Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » Merok Tongkonan Jadi Tema Toraja Higland Festival 2026, Digelar 5-7 November

Merok Tongkonan Jadi Tema Toraja Higland Festival 2026, Digelar 5-7 November

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Event promosi wisata, Toraja Highland Festival (THF) kembali digelar tahun 2026. Lokasinya di objek wisata Buntu Pune, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, 5-7 November 2026.

Mengangkat “Merok” sebagai tema utama, Toraja Highland Festival tahun ini berupaya menghadirkan tradisi sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Toraja.

“Festival ini menjadi ruang perjumpaan antara tradisi, seni, kreativitas, dan pariwisata untuk memperkenalkan kekayaan budaya Toraja kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya lokal, ungkap Ketua Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Toraja Utara, Damayanti Batti, yang menjadi penggagas sekaligus penyelenggara event ini.

Menurut Damayanti, THF mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya yang hidup dalam masyarakat Toraja.  Merok Tongkonan Potoksia dan Kamiri di Buntu Pune merupakan kesempatan untuk merenungkan kembali kedudukan Tongkonan dalam kehidupan masyarakat Toraja.

“Tongkonan bukan hanya bangunan fisik tapi merupakan pusat ingatan genealogis, identitas rumpun keluarga, dan pelaksanaan berbagai tanggung jawab adat. Di dalamnya, sejarah keluarga diwariskan, hubungan antar generasi dipelihara, dan nilai-nilai kehidupan diteruskan. Warisan leluhur tidak cukup dipelihara sebagai peninggalan masa lalu,” terang Damayanti.

Menurut istri Bupati Toraja Utara itu, warisan itu perlu dihidupi melalui sikap saling menghormati, kesediaan bekerja bersama, pemeliharaan hubungan kekeluargaan, dan tanggung jawab terhadap generasi mendatang.

“Rangkaian ritual, tuturan adat, simbol Bate, Singgi’ Tongkonan, dan partisipasi rumpun keluarga memperlihatkan bahwa kehidupan budaya diwariskan melalui lebih dari sekadar bangunan dan benda. Ia hidup dalam ingatan, bahasa, tindakan, dan hubungan antar manusia,” urainya.

Damayanti menyebut, Toraja Highland Festival tidak hanya menjadi ajang perayaan seni dan budaya, tetapi juga ruang kolaborasi bagi masyarakat adat, seniman, komunitas, generasi muda, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Selama tiga hari pelaksanaan, festival akan menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan unsur tradisi, hiburan, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat.

Agenda utama meliputi Upacara Merok, Lomba Foto, Pameran Foto dan Lukisan, Bazaar UMKM, Apresiasi Lettoan, Fun Bike, serta Hiburan dan Pertunjukan Seni.

Salah satu semangat yang diusung dalam penyelenggaraan Toraja Highland Festival 2026 adalah pentingnya menjaga kesinambungan tradisi di tengah perkembangan zaman.

Pelestarian budaya bukan hanya tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga memastikan nilai, pengetahuan, dan makna yang terkandung di dalamnya dapat dipahami dan diteruskan kepada generasi berikutnya. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Toraja dari Universitas Kristen Satya Wacana Ini Datang Nonton Festival Sambil Bagi-bagi Masker

    Mahasiswa Toraja dari Universitas Kristen Satya Wacana Ini Datang Nonton Festival Sambil Bagi-bagi Masker

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hari terakhir perhelatan Toraja Highland Festival di Toraja Utara, Sabtu, 9 Oktober 2021 menarik banyak pengunjung, termasuk 4 mahasiswa Toraja yang kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah. Keempat mahasiswa ini hadir di Lapangan Bakti menyaksikan kemeriahan Toraja Highland Festival yang diselenggarakan oleh Masyarakat Sadar Wisata (MASATA). Namun […]

  • 6 Guru dan 9 Siswa yang Positif Corona, Pemda dan Satgas Covid-19 Harus Terbuka

    6 Guru dan 9 Siswa yang Positif Corona, Pemda dan Satgas Covid-19 Harus Terbuka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten dan Satgas Covid-19 Toraja Utara diminta terbuka terkait informasi adanya 6 guru dan 9 siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan begitu, masyarakat, pihak sekolah, dan orang tua bisa melakukan antisipasi. Kemudian, fakta tersebut memperlihatkan bahwa virsus Corona kini mengancam anak-anak sekolah di Toraja Utara. Pemerintah juga diminta agar segera mengeluarkan […]

  • Wakil Menteri Perdagangan Buka Raķernas XI PMKRI di Tana Toraja

    Wakil Menteri Perdagangan Buka Raķernas XI PMKRI di Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), yang dipusatkan di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Senin, 23 Januari 2023. Rakernas XI PMKRI Sanctus Thomas Aquinas berlangsung dari tanggal 22-28 Januari 2023 dengan tema Peran Generasi Muda Menyongsong Indonesia emas […]

  • Polisi Pastikan Kelancaran dan Kenyamanan Pengunjung Objek Wisata di Tana Toraja

    Polisi Pastikan Kelancaran dan Kenyamanan Pengunjung Objek Wisata di Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Memasuki H + 3 pasca Idul Fitri yang dirangkaikan dengan cuti dan libur bersama jumlah wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Tana Toraja mulai mengalami peningkatan. Salah satu objek wisata yang dipadati pengunjung adalah objek wisata religi Buntu Burake yang terletak di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja serta objek wisata […]

  • Mari Dukung Elisabeth Massora di Ajang Miss Indonesia 2024, Begini Caranya

    Mari Dukung Elisabeth Massora di Ajang Miss Indonesia 2024, Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Yayasan Miss Indonesia (YMI) kembali menyelenggarakan ajang pemilihan Miss Indonesia tahun 2024. Pada edisi ke-18 ini, terdapat 38 finalis dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia. Dari 38 finalis Miss Indonesia tahun 2024, terdapat nama Elizabeth Putri Sri Cahyani Massora (@elizabethputtri). Dia adalah putri Toraja yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan. Elizabeth Putri […]

  • Tim Penggerak PKK Gandangbatu Sillanan Dilantik, Erni Harap Pengurus Tak Sekedar Numpang Nama

    Tim Penggerak PKK Gandangbatu Sillanan Dilantik, Erni Harap Pengurus Tak Sekedar Numpang Nama

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Monika Rante Allo/Rls
    • 0Komentar

    Pengurus TP PKK Kecamatan Gandangbatu Sillanan dilantik oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja Dr Erni Yetti Roman. (Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja periode 2025-2030 resmi dilantik. TP PKK Kecamatan Gandangbatu Sillanan dilantik langsung olehKetua TP-PKK Kabupaten Tana Toraja, dr Erni […]

expand_less