Setelah Teknik Sipil, Teknik Elektro UKI Toraja Juga Dapat Akreditasi BAN-PT
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 11 Agu 2021

Surat Keputusan Akreditasi Prodi Teknik Elektro dan Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja dari BAN-PT
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kemelut status Akreditasi dua Program Studi di Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, yakni Teknik Sipil dan Teknik Elektro, berakhir. Itu setelah UKI Toraja resmi menerima keputusan Akreditasi terhadap Prodi Teknik Sipil dan Teknik Elektro dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam dua kesempatan berbeda di bulan Juli dan Agustus 2021.
“SK untuk Prodi Teknik Elektro kita terima tadi siang (11 Agustus 2021), sedangkan Teknik Sipil sudah kita terima pada 27 Juli 2021 yang lalu,” ungkap Rektor UKI Toraja, Dr. Oktavianus Pasoloran, SE., M.Si., Ak, CA, melalui Wakil Rektor IV, Pdt. Hans Lura, S.Th, M.Si, Rabu, 11 Agustus 2021.
Dengan adanya SK Akreditasi dari BAN-PT tersebut, kata Pdt Hans, mahasiswa, orang tua, maupun masyarakat umum tidak perlu khawatir atau ragu-ragu lagi terhadap status kedua program studi tersebut.
Pdt Hans mengatakan hasil yang diraih (Akreditasi) merupakan buah dari perjuangan panjang dan atas kerjasama banyak pihak, baik internal maupun ekternal UKI Toraja.
“Kita berharap kolaborasi dan sinergisitas semua pihak terus berjalan ke depan demi kemanjuan UKI Toraja,” ujar Pdt Hans lebih lanjut.
Diperolehnya SK Akreditasi, kata Pdt Hans, bisa memberi kepastian bagi mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Elektor, baik yang mau mengikuti ujian skripsi pada bulan Agustus 2021 maupun yang mau diwisuda bulan September mendatang.
Demikian pula masyarakat dan calon mahasiswa baru, sehingga tidak ragu-ragu lagi untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik, Prodi Teknik Sipil UKI Toraja.
“Akhir kata, semua capaian ini adalah karena anugerah Tuhan. Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah membantu selama ini,” pungkas Pdt. Hans Lura. (*)
Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar