Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Sosialisasi Perda, JRM: Pemuda Toraja Mesti Siap Menyongsong Ibu Kota Baru di Kaltim

Sosialisasi Perda, JRM: Pemuda Toraja Mesti Siap Menyongsong Ibu Kota Baru di Kaltim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Des 2020
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, TANA TORAJA —  Pemuda adalah ujung tombak dalam pembangunan. Namun, dalam praktek pemuda belum banyak diberi ruang untuk mengembangkan kreatifitas maupun pengembangan dirinya.

“Presiden kita sudah merangkul kaum milenial dalam mengambil kebijakan pembanguan, kenapa kita tidak? Kita mesti merangkul dan melibatkan serta memberi ruang yang besar kepada kaum muda untuk mengembangkan kreatifitasnya,” tutur Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan, saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah Sulsel Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan di Objek Wisata Pango-Pango, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja, Sabtu, 5 Desember 2020.

Toraja, kata JRM, begitu John Rende Mangontan disapa, merupakan daerah tujuan wisata, sehingga peran sangat-sangat penting dalam mendukung hal itu. “Sekali lagi, ruang kreativitas anak muda harus dibuka lebar dalam menunjang pengembangan pariwisata,” katanya.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan jika kita tidak merangkul dan memberi ruang kepada pemuda, pasti mereka akan banyak membuang waktunya ke hal-hal yang negatif. “Tapi bila kita rangkul, saya yakin akan memberikan dampak positif dalam pembangunan karena pemuda akan mengembangkan bakatnya,” terangnya.

Menurut JRM, ada banyak cara merangkul pemuda, misalnya dalam Karang Taruna, KNPI, dan pendidikan informal. “Wadah inilah tempat mengarahkan dan melatih bakat dari kepemudaan namun sampai sekarang masih kurang banyak yang terpanggil. Menurut saya, kadang pemerintah hanya memperhatikan dalam sisi pelatihan saja sehingga pemudah belum optimal terpanggil karena tidak kelihatan market atau keuntungan,” urainya.

Dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018, lanjut JRM, ditekankan bahwa pemuda itu tidak hanya dirangkul dan dididik dalam pengembangan bakat tapi juga dalam menyediakan wadah permodalan dan pasarnya hasil karya kepemudaan.

“Dengan cara ini maka saya yakin pemikiran dan kelakuan negatif bisa kita tekan sedemikian dan dampak positif lebih menonjol sehingga bisa memberi kontribusi dalam pembanguan daerah, menunjang kepariwisataan, serta membuka lapangan kerja,” tegas JRM.

JRM menegaskan mulai sekarang, pemerintah harus merangkul pemuda dalam menunjang pariwisata. “Sehingga Toraja benar-benar bisa jadi daerah tujuan wisata ke depan, apalagi dengan adanya keputusan Presiden yang menetapkan ibukota negara yang baru di Kaltim. Jarak Kaltim dan Toraja sangat dekat. Ditunjang iklim dan budaya yang dimiliki Toraja sehingga tidak menutup kemungkinan Toraja bisa jadi penyangga ibukota negara ke depan,” tutupnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Panitia Natal Nasional Serahkan Bantuan 60 Ribu Bibit Ikan dan 500 Paket Sembako di Toraja

    Ketua Panitia Natal Nasional Serahkan Bantuan 60 Ribu Bibit Ikan dan 500 Paket Sembako di Toraja

    • calendar_month Jum, 17 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Panitia Natal Nasional 2021 yang juga Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga mengunjungi Toraja, Jumat, 17 Desember 2021. Tiba di Toraja, Jerry Sambuaga didampingi Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong langsung mengunjungi Tongkonan Sangullele Kantor Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja dan diterima langsung oleh […]

  • Pemprov Sulsel Beri Bantuan Rp 20 Miliar untuk Pengembangan Objek Wisata Ollon

    Pemprov Sulsel Beri Bantuan Rp 20 Miliar untuk Pengembangan Objek Wisata Ollon

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan keuangan sebesar Rp 20 miliar untuk pengembangan objek wisata Ollon, di Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja. Bantuan keuangan ini disampaikan Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman pada puncak acara peringatan Hari Jadi Toraja ke 774 dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tana Toraja ke 64 di Gedung […]

  • 600-an Warga Sangalla’ Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    600-an Warga Sangalla’ Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT

    • calendar_month Ming, 27 Agu 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Tim Kesehatan (Timkes) Panitia Yubileum 85 Tahun Baptis Petama Katolik di Toraja (BPKT) kembali menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis di halaman gereja Katolik, Paroki Kristus Imam Agung Abadi Sangalla’, Tana Toraja, Minggu, 27 Agustus 2023. Sebanyak 648 orang warga, baik umat Katolik maupun umat beragama lain, mendapat berbagai layanan kesehatan […]

  • Bantuan Kloter Pertama dari Crisis Centre BPS Gereja Toraja Sudah Diangkut ke Mamuju

    Bantuan Kloter Pertama dari Crisis Centre BPS Gereja Toraja Sudah Diangkut ke Mamuju

    • calendar_month Sab, 16 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja melalaui Crisis Center Posko Peduli Sulawesi Barat mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para korban gempa magnitude 6,2 SR yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, 15 Januari 2021 yang lalu. Penyaluran bantuan tahap pertama ini diberangkatkan dari Posko Peduli Sulawesi Barat di Halaman Kantor BPS Gereja […]

  • Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan di Tepi Sungai Masuppu

    Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan di Tepi Sungai Masuppu

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA — Sesosok mayat pria paruh baya ditemukan di tepi Sungai Massapu, Lembang Ratte, Kecamatan Masanda, Tana Toraja, Selasa, 20 April 2021. Setelah dievakuasi warga dan Babinsa Lembang Ratte, mayat lelaki itu dikenali sebagai Belo, 56 tahun, warga Dusun Penanian, Lembang Rantte, Kecamatan Masanda, Tana Toraja. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, menyebutkan pada Senin, 19 […]

  • Zadrak: Hati-hati Dalam Penentuan Status Stunting Anak, Bisa Beresiko Hukum

    Zadrak: Hati-hati Dalam Penentuan Status Stunting Anak, Bisa Beresiko Hukum

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg mewarning petugas kesehatan di Tana Toraja agar berhati-hati dalam menentukan status stunting. “Dalam penentuan status stunting itu hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis anak, ini sesuai arahan Presiden Jokowi,” tegas dr. Zadrak Tombeg saat membuka kegiatan identifikasi kasus stunting tingkat kabupaten Tana Toraja, Rabu 28 September […]

expand_less