Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Teliti Makna Simbolik Musik Isosolo, Putra Toraja Ini Raih Gelar Doktor di IAKN Ambon

Teliti Makna Simbolik Musik Isosolo, Putra Toraja Ini Raih Gelar Doktor di IAKN Ambon

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, AMBON — Dosen Musik Gerejawi Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani, Papua, Christian Lamban Gasong berhasil menyandang gelar Doktor setelah menjalani Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Musik Gereja IAKN Ambon, Senin, 20 April 2026.

Disertasi berjudul “Makna Simbolis Musik Isosolo di Kampung Ayapo Jayapura” itu berhasil dipertahankan oleh Christian. Disertasi ini dipromotori oleh Prof. Dr. Nanik Sri Prihatini, S. Kar., M. Si dengan Ko Promotor Branckly E. Picanussa, D. Th., M. Th, LM.

Alumni STT Jaffray Makassar ini mempertahankan disertasinya di hadapan Dewan Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Pande Made Sukerta, S. Kar. M. Si, Dr. Agusthina Ch. Kalian, M. Si, dan Dr. Jeremias H. Van Harling, M. Sn.

Christian Lamban Gasong menjelaskan bahwa disertasi Makna Simbolis Musik Isosolo di Kampung Ayapo Jayapura didasarkan pada keunikan Isosolo sebagai ekspresi budaya lokal masyarakat Sentani yang tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai representasi kehidupan sosial, spiritual, dan hubungan manusia dengan alam.

Di tengah keterbatasan kajian akademik yang secara khusus membahas makna simbolis musik tradisional Papua, penelitian ini hadir untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menempatkan musik sebagai sistem simbol, sebagaimana dikemukakan oleh Alan P. Merriam dalam kajian Etnomusikologi.

“Dengan demikian, Isosolo dipahami bukan sekadar bunyi, melainkan sebagai medium yang mengandung nilai, identitas, dan makna yang hidup dalam masyarakat Ayapo,” ungkap Christian.

Selain itu, relevansi penelitian ini semakin kuat dalam konteks modernisasi, di mana banyak tradisi lokal mengalami perubahan bahkan kehilangan makna. Keberlanjutan praktik Isosolo di Kampung Ayapo menunjukkan adanya proses adaptasi budaya yang menarik untuk dikaji, khususnya terkait bagaimana masyarakat mempertahankan dan memaknai kembali tradisi tersebut di tengah perubahan zaman. Penelitian ini juga diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian budaya, baik melalui dokumentasi maupun pemaknaan yang lebih mendalam, sekaligus memperkaya kajian interdisipliner yang menghubungkan musik, budaya, dan masyarakat secara lebih komprehensif.

Christian Lamban Gasong, M.Sn lulus dengan IPK 4.00 dengan Predikat Kelulusan Summa Cumlaude.

Dengan begitu, Christian Lamban Gasong, M.Sn mencatatkan dirinya menjadi Doktor Musik Lulusan Pertama Program Pascasarjana IAKN Ambon. Bisa jadi juga menjadi Doktor Musik pertama orang Toraja.

Christian Lamban Gasong, M.Sn, lahir di Seriti, 12 September 1981. Dia merupakan anak ke 8 dari 9 bersaudara dari Semuel Lamban (Alm) dan Martha Gasong (Alh).

Menempuh Pendidikan Sekolah Dasar di SD Inpres Pelalan, Seriti, kemudian dilanjutkan di SMP Kristen Seriti dan menamatkan Pendidikan menengah atas di SMA Negeri 2 Palopo.

Usai dari Palopo, DR. Christian Lamban Gasong, M.Sn melajutkan Pendidikan di STT Jaffray Makassar dan Pendidikan Magister Seni di IAKN Ambon. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekapur Siri untuk PMTI dari Tanah Banten

    Sekapur Siri untuk PMTI dari Tanah Banten

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sebagai masyarakat Toraja perantau dan diaspora patut bersyukur kepada Tuhan Sang Pencipta, atas suksesnya pelaksananan MUBES IV PMTI pada tanggal 2 -3 Oktober 2021 di Jakarta. Dalam Mubes juga telah berhasil melakukan suksesi kepemimpinan dengan memilih nahkoda baru Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) periode 2021 – 2026. Terpilih sebagai Ketua Umum, Bapak Mayor Jenderal (Purn) […]

  • BRI Rantepao Kembali Gelar Panen Hadiah Simpedes, Nasabah Asal Rantepao Dapat 1 Unit Mobil

    BRI Rantepao Kembali Gelar Panen Hadiah Simpedes, Nasabah Asal Rantepao Dapat 1 Unit Mobil

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Rantepao kembali menggelar acara Panen Hadiah Simpedes untuk periode September 2024 s/d Februari 2025. Acara yang dimeriahkan oleh penampilan grup musik Ayu Siramba & Band serta tarian tradisional dari Sanggar Tari Siangkaran, tersebut berlangsung sangat meriah di Toraja Heritage Hotel, Sabtu, 14 Juni 2025. Pemimpin Cabang […]

  • PMTI Wilayah Banten Dukung Atlet Toraja yang Berlaga di Kompetisi Catur Tingkat Asia

    PMTI Wilayah Banten Dukung Atlet Toraja yang Berlaga di Kompetisi Catur Tingkat Asia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BANTEN — Pengurus Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Wilayah Banten ikut mendukung dua atlet asal Toraja yang berlaga pada kompetisi catur tingkat Asia Timur Eastern Asia Junior & Girls Chess Champensionships 2024. Kompetisi Catur ini dilaksanakan pada tang 3 hingga 11 Juli 2024 di Kampus Guna Dharma Karawaci Tangerang Provinsi Banten. Kompetisi yang diikuti […]

  • Berbusana Serba Hitam, Organisasi Wanita Toraja Utara Kampanyekan Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

    Berbusana Serba Hitam, Organisasi Wanita Toraja Utara Kampanyekan Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sejumlah organisasi wanita di Toraja Utara menggemakan gerakan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kampanye ini dilaksanakan dalam memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, yang jatuh pada tanggal 10 Desember. Kampanye dengan tagline “16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKtP)” ini diinisiasi oleh Pengurus Pusat PWGT bekerjasama dengan Peruati dan Gabungan […]

  • Penahanan Pengendara Moge yang Tabrak Bocah di Nanggala Ditangguhkan, Polisi: Kedua Pihak Tempuh Jalur Restoratif Justice

    Penahanan Pengendara Moge yang Tabrak Bocah di Nanggala Ditangguhkan, Polisi: Kedua Pihak Tempuh Jalur Restoratif Justice

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Toraja Utara mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap RR (42), tersangka kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor gede (moge) di Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 April 2026 yang lalu. Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan seorang anak sekolah berusia 10 tahun, meninggal dunia. Polisi beralasan bahwa penangguhan […]

  • Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah

    Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DEIYAI — Pembunuhan terhadap warga negara yang merantau dan mencari nafkah di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, terjadi lagi. Senin, 9 Maret 2026 sore, seorang perantau asal Toraja, Alexander Lintang (47) ditemukan meninggal dunia di Kampung Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Alexander Lintang, yang diketahui berasal dari Sa’dan Pebulian, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, […]

expand_less