oleh

Sandiaga Uno: Objek Wisata Sa’pak Bayo-bayo Bisa Jadi Lourdes-nya Indonesia

KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ UTARA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dipusatkan di Objek Wisata Religi Sa’pak Bayo-bayo, Lembang Saluallo, Kecamatan Sangalla’ Utara, Minggu, 21 November 2021.

Selain berdialog dengan peserta dan petugas vaksinasi Covid-19, Sandiaga Uno juga berdialog dengan pengelola objek wisata religi Sa’pak Bayo-bayo.

Sandiaga Uno mengatakan Sa’pak Bayo-bayo memiliki potensi menjadi destinasi wisata religi unggulan di Indonesia.

“Kalau kita berwisata religi ke luar negeri biasanya kita ke Lourdes (Perancis), kita bisa canangkan ini (Sa’pak Bayo-bayo) sebagai Lourdes-nya Indonesia untuk menarik kunjungan wisata religi ke Indonesia,” ujar Sandiaga.

Menparekraf, Sandiaga Uno disambut oleh Kepala Lembang Saluallo, Ibrahim Ada’ saat meninjau stand tenun di objek wisata Sa’pak Bayo-bayo.

Sandiaga Uno mengatakan Sa’pak Bayo-bayo ini memiliki suatu landasan yaitu wisata religi berbasis keluarga, hal itu penting sekali karena ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga.

Baca Juga  Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Lembang Sangpeparikan, Kecamatan Mappak, Ditahan

“Sehinga ini menjadi hal yang bisa kami bawa pulang untuk kami rumuskan sebagai salah satu DMO (Destination Management Organization) membangkitkan ekonomi dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya,” janji Sandiaga Uno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno memberikan pujian kepada seorang peserta vaksinasi Covid-19 lansia, yang mengikuti vaksinasi massal di objek wisata Sa’pak Bayo-bayo, Minggu, 21 November 2021.

Sandiaga Uno juga berjanji akan beraudience dengan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dan para Cardinal untuk mengajak mengunjungi Sa’pak Bayo-bayo.

Sandiaga Uno juga berkesempatan melihat langsung aktivitas pengrajin tenun khas Toraja yang berasal dari sentra tenun Lembang Saluallo.

Di objek wisata religi Sa’pak Bayo-bayo, Sandiaga Uno menyerahkan bantuan 250.000 paket handsanitizer untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di Tana Toraja serta 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang mengikuti vaksinasi. (*)

Baca Juga  7 Rumah Terdampak Longsor dan Tanah Bergerak di Rano, Tana Toraja, 2 Diantaranya Ambruk

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya