Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pilkada » Begini Penilaian PMKRI Toraja Terhadap Hasil Debat Kandidat Pilkada Tana Toraja 2024

Begini Penilaian PMKRI Toraja Terhadap Hasil Debat Kandidat Pilkada Tana Toraja 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja merasa nilai prihatin atas arah dan kualitas diskusi yang terjadi pada Debat Publik pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Pilkada 2024, yang berlangsung di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Rabu, 6 November 2024.

PMKRI, sebagai organisasi yang fokus pada pembinaan dan pengembangan nilai-nilai kritis serta kepemimpinan, merasa bahwa debat tersebut telah gagal memberikan wawasan substansial yang diharapkan oleh para pemilih, khususnya para pemilih rasional yang ingin mendapatkan gambaran konkret terkait visi pembangunan daerah.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi KAREBA TORAJA, PMKRI Toraja mencatat beberapa poin kritis yang disoroti, diantaranya:

  1. Ketidakjelasan Master Plan pembangunan lima tahun ke depan. Debat calon pemimpin semestinya menjadi ajang bagi kandidat untuk memaparkan rencana strategis jangka panjang mereka. Namun, para kandidat tidak secara jelas membahas atau menguraikan visi dan misi pembangunan Tana Toraja dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Ketiadaan pembahasan ini membuat pemilih kesulitan memahami bagaimana mereka akan membawa perubahan dan kemajuan bagi Tana Toraja.
  2. Minimnya Konsep Pembangunan Pariwisata yang Komprehensif: Sebagai salah satu sektor unggulan di Tana Toraja, pariwisata seharusnya menjadi perhatian utama dalam debat. Namun, minimnya pembahasan mengenai strategi pembangunan pariwisata yang berkelanjutan menunjukkan ketidakseriusan kandidat dalam mengembangkan sektor yang sangat potensial ini. Kegagalan mengulas konsep pembangunan pariwisata berdampak pada ketidakjelasan arah pengembangan ekonomi daerah yang diharapkan dari sektor tersebut.
  3. Kurangnya Perhatian Terhadap Strategi Pembinaan Generasi Muda: PMKRI Toraja juga menilai bahwa tidak ada penekanan dalam debat terhadap strategi membangun kapasitas dan keterampilan generasi muda. Tana Toraja membutuhkan pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan pemuda sebagai aset masa depan. Namun, absennya perbincangan ini memperlihatkan kurangnya visi kandidat dalam memastikan generasi muda memiliki peran signifikan dalam pembangunan daerah.
  4. Pengabaian Terhadap Strategi Pembangunan Pendidikan yang Lebih Unggul: Pendidikan yang berkualitas adalah fondasi bagi masa depan yang cerah. Sayangnya, tidak ada pembahasan konkret mengenai strategi hingga teknis pembangunan sektor pendidikan yang lebih unggul. Para kandidat seharusnya dapat memberikan gambaran jelas tentang bagaimana mereka akan meningkatkan akses, kualitas, dan pemerataan pendidikan di Tana Toraja.
  5. Debat Sebagai Ajang Serangan Pribadi: Sebagai panggung publik yang seharusnya menjadi media edukasi politik bagi masyarakat, debat ini justru digunakan oleh para kandidat untuk saling menyerang secara pribadi. Hal ini sangat disayangkan karena bertolak belakang dengan tujuan debat yang seharusnya memberikan kesempatan bagi pemilih untuk memahami visi dan program kerja yang ditawarkan secara objektif. Akibatnya, debat ini justru bisa menjadikan pemilih rasional semakin apatis dan mempertimbangkan untuk tidak berpartisipasi (golput) dalam pemilihan nanti.

Melihat situasi ini, PMKRI Toraja menekankan bahwa penting untuk ada debat  ke-2  diselenggarakan oleh KPUD Tana Toraja. Kami menilai bahwa Debat kandidat perlu difokuskan kembali pada substansi visi, misi, dan program kerja yang jelas dan terukur. PMKRI berharap agar debat selanjutnya bisa lebih konstruktif dan berorientasi pada gagasan-gagasan yang mendukung pembangunan daerah, bukan sekadar ajang mempertontonkan konflik antarpribadi. Ini penting agar masyarakat, terutama pemilih rasional, dapat membuat keputusan berdasarkan pemahaman yang utuh terhadap masa depan Tana Toraja di bawah kepemimpinan yang akan datang. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibangun Tahun 2018, Rumah Susun di Toraja Utara Belum Dimanfaatkan Maksimal

    Dibangun Tahun 2018, Rumah Susun di Toraja Utara Belum Dimanfaatkan Maksimal

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Panga, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, belum dimanfaatkan secara maksimal. Dari 70 unit (140 kamar) yang tersedia pada bangunan lima lantai tersebut, baru 40 unit yang terisi. Sisanya masih kosong, bahkan sudah banyak kamar yang rusak. […]

  • Mendaftar di Partai Nasdem, Yafet: Kalau Mungkin Yohanis Bassang Calon Tunggal

    Mendaftar di Partai Nasdem, Yafet: Kalau Mungkin Yohanis Bassang Calon Tunggal

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara (incumbent), Yohanis Bassang, melalui Tim Pemenangannya, mendaftarkan diri menjadi bakal calon Bupati Toraja Utara untuk Pilkada 2024 di Partai Nasdem Toraja Utara, Kamis, 2 Mei 2024. Tim Pemenangan Yohanis Bassang yang berjumlah sekitar 10 orang itu, dipimpin politisi Partai Golkar, Yafet Bontong. Kedatangan mereka di Sekretariat DPD Partai Nasdem […]

  • Selain Tongkonan dan Rumah, Uang Rp 67 Juta Juga Ikut Terbakar di Balusu

    Selain Tongkonan dan Rumah, Uang Rp 67 Juta Juga Ikut Terbakar di Balusu

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU — Selain satu unit Tongkonan dan satu unit rumah panggung, kebakaran yang terjadi di Kadundung, Kelurahan Tagari, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Minggu, 20 Maret 2022, juga membakar uang tunai sebesar Rp 67 juta, yang ada dalam rumah. Tongkonan yang terbakar itu bernama Tongkonan Saungan. Selain uang tunai, ikut terbakar pula satu set sound […]

  • Buka LKK PMKRI, Bupati Torut: Pemimpin Dilahirkan dari Organisasi

    Buka LKK PMKRI, Bupati Torut: Pemimpin Dilahirkan dari Organisasi

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang membuka Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Toraja yang berlangsung di aula kantor Bupati Toraja Utara, Rabu, 24 November 2021. Kepada para kader PMKRI Toraja, Yohanis Bassang berharap LKK ini bisa berguna bagi organisasi dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. “Tentu sebagai organisasi yang […]

  • Disebut Bakal Maju di Musda Golkar Tator, Dedy: Saya Mau Fokus di Toraja Utara

    Disebut Bakal Maju di Musda Golkar Tator, Dedy: Saya Mau Fokus di Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara terpilih, Frederik Victor Palimbong menampik rumor yang menyebut dirinya bakal ikut bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, pada Musyawarah Daerah (Musda), 11 April 2021 mendatang. Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara itu menegaskan, saat ini dirinya memilih fokus mengurus masyarakat Toraja Utara, […]

  • Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntu Pepasan

    Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Longsor di Buntu Pepasan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba tinjau longsor di Buntu Pepasan sekaligus serahkan bantuan. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana kembali ditunjukkan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba. Melalui gerakan NasDem Peduli, Eva menyerahkan bantuan kepada 15 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana tanah […]

expand_less