Legislator Provinsi Yuniana Mulyana Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Benteng Ambeso, Gandangbatu Sillanan
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Anggota DPRD Prov Sulsel Yuniana Mulyana serahkan bantuan kemanusiaan untuk korban musibah kebakaran di Gandangbatu Sillanan. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Partai Demokrat Dapil 10 (Tana Toraja dan Toraja Utara) Yuniana Mulyana SH menunjukkan kepedulian dan empati untuk warga Dusun Rantedengen Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, yang terjadi pada Selasa lalu 14 Juli 2026.
Yuniana Mulyana menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk keluarga Arca (Papak Asmi) yang rumahnya terbakar dalam musibah kebakaran tersebut.
Bantuan dari Yuniana Mulyana diterima Rusniati istri Arca diselah-selah kegiatan reses yang digelar di Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Selasa 28 Juli 2026.
Selain menyerahkan bantuan, Yuniana Mulyana memberikan dukungan moral dan motivasi agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah yang terjadi.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Rusniati bersama keluarga dan semoga tetap tabah dan kuat menghadapi musibah tersebut” tutur Yuniana Mulyana.
Diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran rumah menimpah Arca (Papak Asmi) di Dusun Rantedengen Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Selasa Sore 14 Juli 2026.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 Wita sore saat rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemilik ke acara nikahan keluarga.
Kondisi kemarau yang kering dan hembusan angin yang kencang membuat api dengan cepat melalap seluruh isi rumah.
Akibat kejadian tersebut seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes dilalap api, beruntung tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Saat ini Arca bersama keluarganya tinggal di pondok darurat yang dibangun warga tak jauh dari lokasi kejadian. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende







Saat ini belum ada komentar