Kebakaran Hanguskan 3 Tongkonan, 5 Lumbung, dan 2 Rumah Panggung di Toraja Utara

KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Kebakaran hebat melanda sebuah permukiman di Komplek Tongkonan Tamana, Lembang Batu Busa, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 17 Februari 2024.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita tersebut menghanguskan 3 unit Tongkonan (rumah adat Toraja), 5 unit Alang (lumbung padi), dan 2 unit rumah panggung.

Akibat kebakaran tersebut, lima kepala keluarga dengan dua puluh lebih anggota keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Kepala Lembang Batu Busa, Marthina Kombong, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu, 18 Februari 2024, menjelaskan tiga Tongkonan yang terbakar tersebut dihuni oleh tiga keluarga. Sedangkan dua rumah panggung dihuni oleh dua keluarga dengan 18 anggota.

Baca Juga  Dirumahkan Sejak Januari 2023, Tenaga Honorer Tana Toraja Adukan Nasib Mereka ke DPRD

“Kalau itu Alang ada semua padinya dan hangus semua, rata dengan tanah,” terang Marthina.

Dia menyebut, pihaknya bersama warga setempat berupaya membangun hunian sementara untuk ditempat oleh warga yang ditimpa musibah kebakaran. Pemerintah Lembang juga sudah menyalurkan bantuan bahan pangan.

Marthina menyatakan, pemerintah Lembang Batu Busa baru akan melaporkan secara resmi peristiwa kebakaran tersebut kepada pemerintah Kabupaten Toraja Utara pada Senin besok.

“Ini hari Minggu Pak, jadi mungkin besok pagi baru kami akan laporkan ke Kabupaten,” kata Marthina.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Rindingallo, IPTU Kusumah Tombilangi, yang dikonfirmasi KAREBA TORAJA, Minggu, 18 Februari 2024, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Dia menyebut, akibat kebakaran tersebut, rumpun keluarga tongkonan dan pemilik rumah panggung mengalami kerugian materi sekitar Rp 2 miliar.

Baca Juga  Pejabat Kepala Bandar Udara Toraja Berganti, Anas Pindah ke Poso

“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun surat-surat berharga, perabot rumah tangga, dan barang elektronik tidak ada yang selamat. Sehingga kerugian materilnya diperkirakan sekitar Rp 2 milyar,” terang IPTU Kusumah Tombilangi.

Mengenai penyebab kebakaran, IPTU Kusumah menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Namun dia menyebut saat kebakaran terjadi kondisi cuaca sedang hujan rintik-rintik. Dan saksi melihat sumber api berawal dari salah satu Tongkonan.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut kemudian dengan peralatan seadanya dan berusaha untuk memadamkan api sembari menunggu bantuan pemadaman dari Pemadam Kebakaran Pemkab Toraja Utara.

Sekira pukul 00.10 Wita, 2 unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi dan memadamkan bara api yang belum sempurna padam. Bangunan sudah hampir rata dengan tanah. (*)

Baca Juga  Anggota DPR RI, Eva Rataba Bagi-bagi Peralatan TIK dan Cultivator untuk Generasi Muda Toraja

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar