Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » OPINI: Potensi Ekonomi di Tana Toraja dan Toraja Utara

OPINI: Potensi Ekonomi di Tana Toraja dan Toraja Utara

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Parika, SH*

SELAMA 5 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi di Toraja Raya (Tana Toraja dan Toraja Utara) cukup baik dan secara umum selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Hanya pada tahun 2020 mengalami penurunan  ekonomi sebagai dampak pembatasan kegiatan masyarakat akibat pademi COVID-19. Kabupaten Tana Toraja mengalami kontraksi sebesar -0.28 % sedangkan Kabupaten Toraja Utara masih dapat tumbuh positif dengan angka 0.17%.

Grafik Pertumbuhan Ekonomi (yoy)%

Sumber Data: BPS (dioalah)

Jumlah penduduk per data tahun 2022 menurut data dari BPS, yaitu Kabupaten Tana Toraja memiliki penduduk sejumlah 291.047 jiwa, sedangkan Kabupaten Toraja Utara jumlah penduduknya adalah 268.198 jiwa. Berdasarkan data tersebut, maka dapat diketahui bahwa Toraja Raya memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak. Sumber daya manusia ini merupakan faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, peran/kompetensinya sebagai pelaksanaan proses pembangunan ekonomi pada kedua kabupaten wilayah kerja KPPN Makale.

Berdasarkan data dari Kemenko PMK, menunjukkan bahwa Provinsi Sulawesi Selatan masih mengalami stunting dan kemiskinan yang ekstrem, termasuk dalam hal ini Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara yang menjadi prioritas dalam penanganannya.

Sumber Data : BPS (dioalah)

Tahun 2022, angka kemiskinan pada kedua Kabupaten di wilayah Kerja KPPN Makale seluruhnya tercatat mengalami penurunan dibandingkan dari tahun sebelumnya. Kabupaten Toraja utara tercatat turun signifikan dibandingkan Kabupaten Tana Toraja. Untuk Kabupaten Toraja Utara terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 600 orang atau -2.11% sedangkan Kabupaten Tana Toraja turun sebanyak 20 orang atau -0.07%. Meskipun mengalami penurunan dari segi jumlah angka kemiskinan dari tahun sebelumnya, namun tingkat kemiskinan pada  kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja tersebut masih tinggi, masing-masing menempati urutan 21 dan 18 dari 24 Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah dapat mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan.

Potensi ekonomi merupakan kemampuan ekonomi yang ada di daerah yang mungkin dan layak dikembangkan sehingga akan terus berkembang menjadi sumber penghidupan rakyat setempat bahkan dapat  mendorong perekonomian daerah secara keseluruhan untuk berkembang dengan sendirinya dan berkesinambungan.

Toraja terkenal dengan adatnya yang masih kental dan sektor pariwisata alam yang masih asri yang tetatap menjadi pesona terutama di Sulawesi Selatan. terdapat banyak objek wisata yang selalu menyedot kunjungan wisata baik domestik maupun mancanegara.

Ketenarannya pun telah terdengar hingga kancah internasional. Kondisi topografi di Toraja adalah berupa daratan tinggi yang dikelilingi oleh pegunungan disisinya. Selain itu, berdasarkan kondisi hidrologinya wilayah Toraja memiliki air tanah yang bersumber banyak dari air hujan yang sebagian mengalir di permukaan, menjadi daya tarik industri pariwisata Indonesia, hal ini merupakan potensi bagi pengembangan berbagai kegiatan produksi dan ekonomi di Kabupaten Toraja Raya.

Sektor pariwisata merupakan sektor potensial yang jika dikembangkan lebih lanjut dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap PDRB pada masing-masing kabupaten. Akan tetapi, hingga saat ini sektor pariwisata masih belum bisa memberikan kontribusi yang cukup berpengaruh pada PDRB. Ditambah lagi dengan dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan drastisnya penurunan jumlah wisatawan belakangan ini. Terjadi penurunan sebesar 68.75% pada tahun 2020 untuk Kabupaten Toraja Utara dan sebesar 90.90% untuk Tana Toraja (BPS Torut & BPS Tator, 2021).

Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mengembangkan potensi pariwisata di toraja raya. Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terhadap pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Toraja Utara dilakukan melalui kebijakan-kebijakan yang menyangkut pengembangan pariwisata, pengembangan objek wisata, pengembangan pasar dan pemasaran, pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan institusi kelembagaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan potensi pariwisata di kabupaten Toraja Utara, yaitu: sarana dan prasarana pariwisata, atraksi wisata pada objek wisata, peran serta masyarakat dan dana yang terbatas. Dampak pengembangan potensi pariwisata terhadap ekonomi pariwisata dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Toraja Utara dapat diketahui melalui arus wisatawan yang berkunjung selama 5 tahun terakhir. Dari data BPS menunjukkan terjadi peningkatan jumlah wisatawan di tahun 2022.

Selain pariwisata, potensi ekonomi lainnya adalah sektor pertanian seperti kopi arabika dan kopi robusta. Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS, terdapat beberapa sektor yang memiliki kontribusi cukup signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja. Sektor-sektor yang dimaksud, yaitu: Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Sektor Konstruksi. Dalam lingkup wilayah KPPN Makale, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi sektor penyumbang PDRB terbesar hingga tahun 2022.

Hal ini disebabkan oleh potensi alam dari kedua kabupaten yang terbilang mumpuni dan mendukung untuk pengembangan sektor hortikultura dan peternakan. Sebagaimana telah diketahui bahwa betapa kuatnya kemampuan komoditas kopi dari daerah Toraja yang mampu dikenal hingga mancanegara. Oleh karena itu, kedua kabupaten harus tetap menjaga dan terus mengembangkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, khususnya pada sektor pertanian. Kopi menjadi inovasi yang diterapkan oleh Perangkat Daerah untuk kemajuan daerah sehingga perlu dukungan sepenuhnya dari pemangku kepentingan dan dari Kepala Daerah.

Sejalan dengan hal tersebut diatas UMKM yang dipercaya memiliki ketahanan ekonomi yang tinggi sehingga dapat menjadi penopang bagi stabilitas sistem keuangan dan perekonomian, komposisi sektor penyaluran KUR di wilayah Toraja Raya.

Berdasarkan grafik diatas dapat diketahui bahwa penyaluran KUR di wilayah Toraja Raya dilakukan pada beberapa sektor. Sektor yang menerima komposisi penyaluran paling besar adalah dari sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan, selanjutnya disusul oleh sektor perdagangan besar dan eceran masing-masing sebesar 65% dan 23% dari total keseluruhan penyaluran KUR. Hal ini sejalan dengan potensi alam yang dimiliki oleh wilayah Toraja Raya dan sektor potensial yang perlu dikembangakan dan didukung oleh pihat terkait dan pemerintah daerah. Jika kedua potensi tersebut dapat dikembangkan dengan baik, maka dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat sehingga angka kemiskinan dapat terkendali. (*)

*Parika, SH — Kepala Seksi Verifikasi, Akuntansi, dan Kepatuhan Internal pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Makale

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eva Rataba Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Toraja Utara Manfaatkan Potensi Pariwisata

    Eva Rataba Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Toraja Utara Manfaatkan Potensi Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota Komisi X DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Stevany Rataba bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Subsektor Kriya bagi pelaku ekonomi kreatif, di Hotel Missiliana, Toraja Utara, Rabu, 29 Mei 2024. Legislator pusat Partai Nasdem ini mengatakan, Toraja sangat kaya dengan potensi ekonomi kreatifnya dalam mendukung dunia […]

  • Kapolsek Rindingallo Sosialisasikan Larangan Judi di Acara Rambu Solo’

    Kapolsek Rindingallo Sosialisasikan Larangan Judi di Acara Rambu Solo’

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Jajaran Polsek Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Rindingallo, AKP Martinus Pararuk dan personil intens melaksakan pengawasan dan sosialisasi disiplin penerapan protokol kesehatan Covid-19 di lokasi acara Rambu Solo’. Dalam dua hari terakhir, Rabu dan Kamis 24 November dan 25 November Kapolsek Rindingallo bersama jajaran mendatangi 3 lokasi acara […]

  • MBG di Tana Toraja Diawasi dari Kendari serta Kewenangan Pemda yang Terbatas Jadi Sorotan DPRD

    MBG di Tana Toraja Diawasi dari Kendari serta Kewenangan Pemda yang Terbatas Jadi Sorotan DPRD

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Dengar Pendapat DPRD Tana Toraja terkait dugaan Keracunan MBG. (Foto: Arsyad)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat DPRD Tana Toraja terkait dugaan keracunan MBG adalah rentan kendali pengawasan yang dinilai terlalu jauh. Betapa tidak, Program MBG di Tana Toraja dan beberapa Kabupaten sekitarnya harus dikontrol dari […]

  • DPRD Sebut Pelantikan 11 Kepala OPD di Tana Toraja Langgar Perda

    DPRD Sebut Pelantikan 11 Kepala OPD di Tana Toraja Langgar Perda

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebelum pelantikan 11 Kepala OPD lingkup Pemda Tana Toraja digelar, Komisi 1 DPRD Tana Toraja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas masalah struktur kelembagaan yang berdampak pada tidak terbayarnya gaji ASN sudah 2 bulan lamanya. Dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tana Toraja, Stepanus Maluangan dan dihadiri Pj. Sekda Tana […]

  • Refleksi Menyongsong Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja

    Refleksi Menyongsong Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Herianto Ebong MENYONGSONG perayan syukur atas Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja menjadi momentum yang ideal untuk merefleksikan perkembangan di Tana Toraja, baik pada aspek politik, hukum, ekonomi, maupun sosial budaya. Semua aspek tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Sosial budaya dapat mempengaruhi kebijakan politik, hukum, […]

  • Tidak Ramah Disabilitas, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tana Toraja Disorot

    Tidak Ramah Disabilitas, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tana Toraja Disorot

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kabupaten Tana Toraja yang menyandang status Kabupaten Inklusif atau Kabupaten yang telah menerapkan Perda Inklusif belum sepenuhnya menunjukkan keberpihakan kepada kaum rentan terutama kaum disabilitas dalam mengakses layanan publik. Sebagai Kabupaten Inklusif, Pemda Tana Toraja dalam tata kelola pemerintahan harus menunjukkan keberpihakan kepada kaum rentan seperti perempuan, anak dan disabilitas. Salah satu […]

expand_less