Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dari 4.000 Lebih, Sisa 1.800 Honorer Toraja Utara yang Akan Diberi SK, Gaji Rp 1 Juta

Dari 4.000 Lebih, Sisa 1.800 Honorer Toraja Utara yang Akan Diberi SK, Gaji Rp 1 Juta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengambil kebijakan mengurangi tenaga honorer atau tenaga kontrak daerah (TKD) sejak tahun 2022. Dari sekitar 4000-an tenaga honorer, sisa 1.800 orang yang akan diberi Surat Keputusan (SK).

Alasan pengurangan, selain karena adanya Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) bahwa mulai tahun 2023 tidak ada lagi tenaga kontrak, juga sangat membebani anggaran daerah. Selain itu, membatasi kesempatan tenaga kontrak untuk berkarir di bidang lain.

BACA: Benarkah Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Dikurangi?

“Keputusan Menpan bahwa mulai tahun 2023 tidak ada lagi tenaga kontrak. Di daerah lain, TKD-nya sudah dihabisi. Tapi saya bijaksanai, tetap ada tenaga kontrak tapi harus betul-betul yang kita butuhkan,” terang Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, Sabtu, 19 Februari 2022.

Dia menyebut, mekanisme pengurangan tenaga kontrak daerah itu diusulkan oleh masing-masing Kepala OPD atau instansi teknis. Kemudian, Bupati dan Tim Verifikasi melakukan pemeriksaan. Verifikasi dilakukan untuk melihat kembali tenaga honorer yang diajukan oleh Kepala OPD, disesuaikan dengan rajin masuk kerja, produktif, dan lamanya masa kerja.

“Tapi faktanya, banyak kepala OPD dan unit kerja mengajukan orang-orang yang tidak masuk kategori. Ada yang baru masuk, karena iparnya, adiknya, keluarganya, dan sebagainya. Runyam jadinya. Makanya saya ambil alih, saya harus verifikasi baik-baik. Saya tidak mau salah langkah. Proses ini yang membuat persoalan tenaga kontrak ini menjadi lama keluar SK-nya,” urai Bassang.

Dari hasil verifikasi itu, lanjut Bassang, terungkap fakta mengejutkan bahwa ada sebanyak 177 tenaga honorer yang terangkat beberapa saat menjelang hari H Pilkada Toraja Utara tahun 2020 yang lalu.

Meski begitu, dia berjanji, paling lambat awal Maret 2022, SK tenaga kontrak hasil verifikasi itu sudah diterbitkan. “Mudah-mudahan awal Maret ini sudah ada SK-nya,” katanya.

Bassang menyebut, dari 4000 lebih tenaga honorer yang ada, setelah dilakukan verifikasi kemudian disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang sudah disepakati dengan DPRD sebelumnya, sisa 1.800 tenaga honorer yang akan diberikan SK. Dari jumlah 1.800 itu, yang terbanyak adalah guru, menyusul tenaga kesehatan, lalu Satpol PP dan Damkar, serta tenaga kebersihan.

BACA: 50-60 Persen Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Diberhentikan

Dari sisi jumlah, kata Bassang, memang ada pengurangan, tetapi dari sisi gaji, terjadi kenaikan. Sebelumnya, tenaga honorer diupah Rp 650 ribu per bulan. Namun penerima SK baru nanti akan menerima gaji Rp 1 juta sebulan.

BACA: Mulai Juli, Upah Tenaga Honorer di Toraja Utara Dinaikkan Menjadi Rp 1 Juta

“Sebenarnya jumlah Rp 1 juta ini pun belum manusiawi, kasihan mereka setengah mati kerja. Tapi kemampuan anggaran kita terbatas. Jadi itu dulu, Rp 1 juta, nanti kita lihat perkembangan ke depan,” ujar mantan Wakil Bupati Mimika, Papua tersebut. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

    Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Konsep Street Festival dikolaborasikan dengan atraksi budaya serta marching band merupakan hal baru yang ditampilkan dalam event “Magical Toraja” yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di Rantepao, Kamis, 25 Agustus 2022. Itu sebabnya, banyak sekali warga yang berjubel di sepanjang jalan yang dilalui para peserta. Mulai dari Lapangan Bakti hingga ke […]

  • Rusak Situs Adat, Seorang Warga di Rante La’bi Kambisa Sangalla’ Disanksi Potong 1 Ayam, 1 Babi dan 1 Kerbau

    Rusak Situs Adat, Seorang Warga di Rante La’bi Kambisa Sangalla’ Disanksi Potong 1 Ayam, 1 Babi dan 1 Kerbau

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pelaksanaan Sanksi Adat di Tongkonan Bone Lembang Rante La’bi Kambisa Sangalla’ (foto: Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Seorang warga berinisial TS asal Lembang Rante La’bi Kambisa Kecamatan Sangalla’ harus menjalani hukum adat setelah terbukti melanggar adat yakni merusak Situs Adat “Peraukan” yang ada dalam lingkungan Tongkonan Bone yang terletak di Lembang Rante La’bi Kambisa Kecamatan […]

  • Pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tana Toraja Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    Pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tana Toraja Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan simbolis sertifikat dan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tana Toraja. (Foto/HumasBPJSKetenagakerjaan)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Menindaklanjuti kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) dan BPJS Ketenagakerjaan Pusat, BPJS Ketenagakerjaan Tana Toraja bergerak cepat untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja yang terlibat […]

  • Kasus Penganiayaan di Salu; Terduga Pelaku Laporkan Korban Atas Dugaan Penghinaan

    Kasus Penganiayaan di Salu; Terduga Pelaku Laporkan Korban Atas Dugaan Penghinaan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa MS (33), warga Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, memasuki babak baru. Terduga pelaku malah melaporkan kembali korban ke polisi. Terduga pelaku, MK, bersama keluarganya mendatangi Mapolres Toraja Utara pada Rabu, 30 September 2026 untuk melaporkan balik korban (MS) atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan. […]

  • UKI Toraja dan Universitas Negeri Manado Teken MoU Pertukaran Dosen, Mahasiswa dan Kolaborasi Penelitian

    UKI Toraja dan Universitas Negeri Manado Teken MoU Pertukaran Dosen, Mahasiswa dan Kolaborasi Penelitian

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Program Studi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UKI Toraja dan Program Studi PGSD Fakultas Keguruan dan Psikologi Universitas Negeri Manado Teken MoU. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) dan  Universitas Negeri Manado (UNIMA) bangun kerja sama. Kerjasa sama yang dibangun adalah antara Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar […]

  • Magical Toraja Carnaval Bakal Digelar Tanggal 8 Juli 2025 di Rantepao

    Magical Toraja Carnaval Bakal Digelar Tanggal 8 Juli 2025 di Rantepao

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Panitia event “The Legend of Pongtiku” akan kembali menggelar acara Magical Toraja Karnaval tahun 2025 di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara. Selain Magical Toraja Karnaval pada hari yang sama juga akan dilaksanakan Parade Budaya dan Lomba Marhing Band. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Pahlawan Nasional asal Toraja, Pongtiku tersebut akan […]

expand_less