Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Toraja Utara Zona Merah Covid-19?

Toraja Utara Zona Merah Covid-19?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menggelar rapat evaluasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, di ruang rapat lantai 2 Kantor Bupati Toraja Utara, Senin, 19 juli 2021.

Dalam rapat tersebut dibicarakan tentang kondisi penanganan Covid-19 di Kabupaten Toraja Utara, yang menurut Peta Zonasi Resiko Covid-19 di Sulawesi Selatan, sudah berada pada zona merah.

“Tanggal 20 Juni kita masih zona kuning, 4 Juli juga masih zona kuning, tadi malam (18 Juli 2021) ini yang kita dapat,” terang Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, dr Remen Taula’bi, sambil memperlihatkan peta Sulawesi Selatan, yang semuanya sudah berwarna merah.

Warna merah ini jelas mengejutkan, karena sejak wabah virus Corona melanda Indonesia Maret 2020 yang lalu, baru kali ini peta Kabupaten Toraja Utara berwarna merah. Sebelumnya, paling banter sampai di zona kuning.

Dokter Remen kemudian menguraikan beberapa kemungkinan yang menyebabkan peta resiko Toraja Utara berwarna merah. Diantaranya, diantaranya perkembangan kasus positif baru yang terus melonjak setiap hari. Kemudian kelompok umur yang paling banyak terpapar Covid-19 adalah kelompok usia produktif, yakni 18-45 tahun. Berikutnya, ada 6 kasus balita (0-5 tahun) yang terpapar Covid-19.

Selai itu, jika dilihat dari prosentase angka kematian maka Toraja Utara menempati posisi tertinggi secara nasional, dimana jumlah kematian dibanding kasus aktif sebesar 4,74%, lebih tinggi dari prosentase nasional sebesar 2,8%. Hingga 18 Juli 2021, jumlah kasus positif baru sebanyak 228 dan jumlah kematian dari tanggal 1-17 Juli 2021 sebanyak 16 orang. Total kasus positif Covid-19 di Toraja Utara sejak kasus pertama ditemukan pada akhir Mei 2020 sebanyak 927 dengan jumlah kematian secara keseluruhan 44 orang.

Kemudian, angka kesembuhan yang hanya mencapai 70, 6%. Kasus aktif juga juga lebih tinggi dari angka nasional, Toraja Utara 24,5% sedangkan nasional 18,8%.

Lalu, tingkat hunian rumah sakit (bad okupancy rate) 63,3% di RS Pongtiku dan RS Elim 64 %.

Dokter Remen juga menyebut, kasus positif baru paling banyak terjadi di Toraja Utara dalam bulan Juli adakan cluster Rambu Solo’. Cluster ini menyumbang 138 kasus dari 228 kasus baru dalam bulan Juli 2021. “Sisanya adalah cluster rumah tangga dan lainnya,” katanya.

Peta Zonasi Resiko Covid-19 di Sulawesi Selatan per tanggal 18 Juli 2021.

Menanggapi uraian Ketua Satgas Covid-19 ini, Bupati Toraja Utara, Yohanis Basang menekankan pentingnya peningkatan vaksinasi kepada masyarakat hingga tercapai target minimal 70 % dari popilasi penduduk Toraja Utara yang saat ini berada di kisaran 197 ribu jiwa.

“Saat ini, vaskinasi baru terealisasi kurang lebih 17% atau sekitar 37 ribu jiwa. Untuk Vaksinasi dosis pertama baru terlayani 25,924% dan dosis kedua baru terlayani 8,3 %. Kita mesti percepat pelaksanaan vaskinasi ini,” ujar Bassang. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabup Nomor Urut 1, Dedy Palimbong Dinilai Berhasil Turunkan Angka Stunting di Toraja Utara

    Cabup Nomor Urut 1, Dedy Palimbong Dinilai Berhasil Turunkan Angka Stunting di Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Masalah stunting menjadi salah satu pembahasan dalam debat pertama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, yang digelar KPU Kabupaten Toraja Utara di Hotel Misiliana, Senin, 4 November 2024. Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat […]

  • Silaturahmi dengan Anggota Dewan Dikaitkan dengan Sabung Ayam, Kapolres: Itu Fitnah, Kita akan Cari Pelaku!

    Silaturahmi dengan Anggota Dewan Dikaitkan dengan Sabung Ayam, Kapolres: Itu Fitnah, Kita akan Cari Pelaku!

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kapolres Tana Toraja AKBP Juara Silalahi mengaku kecewa karena acara silaturahminya dengan anggota DPRD Sulsel, John Rende Mangontan (JRM) dikaitkan dengan judi sabung ayam. Tudingan tersebut dihembuskan melalui postingan akun palsu bernama Haleluya di Group Facebook Forum Politik Toraja Facebookers Mania (FPTFM), Jumat, 4 Maret 2022. Kepada awak media, Jumat, 4 Maret […]

  • APBD Minim Karena Refocusing, Pemkab Toraja Utara Loby Pemerintah Pusat

    APBD Minim Karena Refocusing, Pemkab Toraja Utara Loby Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Toraja Utara meloby pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk membiayai program-program pembangunan tahun 2021 dan 2022. Dalam upaya meloby pemerintah pusat, Kamis, 9 September 2021, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong beserta Wakil Ketua dan sejumlah anggota DPRD Toraja Utara bertemu dengan […]

  • Menjaga Tongkonan Adalah Tanggung Jawab Sosial Seluruh Masyarakat Toraja

    Menjaga Tongkonan Adalah Tanggung Jawab Sosial Seluruh Masyarakat Toraja

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Joni Matalangi* “Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa dan peradaban, hancurkan buku-bukunya; maka pastilah bangsa itu akan musnah.” ― Milan Kundera Pada gerbang sebuah Universitas di Afrika Selatan terpampang sebuah pesan berikut yang perlu direnungkan: “Untuk menghancurkan sebuah bangsa tidak perlu menggunakan bom atom atau rudal jarak jauh, cukup hancurkan pendidikannya dan membiarkan kecurangan terjadi […]

  • Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rospita Napa, istri mantan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tidak mendapat jabatan atau non job. Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini tidak ikut dilantik atau dikukuhkan pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Senin, 6 Februari 2023. Rospita Napa Biringkanae […]

  • PkM UKI Toraja Gelar Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan LKS Berbasis Digital di Kecamatan Makale

    PkM UKI Toraja Gelar Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan LKS Berbasis Digital di Kecamatan Makale

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebagai bagian dari komitmen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan edupreneurship para guru honorer SD di Kecamatan Makale, Tana Toraja. Program berjudul “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Digital untuk Meningkatkan […]

expand_less