Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sejumlah siswa muslim di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Bonggakaradeng diduga mendapat perlakuan diskriminatif dari Kepala Sekolah.

Sebanyak tujuh siswa perempuan muslim di sekolah tersebut mengaku dilarang menggunakan jilbab (penutup aurat bagi perempuan muslim) oleh Kepala Sekolah. Alasannya, karena mayoritas siswa di sekolah tersebut beragaman Kristen.

Tak hanya dilarang menggunakan jilbab, Kepala Sekolah tersebut juga meminta siswa yang tak mau mengikuti aturan tersebut agar mencari sekolah lain.

Kepada Wartawan, Rabu 29 Juli 2026 para siswa tersebut mengakui perlakuan diskriminatif dari Kepala Sekolahnya.

Larangan menggunakan jilbab ini juga sudah berlangsung beberapa bulan dan puncaknya Senin 27 Juli 2026 setelah pelaksanaan upacara bendera, Kepala Sekolah kembali menegur siswa yang tetap menggunakan jilbab dengan ancaman jika tidak mau mengikuti aturan silahkan pindah sekolah. Tak terima perlakuan Kepala Sekolah, para siswa kemudian mengaduh ke orang tua.

Selasa 28 Juli 2026, beberapa orangtua siswa kemudian mendatangi Sekolah untuk meminta penjelasan terkait kebijakan tersebut.

Kepada Wartawan Rabu 29 Juli 2026 Salah satu orang tua siswa menjelaskan bahwa saat tiba di sekolah mempertanyakan aturan pelarangan menggunakan jilbab, Kepala Sekolah menjelaskan pelarangan tersebut dilakukan karena sekolah tersebut adalah Sekolah Negeri bukan Madrasah.

Orang tua siswa juga menjelaskan bahwa alasan Kepala Sekolah melarang menggunakan jilbab karena di sekolah tersebut mayoritas beragama Kristen.

Setelah berdiskusi cukup lama, dan orang tua siswa mengancam memindahkan siswa ke sekolah lain jika tetap dilarang akhirnya Kepala Sekolah mengambil keputusan membolehkan siswa muslim menggunakan jilbab.

Kepala SMP Negeri yang bersangkutan inisial (Na) yang dikonfirmasi di ruang kerjanya membantah pernyataan tersebut.

Na mengatakan tidak bermaksud melarang melainkan hanya bercanda.

Na mengaku sudah membicarakan masalah tersebut dengan orang tua siswa dan sudah tidak ada masalah.

Na juga mengaku sudah menghubungi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tana Toraja dan sudah menyampaikan permintaan maaf. Na juga mengaku sudah dipanggil atasannya terkait permasalahan tersebut.

Dugaan perlakuan diskriminatif terkait penggunaan jilbab di Sekolah Negeri ini melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri (Mendikbudristek, Menag, dan Mendagri) tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Aturan tersebut menetapkan beberapa ketentuan utama, yakni:

  • Larangan Pemaksaan: Sekolah negeri tidak boleh mewajibkan atau melarang penggunaan seragam dan atribut dengan kekhususan agama tertentu.
  • Kebebasan Memilih: Penggunaan jilbab murni merupakan hak dan pilihan dari siswa yang bersangkutan. Sekolah atau pemerintah daerah tidak boleh memaksakan aturan tersebut kepada siswa muslim, maupun melarangnya.
  • Aturan Khusus Non-Muslim: Sekolah tidak boleh mewajibkan siswi non-muslim untuk menggunakan jilbab. (*)
  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam 4 Bulan, 9 Warga Tenggelam di Sungai di Toraja

    Dalam 4 Bulan, 9 Warga Tenggelam di Sungai di Toraja

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Intan, warga Siguntu, Makale Utara yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Tana Toraja ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di objek wisata air terjun Sarambu Ratte, Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Tana Toraja, Kamis, 1 Juni 2023. Dalam catatan KAREBA TORAJA, remaja putri yang pergi ke Sarambu Ratte dalam rangka berwisata ini, merupakan korban […]

  • Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Janji Wujudkan Pilkada 2024 Aman dan Damai

    Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Janji Wujudkan Pilkada 2024 Aman dan Damai

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tahun 2024 di Gedung Tammuan Mali’, Makale. (foto: Mon/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — KPU Tana Toraja bersama Polres Tana Toraja menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tahun 2024. Deklarasi Kampanye Damai digelar di Gedung Tammuan Mali’, Makale, Selasa 24 September 2024 […]

  • Pemuda Katolik Tana Toraja Ambil Bagian pada Pelayanan Bakti Sosial Kesehatan 25 Tahun Legio Maria Kevikepan Toraja

    Pemuda Katolik Tana Toraja Ambil Bagian pada Pelayanan Bakti Sosial Kesehatan 25 Tahun Legio Maria Kevikepan Toraja

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja Ambil Bagian pada Pelayanan Kesehatan 25 Tahun Legio Maria Kevikepan Toraja. (Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja kembali terlibat dalam bakti sosial kesehatan. Kali ini difasilitasi oleh Legio Maria Kevikepan Toraja yang akan merayakan syukur 25 tahunnya di Kevikepan Toraja dengan tema “Bergerak […]

  • Bawa 15 Gram Sabu-sabu, Dua Pria Asal Kendari dan Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Bawa 15 Gram Sabu-sabu, Dua Pria Asal Kendari dan Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua pria asal Kendari, Sulawesi Tenggara dan Kapala Pitu, Toraja Utara ditangkap polisi di Jembatan Tengko Situru, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Rabu, 3 April 2024. Kedua pria tersebut, masing-masing FP alias AT alias KR (29) warga Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Madonga, Kota Kendari dan NP alias PR (29) warga Kelurahan Benteng […]

  • BREAKING NEWS: Remaja Putri yang Hilang Terseret Arus Sungai di Sangalla’ Selatan Ditemukan

    BREAKING NEWS: Remaja Putri yang Hilang Terseret Arus Sungai di Sangalla’ Selatan Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Setelah dilakukan pencarian kurang lebih dua hari, KPA Anak Rimba Toraja dan potensi SAR Lakipadada akhirnya menemukan Anugerah Anggun Bandaso (15), yang hilang terseret arus sungai sejak, Selasa, 18 April 2023. Anugerah Anggun Bandaso ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan tersangkut pada dahan pohon di Sungai Palau, sekitar 7 kilometer dari […]

  • Mahasiswa Asal Tana Toraja Raih Medali Emas dalam Lomba Sains Internasional

    Mahasiswa Asal Tana Toraja Raih Medali Emas dalam Lomba Sains Internasional

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Winda Purwanti, mahasiswa asal Dusun Sangrandanan, Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, berhasil mendapatkan medali emas pada lomba Youth Internasional Science Fair (YISF) atau lomba Pameran Sains Internasional Pemuda tahun 2023. Dalam kejuaraan scientist muda bergabung bersama empat rekannya, masing-masing Zulfa Sriyanti, Widya Fatikah Sari, Fatwa Ramadhan, dan Muh. Yusuf. […]

expand_less