6 Unit Gazebo di Objek Wisata Air Terjun Sarambu Assing Bittuang Ludes Terbakar
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 4 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekas kebakaran 6 unit gazebo di Objek Wisata Air Terjun Sarambu Assing Bittuang. (Foto: istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Sebanyak 6 unit bangunan gazebo yang merupakan fasilitas penunjang di Objek Wisata Air Terjun Sarambu Assing yang terletak di Lembang Patongloan Kecamatan Bittuang ludes terbakar.
Peristiwa kebakaran tidak diketahui pasti kapan karena tak satupun petugas objek wisata atau pengunjung yang melihat langsung peristiwa tersebut, namun kejadian diperkirakan sekitar 3 pekan lalu atau awal Oktober 2026.
Dari sejumlah video yang viral di media sosial bangunan gazebo tersebut ludes terbakar dan diduga akibat kesengajaan.
Dugaan kesengajaan muncul karena dugaan penyebab gazebo terbakar bukan akibat kebakaran hutan disekitarnya. Pohon dan rumput atau area hutan sekitarnya tidak terbakar.
Kepala Lembang Patongloan Bittuang Raya Sambira yang dikonfirmasi Selasa malam, 27 Oktober 2026 membenarkan peristiwa kebakaran fasilitas gazebo di objek wisata air terjun Sarambu Assing.
Raya Sambira mengatakan kejadian terjadi sekitar 2 atau 3 pekan yang lalu dan saat kejadian tidak ada yang meliha langsung.
Raya Sambira mengatakan 6 unit gazebo yang ada dalam objek wisata semuanya terbakar.
Sudah dua kali kebakaran disana, awalnya kebakaran hutan dan setelah apinya padam dan kami kembali kesana ternyata gazebo juga sudah habis terbakar” tutur Raya Sambira.
Kepala Lembang Patongloan Raya Sambira mengatakan saat mengetahui kejadian kebakaran pihaknya langsung melaporkan melalui grup WhatsApp kepada Camat Bittuang dan Bhabinkamtibmas namun belum membuat laporan resmi ke Polres Tana Toraja.
Raya Sambira mengaku saat kejadian kebakaran tak ada petugas atau pengawas objek wisata yang ada di lokasi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Tana Toraja Alfred Palayukan yang dikonfirmasi terkait item apa saja yang terbakar dan total kerugian mengatakan masih sementara dalam perhitungan.
“Belumpi diidentifikasi, kemarin kami baru kembali dari lokasi untuk survey dan baru sementara dihitung” tutur Alfred
Alfred menyebut jika kebakaran fasilitas umum di objek wisata Sarambu Assing bukan karena kesengajaan melainkan karena faktor kekeringan.
Alfred mengatakan kejadian tersebut belum dilaporkan ke Pihak Kepolisian karena pihaknya baru akan berkoordinasi dengan Pemerintah Lembang Patongloan selaku pengelola terkait kronologi kejadian. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende




Saat ini belum ada komentar