Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 26 Tahun Diabaikan dan Sempat Viral, Warga dan Perantau Gotong-royong Perbaiki Jalan Poros Batualu-Patengko

26 Tahun Diabaikan dan Sempat Viral, Warga dan Perantau Gotong-royong Perbaiki Jalan Poros Batualu-Patengko

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ SELATAN — Jalan poros penghubung tiga kecamatan dan akses bandar udara, Batualu-Patengko, sempat viral di media beberapa waktu lalu.

Jalan poros ini viral karena warga setempat menanam pisang dan menebar ikan lele di lokasi yang rusak dan tergenang air. Aksi warga ini dipicu oleh rasa kecewa karena sudah 26 tahun, jalan poros ini tidak pernah diperbaiki pemerintah.

Meski warga sudah melakukan aksi protes dengan cara yang ekstrim, namun pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Tana Toraja masih tutup mata. Hingga saat ini, jalan poros yang merupakan salah satu akses dari Bandara Toraja ke Toraja Utara ini belum tersentuh.

Prihatin dengan kondisi jalan dan minimnya perhatian pemerintah, para perantau dan warga Batualu mengambil inisiatif dengan mengumpulkan dana serta secara swadaya memperbaiki jalan tersebut.

Warga bergotong-royong dengan membeli timbunan pilihan untuk menimbun badan jalan yang berlubang dan rusak berat pada ratusan titik sepanjang jalan poros Patengko-Batuallu tersebut.

“Sampai saat ini, total timbunan yang diturunkan sudah 240 ret atau 480 kubik. Kami juga menggunakan alat berat berupa grede dan boma untuk memadatkan timbunan,” terang Kepala Lembang (Desa) Batualu Selatan, Pradyan Rizky Londong Allo, Jumat, 30 September 2022.

“Semua anggaran yang kami gunakan murni dari swadaya masyarakat dan perantau Batualu,” tutur Londong Allo lebih lanjut.

Iin, sapaan akrab Pradyan Rizky Londong Allo, menjelaskan pekerjaan penimbunan badan jalan ini dimulai dari wilayah Kelurahan – Lembang Batualu dan Batualu Selatan sampai ke perbatasan Lembang Simbuang, Kecamatan Mengkendek.

“Total panjang jalan yang ditimbun dan diperbaiki kurang lebih 4 kilometer. Harapan kami, semoga pemerintah Kabupaten bisa menyambuat baik aksi kami warga dan perantau Batualu,” ujar Iin.

Warga dan perantau juga menyewa alat berat untuk meratakan dan mengeraskan timbunan di jalan poros Batualu. (Foto: dok. istimewah).

Aksi gotong-royong warga dan perantau Batualu ini, kata Iin, dipicu oleh video viral kondisi jalan poros Batualu, yang ditanami pohon pisang dan ditebari ikan lele oleh warga setempat.

“Video ini membuat hati para perantau terpanggil untuk membenahi jalan di kampung Batualu,” kata Iin.

Iin mengatakan, dirinya mewakili masyarakat Batualu Selatan mengucapkan banyak terimah kasih dan sangat bangga kepada Kerukunan Keluarga Batualu yang sudah berpartisipasi, baik materi maupun tenaga.

“Saya bangga menjadi orang Batualu. Ke depannya, kami warga Batualu tidak lagi akan diperdaya oleh yang namanya politik praktis. Harapan saya selaku Kepala Lembang Batualu Selatan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan kelancaran drainase jalan sehingga air tidak lagi mengalir ke badan jalan,” ujar Iin.

Diabaikan Sejak Masa Soeharto

Sejumlah warga dan anak-anak di Lembang (Desa) Batualu Selatan, Kecamatan Sangalla’ Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, melakukan aksi tanam pohon pisang dan tabur ikan lele di jalan poros penghubung antara Kecamatan Mengkendek-Sangalla’ Selatan-Sangalla’, Kamis, 17 Februari 2022.

Tanam pohon pisang pada genangan air di badan jalan ini merupakan bentuk aksi protes warga akan kondisi jalan yang rusak parah dan tidak pernah diperbaiki selama kurang lebih 26 tahun.

“Sejak tahun 1996 masa pemerintahan Soeharto sampai sekarang masanya Pak Jokowi, jalan kami ini tidak pernah diperbaiki,” kata Albertus, salah satu warga.

Air tergenang membentuk kolam-kolam kecil di jalan poros Mengkendek-Sangalla’, tepatnya di Lembang Batualu Selatan. Kondisi ini membuat sejumlah warga melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan. (AAP/Kareba Toraja).

Dia menyebut, kondisi jalan poros Mengkendek-Sangalla’ ini, mulai dari Kecamatan Sangalla Selatan hingga ke perbatasan dengan Kecamatan Sangalla’, rusak berat. Padahal jalan ini, seharusnya masuk kategori Jalan Provinsi, karena menghubungkan dua kabupaten, yakni Tana Toraja dan Toraja Utara. Jalan ini juga merupakan salah akses paling mudah ke Bandara Toraja.

“Ini jalan tembus sampai di Toraja Utara. Kalau mau jadi akses lingkar luar Bandara Toraja, jalan inilah yang bisa digunakan. Selain itu, juga bisa mendukung objek wisata yang ada di Kecamatan Sangalla’ Selatan ini,” ujar Albertus lebih lanjut.

FOTO: 26 Tahun Tak Diperbaiki, Warga Batualu Selatan Tanam Pohon Pisang di Jalan

Pantauan jurnalis kareba-toraja.com di lapangan, kondisi jalan poros Mengkendek-Sangalla’ ini memang rusak berat. Hampir sepanjang jalur dari perbatasan Sangalla’ hingga ke ujung Kecamatan Sangalla’ Selatan, kondisi jalannya rusak.

Terlihat banyak kolam-kolam kecil (di beberapa tempat cukup dalam) dan aspal yang sudah robek dan berlubang di sepanjang jalan poros ini.

Masyarakat berharap, aksi mereka ini bisa membuka mata dan telinga semua pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan ini. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Katolik Tana Toraja Minta Jabatan Strategis yang Lowong Segera Diisi

    Pemuda Katolik Tana Toraja Minta Jabatan Strategis yang Lowong Segera Diisi

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja mendukung langkah Bupati Theofilus Allorerung dalam melakukan mutasi jabatan tingkat Kepala Dinas di Kabupaten Tana Toraja, yang dilaksanakan baru-baru ini. Namun, karena dalam mutasi tersebut menyisakan jabatang strategis yang lowong, maka Pemuda Katolik meminta Bupati segera mengisinya demi efektifitas pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat. “Sebanyak 14 […]

  • Dua Ikon Wisata Tana Toraja Tidak Terawat, Pengunjung Mengeluh

    Dua Ikon Wisata Tana Toraja Tidak Terawat, Pengunjung Mengeluh

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua ikon wisata milik Kabupaten Tana Toraja yakni Objek Wisata Religi Patung Yesus di Buntu Burake dan Agrowisata Pango – Pango di Kelurahan Pasang, Makale Selatan, kondisinya tidak terawat. Dalam tiga hari terakhir, redaksi KAREBA TORAJA menerima beberapa keluhan pengunjung terkait kondisi dua objek wisata andalan Tana Toraja tersebut. Keluhan pertama datang […]

  • 13.407 Siswa di Toraja Utara Dapat Bantuan PIP Jalur Aspirasi Anggota DPR RI

    13.407 Siswa di Toraja Utara Dapat Bantuan PIP Jalur Aspirasi Anggota DPR RI

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 13.407 siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di Toraja Utara mendapat bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi anggota DPR RI, Eva Stevany Rataba, tahun 2021. Sebelumnya, pada tahun lalu, sebanyak 21 ribu lebih siswa mendapat bantuan yang sama melalui jalur aspirasi anggota Komisi X DPR RI dari Partai Nasdem tersebut. Penyerahan […]

  • Pulang dari IKN, Anggota Paskibraka Nasional, Agatha Kallolangi Disambut dan Diarak Ribuan Siswa di Rantepao

    Pulang dari IKN, Anggota Paskibraka Nasional, Agatha Kallolangi Disambut dan Diarak Ribuan Siswa di Rantepao

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024, Agatha Sapan Kallolangi sudah pulang ke kampung halaman, Toraja Utara setelah bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN), 17 Agustus 2024 yang lalu. Saat tiba di sekolahnya, SMA Negeri 2 Toraja Utara, pada Senin, 26 Agustus 2024, Agatha sudah ditunggu ribuan teman-temannya beserta beberapa siswa […]

  • VIRAL: Seorang Ibu Melahirkan di Jalan karena Terhalang Longsor, Bayinya Meninggal

    VIRAL: Seorang Ibu Melahirkan di Jalan karena Terhalang Longsor, Bayinya Meninggal

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Cerita duka dan kesedihan yang menyayat hati kembali datang dari Kecamatan Simbuang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Sabtu, 11 Mei 2024, seorang ibu hamil bernama Indo’ Almi harus melahirkan bayinya di tengah perjalanan saat dirujuk ke Rumah Sakit di Makale, Tana Toraja. Indo’ Almi adalah warga Lembang (Desa) Puangbembe Mesakada, Kecamatan Simbuang, […]

  • Tim “Kosabangsa” UKI Toraja Bangun Infrastruktur Perkuatan Lereng di Lokasi Rawan Longsor Tallang Sura’

    Tim “Kosabangsa” UKI Toraja Bangun Infrastruktur Perkuatan Lereng di Lokasi Rawan Longsor Tallang Sura’

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Tim pelaksana dari Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) bersama tim pendamping dari Universitas Halu Oleo Kendari membangun infrastruktur perkuatan lereng di Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara. Program yang disebut sebagai Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) itu merupakan hibah program dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) – […]

expand_less