Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Seorang Bayi yang Diduga Dibuang Ibunya Ditemukan di Rumah Kosong di Limbong, Rembon

Seorang Bayi yang Diduga Dibuang Ibunya Ditemukan di Rumah Kosong di Limbong, Rembon

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Minggu, 24 November 2024, pagi menjelang siang, warga Dusun Tanete, Lembang Limbong, Kecamatan Rembon, Tana Toraja tiba-tiba dihebohkan dengan penemuan seorang bayi yang tergeletak di lantai sebuah rumah panggung kosong di kampung tersebut.

Bayi perempuan yang usia kelahirannya diperkirakan baru 3 hari itu pertama kali ditemukan oleh seorang perempuan yang hendak menjemur pakaian di rumah panggung yang dalam kondisi kosong tersebut.

Saat hendak naik ke rumah panggung, perempuan bernama Issa tersebut kaget melihat ada bayi tergeletak di lantai rumah. Saat ditemukan, bayi itu tidur beralasakan tikar tua dan diselimuti kain. Bayi itu tak menangis.

Kaget dengan penemuan tersebut, perempuan Issa berlari memberitahukan hal itu kepada para tetangga dan warga lain. Lalu mereka menghubungi polisi.

Sekitar pukul 11.00 Wita, Bhabinkamtibmas Polsek Saluputti, Bripka Veryanus Hardi tiba di tempat kejadian.

“Saat tiba di lokasi, kemudian mengecek kondisi korban dan diketahui bahwa masih ada tanda-tanda kehidupan yakni terdapat gerakan pada wajah korban pada saat disentuh menggunakan jari kemudia berinisiatif untuk langsung membawanya ke Puskesmas Batusura’, yang berjarak sekitar 5 kilometer untuk mendapatkan pertolongan medis,” terang Bripka Veryanus.

Menurut Bripka Veryanus, setelah tiba di Puskesmas kemudian langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan. Selanjutnya membersihka dan memberi asupan makanan berupa air dan susu yang langsung dikonsumsi bayi tersebut.

“Hasil pemeriksaan dari petugas Puskesmas bahwa korban berjenis kelamin perempuan tersebut dalam kondisi pucat sehingga kulit berwarna kuning, Bibir kering. Tali pusar sudah dipotong diikat dengan benang dan sudah mengering dan diperkiraka sudah berusia 3 hari,” urai Bripka Veryanus.

Sementara itu, Kapolsek Saluputti, AKP Agus Lallo, mengatakan anggotanya membawa bayi tersebut ke Puskesmas dengan cara digendong menggunakan sarung.

“Setelah dilakukan pertolongan awal, kemudian pihak Puskesmas dan Bhabinkamtibmas membawa bayi itu ke RSUD Lakipadada untukmendapatkan perawatan yang intensif,” terang AKP Agus Lallo.

Dia menyatakan, pihaknya sedang menyelidiki siapa ibu dari bayi tersebut.

“Saat ini, kondisi bayi itu dalam keadaan sehat di RSUD Lakipadada. Sementara ibunya masih kita selidiki,” katanya. (*)

Penulis: Monika R.A
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persekutuan Keluarga Tondon Nanggala se-Papua Pegunungan Dikukuhkan

    Persekutuan Keluarga Tondon Nanggala se-Papua Pegunungan Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, WAMENA — Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayawijaya mengukuhkan pengurus Persekutuan Keluarga Tondon Nanggala se-Papua Pegunungan Periode 2023-2027, Minggu, 12 Februari 2023. Ketua IKT Jayawijaya, Yohanis Tuku mengatakan Kerukunan Tondon Nanggala se-Papua Pegunungan merupakan pilar IKT ke 6 di Jayawijaya yang telah dikukuhkan pihaknya. “Sesuai dengan Hasil Musda IKT beberapa bulan lalu memang kami […]

  • OPINI: Penyatuan Luwu-Toraja; Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi

    OPINI: Penyatuan Luwu-Toraja; Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    Ditulis Oleh: Divisi Pengkajian Pembentukan DOB Prov. Luwu Raya Toraja Sebuah Keniscayaan Sejarah dan Geopolitik Penyatuan Toraja ke dalam perjuangan bersama pembentukan Provinsi Luwu Raya bukan sekadar urusan administratif untuk menambah luas wilayah, melainkan sebuah strategi besar untuk menyatukan sebuah kekuatan baru di wilayah sulawesi “Otot Ekonomi” Luwu dengan “Wajah Internasional” Toraja. Gabungan kedua wilayah […]

  • Satu Rumah Warga di Kelurahan Lamunan Makale Ludes dilalap Api

    Satu Rumah Warga di Kelurahan Lamunan Makale Ludes dilalap Api

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, LAMUNAN — Musibah kebakaran kembali terjadi di RT. Manggasa’ Kelurahan Lamunan, Kecamatan Makale pada hari raya Natal, Sabtu Siang 25 Desember 2021 sekitar pukul 10.30 Wita siang. Rumah panggung milik Lukas Rembon Lomo alias Papak Lexi Ludes dilalap api. Kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik. Martha salah satu tetangga korban mengatakan pada saat […]

  • OPINI: Salib, Kekuasaan, dan Keberanian Moral

    OPINI: Salib, Kekuasaan, dan Keberanian Moral

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Refleksi Jumat Agung Bagi Masyarakat Beriman Zaman Sekarang Peristiwa Jumat Agung bukan sekadar kisah religius tentang penderitaan Yesus di masa lampau. Ia adalah cermin sejarah manusia yang terus berulang dalam berbagai bentuk sepanjang zaman. Kisah salib memperlihatkan bagaimana kekuasaan, ketakutan, kepentingan kelompok, dan stabilitas sosial sering kali lebih diutamakan daripada kebenaran dan keadilan. Karena itu […]

  • Cegah PMK, Pemerintah Larang Aktivitas Adu Kerbau untuk Sementara Waktu

    Cegah PMK, Pemerintah Larang Aktivitas Adu Kerbau untuk Sementara Waktu

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja melarang aktivitas adu kerbau (silaga tedong) untuk sementara waktu. Aturan itu mulai diberlakukan sejak 8 Juli 2022 hingga waktu yang belum ditentukan. Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, melalui Surat Edaran Nomor 338/0733/DISTAN yang ditandatangani oleh Wakil Bupati, Frederik Victor Palimbong tanggal 8 Juli 2022, menegaskan […]

  • Bantuan Kloter Pertama dari Crisis Centre BPS Gereja Toraja Sudah Diangkut ke Mamuju

    Bantuan Kloter Pertama dari Crisis Centre BPS Gereja Toraja Sudah Diangkut ke Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 16 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja melalaui Crisis Center Posko Peduli Sulawesi Barat mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para korban gempa magnitude 6,2 SR yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, 15 Januari 2021 yang lalu. Penyaluran bantuan tahap pertama ini diberangkatkan dari Posko Peduli Sulawesi Barat di Halaman Kantor BPS Gereja […]

expand_less