Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 7 Terduga Pelaku Judi Sabung Ayam Ditangkap Tim Singgalung Polres Toraja Utara

7 Terduga Pelaku Judi Sabung Ayam Ditangkap Tim Singgalung Polres Toraja Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Kepolisian Resor Toraja Utara mulai memperlihatkan kinerja bagus dalam memberantas judi sabung ayam di Kabupaten Toraja Utara.

Setelah sehari sebelumnya meringkus tiga orang di Nonongan, Kecamatan Sopai, Rabu, 21 April 2021, Tim  Singgallung Satreskrim Polres Toraja Utara yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Hardjoko bersama KBO Reskrim IPDA Albertus Amsa kembali menangkap tujuh terduga pelaku judi sabung ayam di Kelurahan  Tallang Sura’, Kecamatan Rantebua.

Dari tujuh terduga pelaku judi sabung ayam yang ditangkap tersebut, salah satunya adalah oknum mahasiswa yang masih berusia 22 tahun.

Ketujuh terduga pelaku yang diamankan tersebut, masing-masing MGS, 40 tahun, warga Kelurahan Buangin, Kecamatan Rantebua, JH, 42 tahun, warga Lembang Rinding Daun Induk Kecamatan Sangalla’ Utara Kabupaten Tana Toraja. Kemudian C alias PC, 50 tahun, warga Kelurahan Tallang Sura’ Kec. Rantebua dan MD, 40 tahun, warga Pa’tengko Kelurahan Mebali Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Ada juga LB, 66 tahun, warga Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’ Kecamatan Rantebua, EP, 31 tahun, warga Kelurahan Tallang Sura’ Kecamatan Rantebua, dan MB, 22 tahun, warga Lembang Rantebua Sanggalangi Kecamatan Rantebua.

Tujuh terduga pelaku judi sabung ayam beserta barang bukti diamankan di Mapolres Toraja Utara.

Selain tujuh terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2.705.000,- yang diduga digunakan untuk taruhan. Kemudian, 9 ekor ayam jago yang masih hidup, 6 ekor ayam yang sudah mati, 20 buah pisau taji, dan 2 unit sepeda motor.

“Selanjutnya para terduga pelaku dan barang bukti dibawa  ke Polres Toraja Utara untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Hardjoko. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Toraja dari Makassar Bantu Korban Longsor di Tana Toraja

    Mahasiswa Toraja dari Makassar Bantu Korban Longsor di Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Silaturahmi Organda Toraja di Makassar menggelar aksi kemanusiaan untuk membantu korban tanah longsor yang terjadi di Tana Toraja 13 April 2024 lalu yang menelan korban jiwa 20 orang. Dana yang terkumpul dari aksi kemanusiaan yang digelar di Makassar tersebut diserahkan ke korban longsor di Pangra’ta, Lembang Randanbatu, […]

  • 30 Pejabat Ikut Job Fit, Dedy: Kita Ingin Punya Pejabat yang Sesuai Kualifikasi, Pengalaman, dan Integritas

    30 Pejabat Ikut Job Fit, Dedy: Kita Ingin Punya Pejabat yang Sesuai Kualifikasi, Pengalaman, dan Integritas

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menegaskan bahwa uji kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk memastikan penempatan pejabat sesuai dengan kualifikasi, pengalaman, dan kebutuhan organisasi. Hal ini ditegaskan Frederik Victor Palimbong saat memberikan arahan sekaligus membuka Uji Kompetensi (Job Fit) terhadap 30 Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama lingkup Pemkab Toraja […]

  • Hari Pertama Masuk Kantor, Kalatiku Cek Kesiapan Tim Penanggulangan Covid-19

    Hari Pertama Masuk Kantor, Kalatiku Cek Kesiapan Tim Penanggulangan Covid-19

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan kembali berkantor pada Senin, 7 Desember 2020, setelah kurang lebih tiga bulan cuti kampanye Pilkada. Kegiatan pertama yang dilakukan Kalatiku adalah memimpin apel khusus yang melibatkan jajaran Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Satpol PP dan Damkar, serta para pejabat eselon II dan III di lingkup Pemkab […]

  • Empat Pengrajin Kopi Asal Toraja dan Mamasa Masuk 15 Besar KKSI 2021

    Empat Pengrajin Kopi Asal Toraja dan Mamasa Masuk 15 Besar KKSI 2021

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Empat pengrajin kopi asal Toraja dan Mamasa masuk finalis 15 besar Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) 2021, yang diselenggarakan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) bersama Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka). Keempat pengrajin tersebut, masing-masing Aldrick Putra Semangat Tato (Nosu, Mamasa, Sulawesi Barat), Allo Buyong (Masanda, Tana Toraja, Sulawesi […]

  • Razia THM, Polisi Sasar Orang yang Belum Divaksin Covid-19

    Razia THM, Polisi Sasar Orang yang Belum Divaksin Covid-19

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam rangka percepatan vaksinasi covid -19 Polres Tana Toraja menggelar razia dan dan pendataan bagi warga yang belum divaksin baik dosis I maupun dosis II pada sejumlah tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Tana Toraja, Senin, 29 November 2021. Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Narkoba, AKP Gerianto Pabuang bersama personil Sidokkes […]

  • Kerukunan Keluarga Toraja Bantu Korban Banjir di Halmahera Tengah

    Kerukunan Keluarga Toraja Bantu Korban Banjir di Halmahera Tengah

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, HALMAHERA — Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Maluku Utara sejak Sabtu, 20 Juli 2024, menyebabkan banjir  di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah. Tingginya intensitas hujan di daerah tersebut, mengakibatkan Sungai Kobe meluap dan merendam 4 desa, yakni Desa Lukulamo, Desa Lelilef Woebulan, serta Desa Woekob, dan Desa Woejerana. Ketinggian air yang mencapai […]

expand_less