Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » TLF 2025: Menjadikan Natal Sebagai Rahmat dan Kasih Allah untuk Semua Orang

TLF 2025: Menjadikan Natal Sebagai Rahmat dan Kasih Allah untuk Semua Orang

  • account_circle Indra
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Event tahunan, Toraja Light Festival (TLF) atau Festival Pohon dan Lampu Natal tahun 2025 resmi dimulai, Senin, 22 Desember 2025. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Ketua DPRD Toraja Utara, Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Kapolres Toraja Utara, dan Dandim 1414 Tana Toraja.

Tahun ini, event ketiga kalinya ini digelar di dua lokasi, masing-masing halaman Gereja Toraja Jemaat Rantepao dan Tongkonan Sangulele, serta Alun-alun Kota Rantepao.

Pada acara pembukaan, diawali dengan pementasan tari Balet dari Sekolah Tari Komunitas Gellu Toraya. Kemudian dilanjutkan dengan sejumlah acara lainnya.

Selain BPS Gereja Toraja sebagai penggagas, gelaran TLF tahun ini juga bekerjasama dengan Pemkab Toraja Utara serta Pemkab Tana Toraja.

Saat ini, puluhan pohon Natal yang dihiasi lampu dan ornament Natal lainnya berjejer rapih di halaman Gereja Toraja Jemaat Rantepao dan Tongkonan Sangulele, serta Alun-alun Kota Rantepao. Untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaksanakan di Alun-alun Kota Rantepao. Sedangkan untuk kategori gereja dan umum dilaksanakan di halaman Gereja Toraja Jemaat Rantepao.

Ketua Umum Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, Pdt. DR. Alfred Anggui, M.Th menyatakan tujuan awal festival pohon dan lampu Natal ini adalah agar suasana Natal di Toraja lebih terasa. Dan pada gelaran ketiga tahun ini, pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja ikut mendukung.

“Di Toraja Utara, Pemda juga laksanakan di Alun-alun ya, kemudian di Tana Toraja juga ada event yang sama,” tutur Pdt. Alfred.

Tapi, lebih dari itu, lanjut Pdt. Alfred, event ini dibuat untuk memperlihatkan bahwa Natal itu sebenarnya rahmat dan kasih Allah untuk semua orang.

“Kita bisa lihat sekarang kan, di event ini semua lintas agama ikut serta. Yang buat pohon Natal juga lintas agama. Kemudian tadi, di pembukaan, ada juga group qasidah yang ikut ambil bagian,” terang Pdt. Alfred.

“Jadi, betul-betul mau memperlihatkan bahwa Natal itu adalah rahmat dan kasih Allah untuk semua orang,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara itu, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menyambut gembira kolaborasi antara Gereja Toraja dengan Pemkab Toraja Utara dalam gelaran event Toraja Light Festival (TLF) yang ketiga, tahun 2025.

“Ini luar biasa, bukan saja hanya untuk menyambut Natal dan Tahun Baru, tapi kita juga menyenangkan masyarakat. Serta menyambut tamu-tamu kita dari luar, termasuk keluarga kita dari perantauan,” kata Dedy, sapaan Frederik Victor Palimbong.

Dia juga menyebut, event ini bisa mengundang banyak wisatawan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Saya minta kepada semua masyarakat Toraja Utara untuk mendukung Toraja Light Festival serta merayakan Natal dengan penuh sukacita,” pungkas Dedy. (*)

  • Penulis: Indra
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah. “Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan […]

  • Pemda dan DPRD Tana Toraja Sepakati Rancangan KUA PPAS 2026 Sebesar Rp1,081 Triliun

    Pemda dan DPRD Tana Toraja Sepakati Rancangan KUA PPAS 2026 Sebesar Rp1,081 Triliun

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penandatanganan Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD Tana Toraja terhadap Rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2026. (Foto: Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —  Pemerintah Kabupaten Tana Toraja bersama DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2026 sebesar Rp1,081 Triliun atau Rp1.081.422. 789.000,00. Dalam KUA PPAS 2026 itu terdiri dari pendapatan […]

  • 13 Tahun Menunggu, PWI Toraja Akhirnya Terbentuk

    13 Tahun Menunggu, PWI Toraja Akhirnya Terbentuk

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah menunggu 13 tahun lamanya, organisasi wartawan tertua di Indonesia Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), akhirnya resmi terbentuk di Toraja. Terbentuknya PWI Toraja ditandai dengan diselenggarakannya Konferensi pertama PWI Toraja yang digelar Senin, 27 November 2023 di Aula Rumah Makan Ayam Penyet Rantepao, Toraja Utara. PWI Toraja menjadi salah satu organisasi wartawan di […]

  • FKIP UKI Toraja Laksanakan Penguatan Bahasa Toraja bagi Pelaku Industri Kreatif

    FKIP UKI Toraja Laksanakan Penguatan Bahasa Toraja bagi Pelaku Industri Kreatif

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bahasa Toraja adalah identitas suku Toraja. Bahasa ini mesti dilestarikan dan dijaga. Salah satu cara untuk melestarikan, juga mempopulerkan bahasa Toraja adalah melalui industri kreatif. Industri kreatif adalah industri yang memanfaatkan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Contoh produk industri […]

  • 1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Kebakaran hebat terjadi di Dusun Tanete Pa’bosok, Lembang Buntu Batu, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Jumat, 20 Agustus 2021. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita itu menghanguskan satu unit rumah adat Toraja, Tongkonan dan satu unit rumah panggung milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun harta benda yang […]

  • Antisipasi Cuaca Ekstrim, PPGT Gereja Toraja Bentuk Tim Siaga Bencana

    Antisipasi Cuaca Ekstrim, PPGT Gereja Toraja Bentuk Tim Siaga Bencana

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 75 anggota Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) yang merupakan perwakilan wilayah Gereja Toraja dikukuhkan sebagai anggota Siaga Bencana PPGT. 75 anggota Siaga Bencana PPGT Gereja Toraja ini dikukuhkan langsung oleh Ketua BASARNAS Sulawesi Selatan, Junaidi, di Gedung PSP Tangmentoe, Minggu, 11 April 2021. 75 Anggota Siaga Bencana PPGT Gereja Toraja dikukuhkan […]

expand_less