DPRD Tana Toraja Minta Tender Proyek Dilakukan Secara Transparan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante meminta agar lelang (tender) proyek-proyek di lingkup Pemkab Tana Toraja dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal negatif, juga prasangka dari para peserta lelang. “Kita meminta kepada pemerintah daerah agar melakukan tender sesuai mekanisme dan tidak ada peserta yang mendapatkan perlakuan […]

  • UKI Toraja dan Universitas Muhammadiyah Enrekang Perkuat Kerja Sama Tridarma Perguruan Tinggi

    UKI Toraja dan Universitas Muhammadiyah Enrekang Perkuat Kerja Sama Tridarma Perguruan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penandatanganan Kerja Sama antara UKI Toraja dan Universitas Muhammadiyah Enrekang. (Foto: Multimedia UKI Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja terus memperkuat jejaring kerja sama antar Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Enrekang. Kerja sama ini diarahkan pada penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada […]

  • Grup Band Slank Syuting Video PKN di Beberapa Objek Wisata Toraja

    Grup Band Slank Syuting Video PKN di Beberapa Objek Wisata Toraja

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Grup musik papan atas Indonesia, Slank, melakukan syuting video dan perekaman konten di beberapa objek wisata di Tana Toraja serta Toraja Utara. Selama empat hari, dari tanggal 24-27 Oktober, empat personil Slank melakukan syuting dan perekaman pada tiga objek wisata di Toraja Utara dan Tana Toraja. Ketiga objek wisata yang dipilih sebagai […]

  • Penyuluh Agama Kemenag Toraja Utara Diharapkan Bisa Bantu KPU Sosialisasikan Tahapan Pemilu

    Penyuluh Agama Kemenag Toraja Utara Diharapkan Bisa Bantu KPU Sosialisasikan Tahapan Pemilu

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 170 Penyuluh Agama Islam Kristen dan Katolik dari Kantor Kementerian Agama Toraja Utara mengikuti sosialisasi tahapan penyelenggaraan Pemilu yang diselenggarakan oleh KPU Toraja Utara di Heritage Hotel, Selasa, 26 Desember 2022. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan Pemilu kepada para penyuluh agama untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat binaan di […]

  • Baru Berusia 4 Bulan, Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao Ambruk, Proyeknya Senilai Rp 1,798 Miliar

    Baru Berusia 4 Bulan, Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao Ambruk, Proyeknya Senilai Rp 1,798 Miliar

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Atap tribun Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, ambruk pada Sabtu, 11 April 2026. Atap yang ambruk itu terjadi pada satu baris di sisi selatan. Atap ini ambruk diduga karena tak kuat menahan air hujan, yang volumenya cukup besar. Pada saat kejadian sekitar pukul 19.00 Wita, Kota Rantepao dan sekitarnya memang sedang diguyur […]

  • Sulsel Kini Punya Kereta Api, Ada Ukiran Toraja di Luar dan Dalam Gerbong

    Sulsel Kini Punya Kereta Api, Ada Ukiran Toraja di Luar dan Dalam Gerbong

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BARRU — Sulawesi Selatan kini memiliki sarana transportasi darat kereta api. Pengoperasian kereta api pertama di Sulsel tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 29 Oktober 2022. Meski pengoperasian untuk umum masih terbatas pada rute Kabupaten Barru ke Kabupaten Pangkep, namun diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, rute Makassar-Pare-Pare bisa terbuka. “Alhamdulillah, hari ini pengoperasian terbatas […]

expand_less