Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Polres Tana Toraja Amankan Puluhan Juta Uang Palsu di Makale, Komplotan Pengedarnya Ditangkap

Polres Tana Toraja Amankan Puluhan Juta Uang Palsu di Makale, Komplotan Pengedarnya Ditangkap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja mengungkap peredaran uang rupiah palsu senilai Rp 28.200.000 yang diedarkan oleh komplotan penjahat di Makale, Tana Toraja.

Sebanyak 282 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 disita polisi dari para pelaku. Juga beberapa ratus lembar pecahan 50.000. Selain itu, polisi juga satu unit mobil rental dan satu unit sepeda motor, yang digunakan para pelaku untuk mengedarkan uang palsu di Tana Toraja.

Polisi juga menangkap 5 orang pelaku. Dari lima pelaku yang ditangkap ini, dua diantaranya merupakan warga Baruppu’, Toraja Utara dan tiga lainnya berasal dari Padang, Sumatera Utara dan Gowa, Sulsel.

Kelima pelaku ini, masing-masing berinisial Mr alias Si warga Baruppu’, Toraja Utara. Kemudian, SM alias ST, warga Kota Padang, Sumatera Utara. ZF alias TT warga Gowa, Sulsel. Kemudian, RP alias R, warga Kota Padang, Sumatera Utara, dan ABH alias I, warga Baruppu’, Toraja Utara.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, dalam rilis pers yang diterima wartawan, Jumat, 1 November 2024, menyatakan kelima orang pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Tana Toraja untuk diproses hokum lebih lanjut.

Kepada para pelaku dipersangkakan yaitu Pasal 36 Ayat (3) dan atau Pasal 36 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang, Jo. Pasal 55, 56 KUHPidana. Ancaman hukuman antara 10-15 tahun penjara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Slamet Raharjo, menjelaskan kronologi pengungkapan peredaran uang palsu ini bermula pada Minggu, 20 Oktober 2024. Saat itu, salah satu pelaku, yakni ABH MF Alias I melakukan transaksi pada sebuah agen BRILink  di Makale. Setelah transaksi berhasil, kemudian ABH alias  MF Alias I menyerahkan uang sejumlah Rp 1.000.000. Namun setelah diambil dan dihitung oleh pemilik BRILink diketahui jika yang diserahkan tersebut adalah uang palsu. Hal itu kemudian ditanyakan kepada ABH MF Alias I namun ABH MF Alias I melarikan diri dan dikejar oleh warga, ditangkap dan dilaporkan ke Polres Tana Toraja.

“Berdasarkan laporan ini, kami melakukan pengembangan terhadap dugaan perderan uang palsu tersebut. Kemudian diketahui bahwa ABH MF Alias I tersebut bersama dengan Sdr. ZF Alias TT namun melarikan diri pada saat ABH MF Alias I diamankan, dan masih ada beberapa rekannya yang menginap di Hotel Andalan Makale,” terang IPTU Slamet Raharjo.

Polisi pun meluncur ke Hotel Andalan Makale. Dan benar saja, di hotel itu, ditemukan pelaku lain, yakni MR Alias SI, SM Alias ST, dan RP Alias R. Dari tangan ketiga pelaku tersebut, polisi mengamankan uang palsu pecahan 100.000, sebanyak 273 lembar dan Handphone milik para pelaku.

“Dari keempat pelaku yang telah diamankan tersebut didapatkan informasi bahwa masih ada dua orang pelaku lainnya, yaitu ZF Alias TT dan AD. Kemudian dilakukan pengejaran,” urai IPTU Slamet.

Dalam pengejaran, polisi kemudian menangkap ZF Alias TT saat hendak melarikan diri ke wilayah Enrekang. Sedangkan satu terduga pelaku lainnya, yakni  AD masih dalam pencarian.

“Dari hasil interogasi terhadap kelima pelaku, diketahui bahwa uang rupiah palsu tersebut berasal dari Jambi yang dijemput oleh SM alias ST,” tegas Kasat Reskrim. (*)

Penulis: Monika RA
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Toraja Utara Ingatkan Rumah Sakit: Pasien BPJS Harus Dinomorsatukan

    Bupati Toraja Utara Ingatkan Rumah Sakit: Pasien BPJS Harus Dinomorsatukan

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Semua rumah sakit yang ada di wilayah hukum saya (Toraja Utara), saya tidak mau dengar bahwa itu BPJS, tunggumi dulu. Tidak boleh itu. Nda boleh. Justru peserta BPJS itu yang harus dinomorsatukan, karena itu tanggungan pemerintah (kelas III). Jangan malah dilayani di belakang, nggak boleh. Ya, saya harap tidak ada begitu di rumah sakit-rumah sakit […]

  • Anggota DPR RI, Eva Rataba Resmikan Sarana Olahraga Rekreasi di Toraja

    Anggota DPR RI, Eva Rataba Resmikan Sarana Olahraga Rekreasi di Toraja

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Eva Stevany Rataba meresmikan sarana olahraga rekreasi (fitness outdor) di Lapangan Kodim 1414 Tana Toraja, Kelurahan Karassik, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu, 21 Agustus 2021. Sarana ini sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Kepemudaan dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Peresmian tersebut juga dihadiri Wakil […]

  • 13 Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja

    13 Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melaksanakan pencanangan vaksinasi Covid-19 bertempat di Rumah Jabatan Bupati Tana Toraja, Makale, Senin, 1 Februari 2021. Sebanyak 13 nama menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 jenis Sinovac dalam pencanangan tersebut. 13 nama masing-masing secara berurutan menerima suntik vaksin, yakni Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia […]

  • JKN Dampingi Perjuangan Berna Melahirkan Buah Hati Lebih Cepat dari Waktu Normal

    JKN Dampingi Perjuangan Berna Melahirkan Buah Hati Lebih Cepat dari Waktu Normal

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Berna Jaba (39), seorang warga Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja mengaku mendapatkan manfaat dari program JKN ketika melahirkan buah hatinya yang dilakukan dengan operasi sesar. Berna harus melahirkan bayinya lebih cepat dari waktu normal (prematur) berdasarkan pertimbangan dari dokter yang merawatnya. Bayi yang dikandungnya harus dilahirkan walaupun usia kandungan baru mennginjak […]

  • Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Toraja di Subang Ditangkap, Ketua IKATNus Apresiasi Polisi

    Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Toraja di Subang Ditangkap, Ketua IKATNus Apresiasi Polisi

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Kepolisian Resor Subang, Jawa Barat dikabarkan telah mengamankan seorang pria, yang diduga memiliki keterkaitan dengan kematian Hengky Rumba (66), warga Toraja yang ditemukan tewas di Subang, Jawa Barat, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Pria yang belum diketahui identitasnya itu ditangkap polisi pada Sabtu, 10 Januari 2026, atau sepekan setelah jasad Hengky Rumba […]

  • Ketua DPRD Tana Toraja Minta Tender Proyek Dilakukan Secara Transparan

    Ketua DPRD Tana Toraja Minta Tender Proyek Dilakukan Secara Transparan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante meminta agar lelang (tender) proyek-proyek di lingkup Pemkab Tana Toraja dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal negatif, juga prasangka dari para peserta lelang. “Kita meminta kepada pemerintah daerah agar melakukan tender sesuai mekanisme dan tidak ada peserta yang mendapatkan perlakuan […]

expand_less