Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Seleksi Guru PPPK Toraja Utara; Hanya 36 Orang yang Lolos Passing Grade dari 1.180 Peserta Seleksi

Seleksi Guru PPPK Toraja Utara; Hanya 36 Orang yang Lolos Passing Grade dari 1.180 Peserta Seleksi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hasil seleksi kompetensi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Toraja Utara tahun 2021, sangat tidak memuaskan.

Dari 1.180 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 36 orang yang memenuhi passing grade atau hanya 3,05% persen peserta yang dinyatakan lulus.

Untuk diketahui, ada 1.211 orang guru honorer yang mendaftar untuk menjadi PPPK. Dari jumlah itu, sebanyak 1.180 orang mengikuti seleksi yang berlangsung selama kurang lebih dua pekan, dari tanggal 3-6 September 2021.

Sementara kuota yang disediakan pemerintah pusat untuk guru PPPK di Kabupaten Toraja Utara sebanyak 1.094 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara, Yermia T. Marewa mengakui rendahnya prosentase pencapaian passing grade peserta seleksi guru PPPK terjadi secara nasional, bukan hanya di Toraja Utara saja.

“Secara nasional kasusnya sama. Hampir di semua daerah mengalami hal itu, bukan hanya Toraja Utara saja,” kata Yermia saat dikonfirmasi kareba-toraja.com, Senin, 27 September 2021.

Dia mengatakan, ada hal yang diduga menjadi beberapa penyebab sehingga banyak peserta yang tidak bisa mencapai passing grade. Pertama, passing grade yang ditetapkan dari pusat terlalu tinggi. Kemudian, soal tesnya juga susah.

“Bayangkan orang sudah lama mengabdi, sudah tua-tua, dikasi soal susah begitu, pasti banyak yang tidak lolos,” terang Yermia.

Dia menyebut, pasca pelaksanaan seleksi beberapa waktu lalu, pihaknya sudah bersama para Kepala Dinas Pendidikan se Sulawesi Selatan sudah membicarakan hal itu, serta mencari solusinya. Mereka juga sepakat untuk menyampaikan keluhan ini ke Kementerian Pendidikan dan KemenPAN RB.

“Kami sudah bicarakan dengan teman-teman Kadis se Sulsel dan hasilnya sudah disampaikan ke Pak Menteri Pendidikan dan Menteri PAN-RB,” urai Yermia.

Salah satu permintaan para Kadis itu, kata Yermia, adalah penurunan angka passing grade dan bagi guru honorer yang sudah mengabdi minimal tujuh tahun agar dipermuda penerimaannya menjadi PPPK. (*)

Penulis: Papa Rey/Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendak Curi Sepeda Motor, Tiga Pemuda Ini Ditangkap Tim Resmob Polres Toraja Utara

    Hendak Curi Sepeda Motor, Tiga Pemuda Ini Ditangkap Tim Resmob Polres Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Belum hilang dari ingatan peristiwa pencurian enam unit sepeda motor yang dilakukan oleh 5 orang remaja di Rantepao, Toraja Utara, Mei 2022 yang lalu. Polisi menangkap kelima remaja ini di Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao. Pada Minggu, 7 Agustus 2022, Tim Resmob Polres Toraja Utara kembali menangkap tiga orang pemuda di Jalan […]

  • BREAKING NEWS: Presiden Jokowi Tiba di Bandara Toraja

    BREAKING NEWS: Presiden Jokowi Tiba di Bandara Toraja

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Untu kedua kalinya, Presiden Joko Widodo menginjakkan kakinya di Tondok Lepongan Bulan Tana Matari’ Allo, Tana Toraja. Presiden Republik Indonesia itu tiba di Bandara Toraja, yang akan diresmikannya, pada pukul 11.05 Wita. Presiden Jokowi dan rombongan menggunakan pesawat Garuda Indonesia ATR 72-600. Presiden mengenakan jaket warna orange disambut tarian adat Toraja. Presiden […]

  • Lagi, Warga Temukan Ular Pyton Berukuran Besar di Tandung La’bo’, Toraja Utara

    Lagi, Warga Temukan Ular Pyton Berukuran Besar di Tandung La’bo’, Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Warga Lembang (Desa) Tandung La’bo’, Kecamatan Sanggalangi’, Toraja Utara kembali menemukan seekor ular Sanca berukuran besar, yang diduga jenis Python Molurus (dilihat dari corak warna kulit), Kamis, 8 April 2021. Sebelumnya, warga Dusun To’batu, Lembang Tandung La’bo’ juga pernah menangkap seekor ular pyton berukuran enam meter pada Kamis, 25 Maret 2021. Bedanya, […]

  • Resmi Dikukuhkan, Amson Padolo Penjabat Sementara Bupati Toraja Utara

    Resmi Dikukuhkan, Amson Padolo Penjabat Sementara Bupati Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan, Amson Padolo kembali dikukuhkan menjadi Penjabat sementara (Pjs) Bupati Toraja Utara. Amson Padolo yang juga putra Toraja itu dikukuhkan bersama tiga orang Pjs Bupati lainnya di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan (rujab) Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Selasa, 24 September 2024. Penjabat […]

  • Bawa Anak Dibawah Umur untuk Dipekerjakan di Club Malam, 2 Wanita Ini Ditangkap

    Bawa Anak Dibawah Umur untuk Dipekerjakan di Club Malam, 2 Wanita Ini Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —Jajaran Kepolisian Resor Tana Toraja berhasil mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan anak dibawah umur. Tiga gadis dibawah umur asal Tana Toraja direkrut oleh pelaku dan dibawa ke Luwu Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah untuk dipekerjakan di Club Malam pada salah satu hotel di kota itu. Wakapolres Tana Toraja, Kompol Yacob Lobo […]

  • Pemkab Siapkan Rp 8 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jembatan Kembar Malango’

    Pemkab Siapkan Rp 8 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jembatan Kembar Malango’

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar dalam APBD tahun 2022 untuk membebaskan tanah di sekitar jembatan Malango’ guna pembangunan jembatan kembar. “Iya, kita sudah anggarkan di APBD 2022 dan sudah disetujui DPRD. Kalau jumlah persisnya saya lupa, tapi sudah kita alokasikan,” ungkap Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat […]

expand_less