Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Update Kasus Remaja Meninggal Tidak Wajar di Makale, Polres Tana Toraja Tunggu Hasil Autopsi

Update Kasus Remaja Meninggal Tidak Wajar di Makale, Polres Tana Toraja Tunggu Hasil Autopsi

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jenazah Alm. Nelson yang ditemukan gantung diri di Makale. (Foto-Dokumen Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Misteri kasus remaja yang meninggal tidak wajar yang ditemukan gantung diri di Manggasa’ Kelurahan Lamunan Kecamatan Makale Rabu dini hari 12 Maret 2025 lalu belum terpecahkan.

Kematian remaja bernama Nelson warga asal Lembang Bo’ne Buntu Sisong Kecamatan Makale Selatan itu viral di media sosial setelah keluarga memposting beberapa kejanggalan pada jenazah sesaat setelah ditemukan gantung diri.

Postingan tersebut viral dan menjadi atensi publik yang meminta pihak penegak hukum melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Iptu Arlinansius saat itu juga memastikan proses penyelidikan telah dilakukan oleh pihaknya.

Namun hingga hari ini, teka teki penyebab kematian Nelson belum juga terjawab.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Iptu Arlinansius yang dikonfirmasi, Minggu sore 23 Maret 2025 terkait perkembangan kasus kematian Nelson membeberkan sejumlah perkembangan penanganan.

Iptu Arlin mengatakan telah dilakukan autopsi terhadap jenazah Nelson pada Minggu 16 Maret 2025 lalu.

“Kasusnya masih dalam tahap penyelidikan, sudah dilakukan autopsi minggu lalu, dan kita masih menunggu hasilnya dari Tim Forensik” kata Iptu Arlin

Iptu Arlin menjelaskan bahwa sambil menunggu hasil forensik, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi.

Diberitakan sebelumnya, seorang Remaja ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Kematian remaja bernama Nelson tersebut dinilai janggal setelah sejumlah potongan video dibagikan keluarga ke media sosial dan menjadi viral.

Dalam potongan video yang beredar di media sosial, pihak keluarga memperlihatkan beberapa tanda pada jenazah Almarhum Nelson yang diduga adalah akibat tindakan kekerasan.

Selain tanda yang diduga akibat kekerasa, dari dalam mulut jenazah juga keluar darah serta pakaian yang digunakan yang penuh dengan lumpur. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Rantetayo

    Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Rantetayo

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Kepolisian Resor Tana Toraja bergerak mencegah aksi tawuran dua kelompok remaja di Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, Senin, 19 Agustus 2024. Dampak dari reaksi cepat polisi ini, tawuran dua kelompok itu tak terjadi. Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, menyatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya  langsung menurunkan personilnya ke TKP guna […]

  • Korban Penembakan KKB Papua Dimakamkan, Pemerintah Diminta Perhatikan Anak Almarhum

    Korban Penembakan KKB Papua Dimakamkan, Pemerintah Diminta Perhatikan Anak Almarhum

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Setelah disimpan kurang lebih tujuh bulan, jenazah Almarhum Nober Palintin dimakamkan di kampung halamannya, Lembang (Desa) Sa’dan Pebulian, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, Jumat, 6 Januari 2023. Nober Palintin adalah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, pada 11 Mei 2022. Almarhum ditembak saat hendak mengambil pasir di kali. […]

  • Ketua Umum PTI Pertanyakan Sikap Mentan RI, Amran Sulaiman yang Tidak Beri Bantuan Bencana Alam kepada Toraja

    Ketua Umum PTI Pertanyakan Sikap Mentan RI, Amran Sulaiman yang Tidak Beri Bantuan Bencana Alam kepada Toraja

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Ketua Umum Pemuda Toraja Indonesia (PTI), Ayub Pongrekun, menyatakan kekecewaannya atas keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, yang tidak menyertakan kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dalam daftar daerah penerima bantuan pertanian senilai Rp 410 miliar untuk bencana alam di Sulawesi Selatan. Bantuan yang disalurkan kepada tujuh kabupaten di Sulawesi Selatan, […]

  • 19 Anak Terindikasi Stunting di Lembang Palipu’ Terima Makanan Tambahan dan Vitamin

    19 Anak Terindikasi Stunting di Lembang Palipu’ Terima Makanan Tambahan dan Vitamin

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja bersama Pemerintah Lembang Palipu’ salurkan makanan tambahan untuk anak terindikasi Stunting di Lembang Palipu’. Penyerahan makanan tambahan berupa susu dan vitamin untuk anak terindekasih stunting dan ibu hamil d Lembang Palipu’ digelar, Sabtu, 22 Oktober 2022. Selain makanan tambahan, juga diserahkan bantuan bibit tanaman sayur untuk […]

  • UKI Toraja Teken Kerja Sama dengan Perusahan Kopi PT Sulotco Jaya Abadi

    UKI Toraja Teken Kerja Sama dengan Perusahan Kopi PT Sulotco Jaya Abadi

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan perusahaan perkebunan Kopi Arabika, PT Sulotco Jaya Abadi yang beralamat di Kecamatan Bittuang. Penandatangan naskah kerja sama kedua pihak masing-masing diwakili oleh Rektor UKI Toraja, Dr. Oktovianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak., CA dan Pimpinan PT Sulotco Jaya Abadi, […]

  • Selain Geothermal, Ada 2 Perusahaan Swasta yang Sudah Miliki Izin Tambang Timah Hitam di Bittuang

    Selain Geothermal, Ada 2 Perusahaan Swasta yang Sudah Miliki Izin Tambang Timah Hitam di Bittuang

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Ribut-ribut soal eksplorasi energi panas bumi (geothermal) di Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, menyingkap fakta lain yang tak kalah mengkhawatirkan. Ternyata sudah ada dua perusahaan swasta yang mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk menambang timah hitam (galena) dan logam dasar di Bittuang. Hal ini diungkap oleh pengunjuk rasa tergabung dalam Aliansi Toraja Tolak […]

expand_less