Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Ketiga Kali Secara Berturut, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Kecamatan Kesu’, Toraja Utara

Ketiga Kali Secara Berturut, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Kecamatan Kesu’, Toraja Utara

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Para pejabat pemerintah, mulai dari RT hingga Camat, tokoh agama, tokoh pemuda, masyarakat Kecamatan Kesu’ mesti lebih meningkatkan ketahanan dan keamanan dan ketertiban lingkungan. Pasalnya, dalam tiga pekan di bulan September 2026, Satuan Narkoba Polres Toraja Utara sudah mengungkap tiga kasus secara berturut-turut di wilayah Kecamatan ini, terutama di daerah Eran Batu.

Terbaru, pada Senin, 21 September 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara membekuk dua orang pria yang diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu. Dua terduga pelaku yang ditangkap tersebut, masing-masing berinisial MU (31), warga Sa’dan dan LS (21) warga Tallunglipu. Salah seorang diantaranya, yakni MU merupakan salah satu Target Operasi (TO) dalam Operasi Antik Lipu 2026 yang sudah dipantau oleh petugas Satresnarkoba Polres Toraja Utara.

Sebelumnya, pada Selasa, 15 September 2026, Satres Narkoba Polres Toraja Utara juga seorang pemuda berinisial WRG alias CY (23) di sebuah rumah kost di Eran Batu, Kecamatan Kesu’.

BERITA TERKAIT: Beli dan Jual Narkoba Lewat Medsos, Pemuda 23 Tahun Diringkus Polisi di Eran Batu

Sebelumnya lagi, yakni pada Senin, 7 September 2026, Satresnarkoba Polres Toraja Utara juga meringkus Seorang pria berinisial AC (32), warga Dusun Botta, Desa Botta, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, ditangkap. Dari tangan pria ini, polisi menyita dua sachet plastik klip bening berisikan kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto masing-masing 0,29 gram dan 0,35 gram. AC ini juga ditangkap di sebuah rumah kost di Eran Batu, Kecamatan Kesu’.

BERITA TERKAIT: Lagi, Polisi Tangkap Pengedar, Kapan Toraja Utara Bebas Narkoba?

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Kelangkaan BBM; Warga Unjuk Rasa, Polisi Tindak Tegas SPBU yang Melanggar

    Dampak Kelangkaan BBM; Warga Unjuk Rasa, Polisi Tindak Tegas SPBU yang Melanggar

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara) sudah hampir satu bulan terjadi. Masyarakat (terutama sopir dan pemilik kendaraan) resah. Ekonomi terhambat, karena arus barang dan jasa serta mobilitas orang terganggu. Polisi diminta menindak tegas penimbun BBM, terutama yang menggunakan tangki rakitan. Senin, 25 Oktober 2021, puluhan warga […]

  • Sejumlah Imam Keuskupan Agung Makassar Rayakan 25 Tahun Imamat

    Sejumlah Imam Keuskupan Agung Makassar Rayakan 25 Tahun Imamat

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sejumlah imam (pastor) di Keuskupan Agung Makassar (KAMS) merayakan pesta perak 25 tahun karya imamat di dua tempat berbeda, yakni di Makassar dan Rantepao, Toraja Utara. Di Makassar, perayaam pesta perak 25 tahun imamat tiga orang pastor dilaksanakan di Seminari Petrus Claver Makassar. Ketiga imam tersebut, masing-masing Pastor Albert Arina, Pastor Marinus […]

  • Praya XI PPGT Resmi Dibuka, Bittuang Dibanjiri Puluhan Ribu Pemuda

    Praya XI PPGT Resmi Dibuka, Bittuang Dibanjiri Puluhan Ribu Pemuda

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Pertemuan Raya (Praya) XI Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) resmi digelar, Senin, 4 Juli 2022. Pembukaan Praya XI PPGT diawali dengan defile dari 95 Klasis. Pembukaan Praya XI PPGT ditandai dengan penabuhan gendang dan pelepasan burung ke udara oleh Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Ketua […]

  • Tersengat Listrik, Pergelangan Tangan Lelaki Ini Putus

    Tersengat Listrik, Pergelangan Tangan Lelaki Ini Putus

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang buruh bangunan bernama Benny Akbar alias Tyson, 30 tahun, tersengat listrik hingga pergelangan tangannya putus. Peristiwa yang dialami lelaki warga Jalan Rajawali Makassar ini terjadi saat dirinya mengerjakan bangunan hotel di Lingkungan Kalosi, Kelurahan Lemo, Kecamatan  Makale Utara, Tana Toraja, Selasa, 29 November 2022 pagi. Selain putus pergelangan tangan, tulang punggung […]

  • Diterjang Banjir Bandang, Jalan Kabupaten Poros Buntu Datu – Uluway, Putus

    Diterjang Banjir Bandang, Jalan Kabupaten Poros Buntu Datu – Uluway, Putus

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hujan dengan intesitas tinggi di wilayah Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Kamis, 11 Mei 2023 sore menyebabkan banjir bandang di Salu (Sungai) Dadu, wilayah Lembang (Desa) Uluway Barat. Tidak hanya memenuhi badan sungai, banjir bandang yang cukup besar volumenya itu menerjang duiker atau jembatan kecil di Salu Dadu, sehingga membuat badan jalan […]

  • Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

    Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sejumlah siswa muslim di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Bonggakaradeng diduga mendapat perlakuan diskriminatif dari Kepala Sekolah. Sebanyak tujuh siswa perempuan muslim di sekolah tersebut mengaku dilarang menggunakan jilbab (penutup aurat bagi perempuan muslim) oleh Kepala Sekolah. Alasannya, karena mayoritas siswa di sekolah tersebut beragaman Kristen. Tak hanya […]

expand_less