Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Toraja Coffee Festival Diharap Jadi Event Tahunan Wisata dan Ekonomi

Toraja Coffee Festival Diharap Jadi Event Tahunan Wisata dan Ekonomi

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Toraja Coffe Festival (TCF) kembali digelar di Alun-alun dan Art Centre Rantepao, Toraja Utara, 19-20 September 2025. Ini merupakan gelaran kedua. Masyarakat Sadar Wisata (Masata) sebagai penyelenggara berharap event bisa menjadi kalender tetap tahunan di Toraja Utara.

Tujuannya, selain untuk menambah atraksi wisata, juga menggairahkan minat petani untuk menanam kopi. Juga untuk mengajak generasi muda Toraja menekuni produk kopi, yang selama ini sudah menjadi brand kebanggaan Toraja. Namun dalam kenyataan, produksi kopi dari tahun ke tahun semakin menurun.

Event ini juga diharapkan menjadi salah satu tempat pertemuan antara petani, pedagang, pengrajin, maupun buyer, yang pada akhirnya meningkatkan kehidupan ekonomi petani kopi serta pengrajin kopi.

Harapan itu diungkapkan Ketua Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Toraja Utara, Damayanti Batti saat memberi sambutan pada pembukaan evet Toraja Coffee Festival (TCF) gelaran kedua di Art Centre Rantepao, Jumat, 19 September 2025.

“Kami harap event ini bisa dinikmati oleh masyarakat Toraja Utara. Juga berharap agar TCF ini bisa menjadi event tahunan serta dapat berlangsung terus sepanjang masa,” ungkap Damayanti.

Damayanti menyatakan, event yang dikelola MASATA ini akan diserahkan penuh kepada Pemkab Toraja Utara untuk ditindaklanjuti dan ditingkatkan. Selain TFC, event lain yang selama ini dikelola oleh Masata, seperti Hari Tari Dunia, Toraja Highland Festival, Toraja Light Festival, juga akan diserahkan kepada Pemda Toraja Utara.

Tahun ini, TCF masih mengangkat tema yang sama dengan TCF pertama pada tahun 2023, yaitu “Make Toraja Coffee Great Again” dengan jargon “Kopi Toraja Andalan”  yang menegaskan komitmen untuk menjadikan kopi Toraja sebagai identitas, kebanggaan dan daya saing global.

Kegiatan TCF gelaran kedua tahun 2025 berfokus pada peningkatan kompetensi para penggiat kopi dari hulu ke hilir melalui kegiatan Workshop & Talkshow, Kompetisi Barista, Public Cupping Kopi Toraja, Pameran Kopi Toraja, serta pendukung lainnya seperti Trail Run Toraja Coffee Festival serta UMKM dan Culinary Expo.

Ada sekitar 100 lebih penggiat kopi, UMKM, dan kuliner yang hadir menyajikan produk andalan masing-masing khususnya kopi Toraja yang diolah sendiri. Lalu, ada sekitar 60 orang barista dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan akan berkompetisi menyajikan seduhan kopi Toraja terbaik menghadirkan 12 juri Nasional berasal dari Banjarmasin, Makassar, Jakarta, dan Toraja serta  judge koordinatornya adalah Bapak John Cendra dari Kopi Ujung Makassar dan dalam event  TCF 2025 sebanyak 150 peserta akan mengikuti kegiatan Trail Run berlari menjelajahi keindahan alam Toraja Utara.

Pembukaan Kegiatan Toraja Coffe Festival Tahun 2025 dihadiri Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, S.I.K., S.H., M.Si, Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal S.H., M.I.P, Sekretaris Daerah Toraja Utara, Salvius Pasang, S.P., M.P, Ketua DPC Masyarakat Sadar Wisata (MASATA), Ny. Damayanti B. Palimbong, S. IP.,MA, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Para Kepala OPD, Ketua DWP Kabupaten Toraja Utara, Ny. Mari Patintingan, S.P serta stakeholder terkait lainnya, Jumat 19 September 2025.

Bupati Toraja Utara, Frederik V. Palimbong, menyambut baik rencana Masata yang akan menyerahkan beberapa event kepada Pemda Toraja Utara.

Dedy, sapaan akrab Frederik Victor Palimbong, juga setuju jika event Toraja Coffee Festival ini dijadikan kalender tetap pariwisata dan ekonomi Toraja Utara.

“Semoga event ini dapat memberi nilai tambah, membuat produk itu lebih unggul dan prosesnya lebih advance baik dari proses packaging, bahkan sampai pemasaran, semua harus berpikir lebih ke depan, terutama dalam mengisi peluang-peluang pasar yang ada Indonesia, maupun di luar negeri,” kata Dedy.

Dedy berharap agar dimasa kepemimpinannya bersama Andrew Silambi, Kopi Toraja bisa “great again”.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Toraja Utara, Salvius Pasang, menyatakan event Toraja Coffee Festival merupakan salah satu bagian dari promosi wisata di Toraja.

“Minum kopi pasti ingat Toraja, oleh karena itu kita berharap semua yang terlibat dalam event Toraja Coffe Festival mendukung penuh kegiatan ini, hari ini dan selanjutnya,” ungkap Salvius. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan Pemuda di Tikala, Toraja Utara

    Polisi Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan Pemuda di Tikala, Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Satreskrim Polres Toraja mengusut dan mengejar terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang pemuda asal Kayurame, Kecamatan Tikala, yang terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026 dinihari. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Toraja Utara, IPTU Ruxon, yang dikonfirmasi Kareba-Toraja.com, Minggu, 19 Juli 20206 siang mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengungkapan kasus dugaan pembunuhan […]

  • Sengketa Lapangan Gembira/Pacuan Kuda Rantepao Memasuki Babak Baru

    Sengketa Lapangan Gembira/Pacuan Kuda Rantepao Memasuki Babak Baru

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pada 16 Desember 2020, Mahkamah Agung RI menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Bupati Toraja Utara dalam kasus sengketa Lapangan Gembira (Lapangan Pacuan Kuda) Rantepao, Toraja Utara. Penolakan Mahkamah Agung ini tertuang dalam keputusan nomor K 911 PK/Pdt/2020 tanggal 16 Desember 2020. Itu perjuangan terakhir pemerintah Kabupaten Toraja Utara mempertahankan tanah Lapangan Gembira/Pacuan Kuda […]

  • 13 Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja

    13 Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melaksanakan pencanangan vaksinasi Covid-19 bertempat di Rumah Jabatan Bupati Tana Toraja, Makale, Senin, 1 Februari 2021. Sebanyak 13 nama menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 jenis Sinovac dalam pencanangan tersebut. 13 nama masing-masing secara berurutan menerima suntik vaksin, yakni Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia […]

  • Tidak Ada Kasus Covid-19 Baru, Pemerintah Longgarkan Kegiatan Rambu Solo’ dan Rambu Tuka

    Tidak Ada Kasus Covid-19 Baru, Pemerintah Longgarkan Kegiatan Rambu Solo’ dan Rambu Tuka

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memberikan kelonggaran atau dispensasi terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti Rambu Solo’ dan Rambu Tuka, sejak 1 Maret 2021. Sebelumnya, selama bulan Februari 2021, kegiatan sosial kemasyarakat, seperti Rambu Solo’ dan Rambu Tuka, dan kegiatan yang menimbulkan keramaian lainnya, tidak diizinkan. Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, melalui Surat Edaran […]

  • Publik Buka Kembali Kasus Hilangnya Stoner, Warga Sa’dan Malimbong, DPRD dan Stakeholder Terkait Diminta Bersikap

    Publik Buka Kembali Kasus Hilangnya Stoner, Warga Sa’dan Malimbong, DPRD dan Stakeholder Terkait Diminta Bersikap

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Stoner Semmen (kiri) dan Ketua Pemuda Toraja Indonesia (PTI) Provinsi Papua Barat, Patrix Barumbun Tandirerung (Kana). (Foto: istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tiga setengah tahun berlalu, misteri hilangnya Stoner masih belum terpecahkan dan keluarga terus berharap dan menanti ada titik terang. Beberapa hari terakhir, Kasus yang sempat menyita perhatian warga Toraja Utara itu kembali menjadi […]

  • Curi Motor di Lokasi Kedukaan, Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    Curi Motor di Lokasi Kedukaan, Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN SULOARA — Kasus pencurian kendaraan bermotor, terutama roda dua atau sepeda motor terus terjadi di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Berkali-kali polisi menangkap para pelakunya, namun, kasus baru juga terus terjadi. Terkini, pada Selasa, 16 Juli 2026, Tim Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara kembali menangkap 2 orang pemuda dari Tikala dan Sesean Suloara. Dua […]

expand_less