Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Semua Aparat Lembang di Toraja Utara Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Semua Aparat Lembang di Toraja Utara Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Berbeda dengan Tana Toraja, seluruh aparat pemerintah Lembang dari 111 Lembang di Kabupaten Toraja Utara sudah tercover dalam layanan BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini jauh berbeda dengan Kabupaten Tana Toraja dimana baru 35 Lembang dari 112 Lembang di Tana Toraja yang memanfaatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan.

Data tentang tercovernya seluruh arapat Lembang di Toraja Utara dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan disampaikan dalam rapat koordinasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja rentan yang mempertemukan BPJS Ketenagakerjaan dan Kepala Lembang yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Selasa, 1 November 2022.

 

Acara tersebut dihadiri Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja Erianto L. Paundanan, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tana Toraja Delitha Sonde, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang Toraja Utara, Simbong Ranggina.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk mensosialisasikan tentang UU dan peraturan Pemerintah yang memungkinkan Dana Desa dialokasikan untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja rentan yang ada di Lembang.

Masyarakat pekerja rentan adalah masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap dan beresiko miskin jika mengalami kondisi rentan seperti sakit, kecelakaan atau meninggal dunia.

Kehadiran Kajari Tana Toraja dalam sosialisasi ini adalah untuk mempertegas bahwa program ini baik dan perlu didukung selama sesuai dengan mekanisme dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sosialisasi ini, Bupati Toraja Utara juga mengingatkan para Kepala Lembang agar dalam penetapan siapa yang akan dimasukkan dalam masyarakat rentan untuk diberikan jaminan sosial BPJS ketenagakerjaan itu harus betul-betul sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai yang dimasukkan sebagai penerima adalah keluarga Kepala Lembang yang akhirnya ada orang yang betul-betul layak dimasukkan akhirnya tidak masuk. Jadi harus betul-betul diperhatikan kriteria penerima yang telah ditentukan,” tegas Yohanis Bassang.

Dalam pertemuan tersebut dilakukan  penyerahan santunan beasiswa dan santunan kematian bagi penerima manfaat BPJS ketenagakerjaan yang selama ini telah menjadi peserta.

Santunan beasiswa bernilai Rp 1,5 – Rp 12 juta/tahun untuk anak sekolah/mahasiswa dan santunan kematian sebesar Rp 42 juta bagi ahli waris peserta BPJS ketenagakerjaan.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang.

Dalam penyerahan santunan ini, Yohanis Bassang kembali mempertegas kepada para Kepala Lembang betapa besar manfaat BPJS ketenagakerjaan ini bagi masyarakat pekerja rentan.

Untuk diketahui, besaran angsuran BPJS Ketenagakerjaan adalah sebesar R[ 16.800 rupiah perorang/bulan dan BPJS Ketenagakerjaan mematok minimal 100 orang/ Lembang yang dicover berdasarkan skema perhitungan besaran Dana Desa yang memungkinkan untuk dialokasikan oleh masing-masing Pemerintah Lembang bahkan bisa lebih dari 100 tergantung bagaimana Lembang mengatur skema keuangannya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilarang Menginap atau Berkemah di Objek Wisata Pango-Pango, Tana Toraja

    Dilarang Menginap atau Berkemah di Objek Wisata Pango-Pango, Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengeluarkan kebijakan melarang aktivitas berkemah atau menginap di kawasan agrowisata Pango-pango, Kecamatan Makale Selatan. Larangan berkemah atau menginap itu mulai diberlakukan sejak Selasa, 23 Januari 2024 dan belum ditentukan batas waktu berakhirnya. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, di pintu masuk dan beberapa lokasi dalam kawasan agrowisata Pango-pango juga sudah dipasang […]

  • VIDEO: Sempat Tertutup Akibat Longsor, Jalan Poros Toraja-Palopo Sudah Bisa Dilewati, Warga Diminta Tetap Waspada

    VIDEO: Sempat Tertutup Akibat Longsor, Jalan Poros Toraja-Palopo Sudah Bisa Dilewati, Warga Diminta Tetap Waspada

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Baru saja terbuka awal Oktober 2021 sejak terputus total akibat tanah longsor yang terjadi pada akhir Juni 2020, lalu lintas di jalan poros Toraja-Palopo, kembali terganggu dengan adanya tanah longsor yang terjadi di sejumlah titik sejak Sabtu hingga Minggu, 7 November 2021. Namun, material longsor pada belasan titik sepanjang jalan poros Toraja-Palopo, […]

  • Wabup Perintahkan Dinas PUPR Periksa Kondisi Semua Jembatan Gantung di Toraja Utara

    Wabup Perintahkan Dinas PUPR Periksa Kondisi Semua Jembatan Gantung di Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong memerintahkan Dinas PUPR untuk memeriksa kondisi semua jembatan gantung, jembatan tua, maupun jembatan darurat yang ada di wilayah Toraja Utara. Langkah itu mesti segera dilakukan untuk menghindari musibah atau bencana seperti yang terjadi di Lembang Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Sabtu, 20 Mei 2023. Dimana ada […]

  • OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh; Fransiskus Allo TORAJA tidak pernah meminta menjadi pusat proyek energi. Ia dikenal dunia karena budaya dan lanskapnya, bukan karena cadangan panas buminya. Namun hari ini, di tengah ambisi transisi energi nasional, wilayah adat di Tana Toraja kembali dipetakan sebagai blok potensi. Pertanyaannya sederhana: apakah demi mengejar megawatt, kita rela menjadikan tanah leluhur sebagai tumbal? […]

  • 22 Kelompok Bakal Beradu Suara pada Lomba Vocal Group PMTI, 21-22 April 2022

    22 Kelompok Bakal Beradu Suara pada Lomba Vocal Group PMTI, 21-22 April 2022

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA, COM, RANTEPAO — Sebanyak 20 kelompok vocal akan mengikuti lomba Vocal Group, yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Paskah, Hari Kartini, dan Hari Ulang Tahun (HUT) Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) ke 18, pada 21-22 April 2022 mendatang. Lomba Vocal Group ini diprediksi bakal berlangsung meriah karena sebanyak 20 kelompok vocal yang sudah mendaftar dan […]

  • Pengurus Pusat PMTI, Periode 2021-2026 Resmi Dikukuhkan

    Pengurus Pusat PMTI, Periode 2021-2026 Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Pusat Perhimpun Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), periode 2021-2026 resmi dikukuhkan, Senin, 18 Oktober 2021. Upacara pengukuhan atau pelantikan yang dihadiri Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto tersebut berlangsung di auditorium Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Makale, Tana Toraja. Pengukuhan ini juga dirangkaikan dengan serah terima kepengurusan PMTI, dari pengurus periode 2016-2021 […]

expand_less