Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Toraja Open Road Race 2024 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Toraja Open Road Race 2024 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Kejuaraan terbuka balap motor bertajuk “Toraja Open Road Race 2024” yang digagas oleh Jet-Z Otomotif Club secara resmi telah selesai, Minggu, 12 Mei 2024.

Event yang dilaksanakan di Sirkuit Eks Bandara Pongtiku selama dua hari, Sabtu – Minggu (11-12 Mei 2024) dihadiri sekitar 300 peserta dan ribuan penonton dari berbagai daerah di Sulsel maupun dari luar Sulsel.

Dibuka oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg didampingi Kapolres Tana, AKBP Malpa Malacoppo, Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol ARM Bani Kelana Sepang, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Zadrak Tombeq berharap dengan kegiatan seperti ini bisa menghasilkan rider Toraja yang bisa berkompetisi di tingkat nasional nantinya.

“Dengan event seperti ini saya berharap kita suda harus panen artinya kita bisa melahirkan yang bisa berkompetisi di tingkat nasional nantinya, bukan tingkat local,” ujar Zadrak Tombeq.

Lanjut Zadraq Tombeq juga menyebut salah satu cara mendatangkan wisatawan ke Toraja adalah menghadirkan Sport Tourism seperti yang digelar kali ini.

Selain itu, selaku Pimpinan Lomba Toraja Open Road Race 2024, Sakti Wijaya juga berharap dengan event seperti ini nantinya bisa melahirkan atlet-atlet yang dapat bersaing di kancah nasional.

“Kami berharap kedepannya semoga otomotif di Toraja dapat melahirkan atlet-atlet yang dapat bersaing di kancah nasional,” pungkas Sakti Wijaya.

Untuk diketahui sejak tahun 2010, event ini vakum karena berbagai alasan dan sekarang Toraja Open Road Race 2024 berhasil dilaksanakan atas kerja sama dan kalaborasi antara Jet-Z Otomotif Club dengan IMI, Pemkab Tana Toraja, Polres Tana Toraja, dan Kodim 1414 Toraja.

Dari 19 kategori yang dipertandingkan dalam 5 kelas, keluar sebagai juara umum Toraja Open Road Race 2024 yakni M. Mazrurar Ay dari Enrekang tim Bocah Stress sebagai juara umum Kategori Open dan Sanrego Randy sebagai juara umum Kategori Lokal.

Penulis: Indra
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk Pertama Kalinya, Hari Tari Sedunia Dirayakan Secara Akbar di Toraja

    Untuk Pertama Kalinya, Hari Tari Sedunia Dirayakan Secara Akbar di Toraja

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hari Tari Dunia (World Dance Day) yang jatuh pada tanggal 29 April setiap tahun, diperingati oleh masyarakat dunia untuk merayakan tarian, bersenang-senang dalam universalitas bentuk seni yang melintasi semua hambatan politik, budaya, dan etnis. Kegiatan ini juga menyatukan masyarakat dunia dengan bahasa yang universal yaitu tarian. Hari Tari Sedunia ini mungkin kurang […]

  • Eksekusi Fisik Tongkonan Ka’pun di Kurra Tak Terlaksana Hari Ini

    Eksekusi Fisik Tongkonan Ka’pun di Kurra Tak Terlaksana Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Arsyad/Monic
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KURRA — Eksekusi fisik terhadap objek perkara Tongkonan Ka’pun di Kelurahan Rante Kurra, Kecamatan Kurra, Kabupaten Tana Toraja, tidak terlaksana. Ekesekusi Tongkonan Ka’pun sedianya dilaksanakan pada hari ini, Kamis, 4 Desember 2025. Belum diketahui penyebab tidak terlaksananya eksekusi fisik tersebut. Sejumlah pihak yang coba dikonfirmasi KAREBA TORAJA, tidak memberikan jawaban yang pasti. Panitera Pengadilan […]

  • 5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

    5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 5 truk bantuan kemanusiaan dari Polres Tana Toraja dan masyarakat Tana Toraja diberangkatkan ke lokasi gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Kamis, 21 Januari 2021. Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, melepas rombongan personil dan kendaraan yang membawa bantuan kemanusiaan ke Sulbar di depan Pos Lantas Kolam Makale. Adapun […]

  • Yosia Rinto Kadang Kembali Pimpin Federasi Arung Jeram Indonesia Toraja Utara

    Yosia Rinto Kadang Kembali Pimpin Federasi Arung Jeram Indonesia Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski tidak lagi menjabat sebagai Wakil Bupati Toraja Utara, namun Yosia Rinto Kadang, masih dipercaya anggota Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Toraja Utara memimpin organisasi FAJI Toraja Utara. Terpilihnya kembali Yosia Rinto Kadang untuk ke dua kalinya ini sesuai hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab)  Federasi Arum Jeram Indonesia (FAJI) Toraja Utara digelar di […]

  • FOTO: Cerita Dibalik Viralnya Dekorasi Natal ala Eropa di Wisma Tanabua Rantepao

    FOTO: Cerita Dibalik Viralnya Dekorasi Natal ala Eropa di Wisma Tanabua Rantepao

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wisma Tanabua yang terletak di Jalan Diponegoro (biasa disebut Jalan Palopo) Rantepao tiba-tiba viral di media sosial. Sebabnya, dekorasi Natal di wisma ini menyerupai atau hampir sama dengan nuansa Eropa. Dalam beberapa hari terakhir, jagat maya Toraja dihebohkan dengan postingan-postingan netizen tentang hiasan atau dekorasi Natal di sebuah bangunan di Rantepao, dengan […]

  • OPINI: Waspada La Nina Peningkatan Curah Hujan di Toraja

    OPINI: Waspada La Nina Peningkatan Curah Hujan di Toraja

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Diar Aofany* El Nino dan La Nina adalah dampak alami dari sistem iklim global. Keduanya terjadi ketika Samudra Pasifik dan atmosfer di lingkungan tersebut berubah dari keadaan netral selama beberapa musim. El Nino dikaitkan dengan pemanasan Pasifik tropis tengah dan timur, sedangkan La Nina adalah kebalikannya, terjadinya pendinginan berkelanjutan di daerah yang sama dengan […]

expand_less