Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » UKI Toraja Gelar Aksi Tanam Pohon Peringati Hari Bumi Sedunia, HUT Ke-78 Gereja Toraja Serta Wujudkan Program Hutan Kampus

UKI Toraja Gelar Aksi Tanam Pohon Peringati Hari Bumi Sedunia, HUT Ke-78 Gereja Toraja Serta Wujudkan Program Hutan Kampus

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rektor UKI Toraja bersama Pengurus YPTMK, Wakil Rektor, Dosen, Pegawai dan Mahasiswa UKI Toraja Gelar Penanaman Pohon dalam rangka Memperingati Hari Bumi Sedunia, HUT Ke-78 Gereja Toraja dan Wujudkan Program Hutan Kampus. (Foto: Istimewa).

 


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Civitas Akademika UKI Toraja menggelar kegiatan penanam pohon yang digelar di Lingkungan Kampus 2 UKI Toraja Kakondongan Kelurahan Tallunglipu Kecamatan Tallunglipu Toraja Utara, Selasa 22 April 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UKI Toraja Prof Dr Oktovianus Pasoloran, SE M.Si, Ak.CA dan Pengurus YPTKM, Wakil Rektor, Dosen, Pegawai dan Mahasiswa UKI Toraja.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 April setiap tahunnya dan juga dalam rangka memperingati HUT Gereja Toraja Ke-78.

Rektor UKI Toraja Prof Dr Oktovianus Pasoloran, SE M.Si, Ak.CA mengatakan UKI Toraja yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Gereja Toraja ikut ambil peran dalam peringatan HUT Ke-78 Gereja Toraja ini melalui kegiatan penanaman pohon.

HUT Ke-78 Gereja Tahun ini mengangkat tema “Merawat Bumi Rumah Bersama” dimana rangkaian perayaannya dikemas melalui kegiatan “Festival Hutan Toraja” yang berlangsung mulai Maret sampai Juni 2025 mendatang dengan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari Ibadah dan berbagai kegiatan kampanye menjaga dan memelihara kelestarian hutan.

Selain itu, salah satu program UKI Toraja untuk berkontribusi dalam mencegah perubahan iklim adalah menciptakan hutan kampus sehingga program penanaman pohon ini bagian dari upaya mewujudkan hutan kampus tersebut.

Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran mengatakan program Hutan Kampus dirancang dalam area seluas kurang lebih 1 Hektare di Kampus 2 UKI Toraja dan 5 Hektare untuk lokasi praktek mahasiswa di Mapongka Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Mapongka dipilih berdasarkan aksesibilitas, keberadaan lahan kosong dan potensi untuk transformasi menjadi hutan.

UKI Toraja menyiapkan sekitar 45.000 bibit dengan 7 jenis pohon lokal dan endemik dalam rangka merealisasikan program ini.

Desain Hutan Kampus UKI Toraja menggunakan prinsip desain hutan alami yang mengutamakan keragaman jenis tanaman, tata letak yang menyimulasikan hutan asli serta terintegrasi dengan infrastruktur kampus yang ada.

Jenis tanaman akan melibatkan spesies tanaman lokal dan endemik untuk memastikan adaptasi yang baik dan dukungan bagi ekosistem lokal.

Adapun jenis pohon yang ditanam hari ini adalah jenis pohon Tanjung. Jenis pohon ini memiliki karakteristik rimbun sehingga bisa menaungi dan memberikan kenyamanan dalam lingkungan kampus nantinya.

Untuk memastikan semua civitas akademika ikut berperan dalam program ini, dalam penanaman pohon yang digelar hari ini, setiap Lembaga atau Organisasi mahasiswa yang ada di UKI Toraja ikut ambil peran menanan pohon dan bertanggung jawab terhadap pertumbuhan poho dan memastikan pohon tersebut tumbuh dengan baik. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

  • Buka Musda XIII, Theofilus Sebut Kiprah Muhammadiyah Tidak Diragukan Lagi

    Buka Musda XIII, Theofilus Sebut Kiprah Muhammadiyah Tidak Diragukan Lagi

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung membuka secara langsung Musyawarah Daerah XIII Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Tana Toraja. Pembukaan Musda digelar di Komplek Sasana Budaya Pasar Seni Makale, Sabtu, 27 Mei 2023, sementara pelaksanaan Musda digelar di Hotel Pantan Makale. Dalam sambutannya saat membuka Musda Ke-13 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tana Toraja, […]

  • Serahkan Door Prize ke Panitia, JRM Ajak Warga Ikut Jalan Sehat HUT 58 Partai Golkar

    Serahkan Door Prize ke Panitia, JRM Ajak Warga Ikut Jalan Sehat HUT 58 Partai Golkar

    • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sukses pada HUT ke-57 tahun lalu, Partai Golkar Tana Toraja kembali menggelar Jalan Sehat untuk memperingati hari ulang tahun ke-58 di Makale, Selasa, 18 Oktober 2022 besok. Jalan santai ini dijadwalkan akan mengambil garis start di Plaza Kolam Makal dan finis di Kantor DPD II Partai Golkar Tana Toraja. Panitia menyediakan beragam […]

  • Demo di DPRD, Masyarakat Sa’dan Ulusalu Tegaskan Bahwa Mereka Bukan Perusak Hutan

    Demo di DPRD, Masyarakat Sa’dan Ulusalu Tegaskan Bahwa Mereka Bukan Perusak Hutan

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan masyarakat dari Lembang Ulusalu, Kecamatan Sa’dan melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 31 Mei 2023. Dalam aksi itu, perwakilan masyarakat menegaskan bahwa mereka bukan perambah atau perusak hutan lindung yang ada di wilayah hulu Sungai Sa’dan. “Bahwa pada hari ini, kami ingin mengklarifikasi, ingin mendudukkan persoalan sebagaimana […]

  • Dibangun Gunakan APBD Provinsi, Gubernur Tinjau Pembangunan Jembatan Malango’, Toraja Utara

    Dibangun Gunakan APBD Provinsi, Gubernur Tinjau Pembangunan Jembatan Malango’, Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau proses pembangunan Jembatan Malango’ di Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sabtu, 8 Juli 2023. Pembangunan jembatan, yang direncanakan menjadi “kembar” itu menelan biaya sekitar Rp 6,9 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023. Jembatan ini merupakan salah satu item pembangunan dari keseluruhan pembangunan […]

  • TMMD 121, Personil Kodim 1414 Tana Toraja Bangun Jalan Beton Sepanjang 722 Meter

    TMMD 121, Personil Kodim 1414 Tana Toraja Bangun Jalan Beton Sepanjang 722 Meter

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Komando Distrik Militer (Kodim) 1414 Tana Toraja kembali menggelar kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2024. TMMD ke-121 ini digelar di Kelurahan Tapparan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja. Sebelumnya, Kodim 1414 Tana Toraja juga menggelar TMMD ke-115 di Kelurahan Sandabiliki, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja pada tahun 2022. TMMD ke-121 […]

expand_less