Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gereja » Setiap Anak Berharga: Sinergi PP SMGT dan Biro Psikologi Bonafide Wujudkan Sekolah Minggu Inklusif

Setiap Anak Berharga: Sinergi PP SMGT dan Biro Psikologi Bonafide Wujudkan Sekolah Minggu Inklusif

  • account_circle Arsyad Parende/Rls
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lokakarya Penyusunan Materi Pendidikan Inklusi SMGT oleh PP SMGT dan Biro Psikologi Bonafide. (Foto:Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —
Tidak semua anak yang gelisah di kelas adalah nakal. Tidak semua anak yang diam di sudut ruangan baik-baik saja.

Berangkat dari kesadaran itulah Pengurus Pusat Sekolah Minggu Gereja Toraja (PP SMGT) menggandeng Biro Psikologi Bonafide menggelar Lokakarya Penyusunan Materi Pendidikan Inklusi SMGT, sebagai langkah nyata menghadirkan pelayanan Sekolah Minggu yang ramah dan inklusif bagi setiap anak.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu  21 Februari 2026 di Aula OIG Centre, Kampus 3 UKI Toraja ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pelayanan anak di lingkungan Gereja Toraja. Tidak sekadar seminar, lokakarya ini dirancang untuk menghasilkan Handbook Pendidikan Inklusi SMGT yang akan menjadi panduan resmi pelayanan di berbagai tingkat jemaat.

Menjawab Realitas Pelayanan di Lapangan

Dalam praktiknya, para guru Sekolah Minggu sering berhadapan dengan anak yang sulit fokus, sangat aktif, sensitif terhadap suara, atau justru menarik diri dari pergaulan. Tanpa pemahaman yang memadai, perilaku-perilaku tersebut kerap disalahartikan sebagai kenakalan atau kurang disiplin.

Melalui sesi landasan psikologis dan pengenalan anak berkebutuhan khusus, Biro Psikologi Bonafide membantu peserta melihat perilaku anak dari sudut pandang yang lebih ilmiah dan empatik. Salah satu psikolog dari Biro Psikologi Bonafide, Iindarda Sangkung Panggalo menegaskan bahwa pendekatan inklusif harus dimulai dari perubahan cara pandang.

“Perilaku anak adalah bentuk komunikasi. Ketika seorang anak tampak sulit diatur, bisa jadi ia sedang menyampaikan kebutuhan yang belum terpahami. Pelayanan inklusif mengajak kita untuk memahami sebelum menghakimi,” ujar Iindarda.

Iindarda Sangkung Panggalo juga menambahkan bahwa inklusi bukan sekadar menerima anak berkebutuhan khusus secara fisik di dalam kelas, melainkan memastikan mereka merasa aman secara emosional dan dihargai sebagai pribadi.

“Identifikasi bukanlah memberi label, melainkan bentuk kasih dan kepedulian. Guru Sekolah Minggu tidak perlu memberi label, tetapi perlu memiliki kepekaan dan pemahaman dasar agar tidak keliru merespons,” tambahnya.

Suara dari Pengalaman: Harapan akan Pelayanan yang Ramah

Momentum lokakarya ini semakin bermakna ketika Cici (23), seorang penyandang disabilitas yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut menyampaikan suaranya. Dengan penuh keberanian, ia mengungkapkan harapannya agar gereja semakin terbuka dan ramah terhadap anak-anak disabilitas.

Ia berharap tidak ada lagi anak yang merasa berbeda atau tersisih hanya karena keterbatasan yang dimiliki.

Kehadiran dan kesaksian Cici menjadi pengingat kuat bagi seluruh peserta bahwa inklusi bukan sekadar konsep atau materi pelatihan, melainkan pengalaman nyata yang menyentuh kehidupan seseorang.

Suasana ruangan pun menjadi lebih hening dan reflektif saat ia berbicara. Banyak peserta menyadari bahwa pelayanan yang ramah bukan hanya tentang metode mengajar, tetapi tentang sikap hati dalam menerima.

Kolaborasi Iman dan Ilmu

Lokakarya ini diawali dengan pemaparan landasan teologis oleh pengurus pusat SMGT, yang menegaskan bahwa setiap anak adalah ciptaan Tuhan yang berharga.

Nilai ini kemudian diperkaya dengan landasan psikologis yang membantu peserta memahami spektrum kebutuhan anak, mulai dari hambatan perkembangan, gangguan regulasi diri, trauma, hingga anak dengan kebutuhan stimulasi khusus.

Peserta yang terdiri dari pendeta, pengurus SMGT, pengurus RBM, Komisi Perlindungan Anak dan Advokasi GT, perwakilan klasis, serta mahasiswa PGSD UKI Toraja, terlibat aktif dalam diskusi kasus dan dinamika kelompok. Mereka bersama-sama merumuskan strategi pelayanan yang lebih adaptif dan kontekstual.

Ketua Umum PP SMGT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis jangka panjang.

“Pelayanan anak tidak boleh stagnan. Realitas anak masa kini semakin kompleks, sehingga kita perlu memperlengkapi para pelayan dengan pemahaman dan keterampilan yang memadai,” ujarnya.

Menuju Sekolah Minggu yang Ramah bagi Semua

Melalui sinergi antara gereja dan profesional psikologi, PP SMGT berharap pelayanan Sekolah Minggu tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi iman, tetapi juga pada kesejahteraan emosional dan perkembangan anak secara menyeluruh.

Biro Psikologi Bonafide sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kapasitas pelayanan berbasis pendekatan ilmiah yang humanis.

“Ketika gereja dan ilmu pengetahuan berjalan berdampingan, kita tidak hanya membangun program, tetapi membangun generasi yang sehat secara iman dan psikologis,” tutup pimpinan Biro Psikologi Bonafide.

Dengan tersusunnya materi Pendidikan Inklusi SMGT, diharapkan seluruh anak, tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, maupun kebutuhan perkembangan dapat merasakan sukacita, penerimaan, dan pertumbuhan di dalam Sekolah Minggu. Karena pada akhirnya, setiap anak sangat berharga. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende/Rls
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos Toraja Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tikala

    Dinsos Toraja Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tikala

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Dinas Sosial Toraja Utara menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada keluarga korban kebakaran di Palli’, Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, Jumat, 18 November 2022. Bantuan tanggap darurat yang disalurkan berupa tenda hunian sementara, bahan pangan, dan peralatan dapur. Bantuan tanggap darurat ini disampaikan oleh Tim Dinas Sosial dan Tagana yang dipimpin Kepala Dinas Sosial […]

  • Penahanan Pengendara Moge yang Tabrak Bocah di Nanggala Ditangguhkan, Polisi: Kedua Pihak Tempuh Jalur Restoratif Justice

    Penahanan Pengendara Moge yang Tabrak Bocah di Nanggala Ditangguhkan, Polisi: Kedua Pihak Tempuh Jalur Restoratif Justice

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Toraja Utara mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap RR (42), tersangka kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor gede (moge) di Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 April 2026 yang lalu. Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan seorang anak sekolah berusia 10 tahun, meninggal dunia. Polisi beralasan bahwa penangguhan […]

  • Putri Toraja Ini Dilantik Gubernur Anies Baswedan Jadi Kadis PPKUKM DKI Jakarta

    Putri Toraja Ini Dilantik Gubernur Anies Baswedan Jadi Kadis PPKUKM DKI Jakarta

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melantik 13 orang Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat, 20 Agustus 2021 di Balai Kota, Jakarta Pusat. Salah satu pejabat yang dilantik adalah Ir. Elisabeth Ratu Rante Allo, MM, M.Si. Wanita asal Toraja, Sulawesi Selatan ini dilantik menjadi  Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi […]

  • Dicuri di Parkiran RS Marampa’ Rantepao, Sepeda Motor Ini Ditemukan Tinggal Rangka

    Dicuri di Parkiran RS Marampa’ Rantepao, Sepeda Motor Ini Ditemukan Tinggal Rangka

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pencurian sepeda motor kelihatan makin marak di Toraja Utara. Sebelumnya, polisi berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik seorang pedagang di Pasar Bolu, Tallunglipu pada Kamis, 20 Januari 2022. (Baca: Diduga Curi Motor di Bolu, Pemuda dari Buntu Pepasan Ini Ditangkap Polisi). Kini, kasus pencurian sepeda motor terjadi lagi. Rabu, 26 Januari […]

  • BPJS Kesehatan dan Unhas Kampanyekan Hidup Sehat Melalui Fun Run 5K

    BPJS Kesehatan dan Unhas Kampanyekan Hidup Sehat Melalui Fun Run 5K

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan Fun Run 5K yang digelar di Kampus Universitas Hasanuddin. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — BPJS Kesehatan terus memperkuat kampanye hidup sehat bersama para pemangku kepentingan, salah satunya melalui kegiatan BPJS Kesehatan Fun Run 5K yang digelar di Kampus Universitas Hasanuddin, Jumat 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama […]

  • Selain Tongkonan dan Rumah, Uang Rp 67 Juta Juga Ikut Terbakar di Balusu

    Selain Tongkonan dan Rumah, Uang Rp 67 Juta Juga Ikut Terbakar di Balusu

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU — Selain satu unit Tongkonan dan satu unit rumah panggung, kebakaran yang terjadi di Kadundung, Kelurahan Tagari, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Minggu, 20 Maret 2022, juga membakar uang tunai sebesar Rp 67 juta, yang ada dalam rumah. Tongkonan yang terbakar itu bernama Tongkonan Saungan. Selain uang tunai, ikut terbakar pula satu set sound […]

expand_less