Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Sambut Dies Natalis, Anggota PMKRI Toraja Turun Mengajar di Pelosok

Sambut Dies Natalis, Anggota PMKRI Toraja Turun Mengajar di Pelosok

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke 75, sejumlah anggota dan pengurus Perhimpuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja Sanctus Paulus menggelar kegiatan “PMKRI Mengajar”.

Kegiatan PMKRI Mengajar yang berlangsung selama empat hari, 23-26 Mei 2022 ini dilaksanakan di Lembang (Desa) Pengkaroan Manuk, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara.

PMKRI Mengajar ini dikemas dalam beberapa bentuk kegiatan bersama, diantaranya mengajar anak-anak SD, kunjungan Stasi, dan seminar penyuluhan pertanian.

Selain dalam rangka Dies Natalis, kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut realisasi program kerja Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Toraja Periode 2021/2023.

Ketua Tim Kerja, Risensya Tande Russa, menyatakan dengan tema besar kegiatan, yakni “Kolaborasi Membangun Negeri”, yang juga merupakan tema perayaan Diesnatalis PMKRI pusat tahun ini, menjadi tonggak awal dari terselenggaranya kegaiatan ini.

“Juga sebagai wujud nyata kehadiran PMKRI di masyarakat untuk menjalin mitra dengan pemerintah dalam kolaborasi membangun Indonesia maju,” jelas Risensya.

Risensya tak lupa berterimakasih kepada pemerintah dan masyarakat Lembang Pengkaroan Manuk yang telah menerima Tim PMKRI dengan baik. Juga antusiasme dari seluruh siswa dalam mengikuti kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan mampu meberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” harap Risensya.

Presidium Pendidikan PMKRI Cabang Toraja, yang juga Koordinator Steering Committee, Demianus Tonglo Arruan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya penurunan kualitas pendidikan di Toraja Utara sehingga PMKRI sengaja menyasar daerah terpencil.

“Kami mengiginkan generasi Toraja yang cerdas,” kata Demianus.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja, Frenly Sampe Be’tu menjelaskan kegiatan PMKRI Mengajar  yang dirangkaikan dengan Dies Natalis Pusat PMKRI ke-75  ini merupakan bentuk pendekatan pendidikan dan pertanian yang sesuai dengan konteks kebutuhan masyarakat Toraja Utara dan juga wujud nayata dari kehadiran PMKRI di mayarakat dalam upaya membantu Pemerintah dalam bentuk kolaborasi membangun negeri. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKT Provinsi dan Kabupaten/Kota se Papua Barat Usung Nama Mayjen TNI Yulius Lumbaa Jadi Ketua Umum PMTI

    IKT Provinsi dan Kabupaten/Kota se Papua Barat Usung Nama Mayjen TNI Yulius Lumbaa Jadi Ketua Umum PMTI

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua Barat mengusulkan nama Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yulius Selvanus Lumbaa menjadi calon Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), periode 2021-2026. Keputusan dari IKT Provinsi Papua Barat untuk mengusulkan nama Mayjen TNI Yulius Lumbaa ini diambil setelah menggelar rapat secara virtual bersama pengurus IKT dari 12 […]

  • Hanya 36 Orang Lolos Passing Grade Seleksi Guru PPPK, Bupati Toraja Utara Surati MenPAN-RB

    Hanya 36 Orang Lolos Passing Grade Seleksi Guru PPPK, Bupati Toraja Utara Surati MenPAN-RB

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hasil seleksi kompetensi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Toraja Utara tahun 2021, sangat tidak memuaskan. Dari 1.180 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 36 orang yang memenuhi passing grade atau hanya 3,05% persen peserta yang dinyatakan lulus. Untuk diketahui, ada 1.211 orang guru honorer yang mendaftar untuk menjadi PPPK. […]

  • Cegah Aksi Balap Liar dan Ugal-ugalan di Jalur Bandara Toraja, Polisi Lakukan Patroli

    Cegah Aksi Balap Liar dan Ugal-ugalan di Jalur Bandara Toraja, Polisi Lakukan Patroli

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Menyikapi maraknya aksi ungal-ungalan dan balap liar yang dilakukan oleh para pemuda dan pelajar di sepanjang jalan akses Bandara Toraja, Kepolisian Resor Tana Toraja langsung melakukan kegiatan preventif dengan menyiagakan personil di lokasi. Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, mengatakan dirinya sudah memerintahkan personilnya untuk melakukan kegiatan preventif guna mencegah terjadinya hal-hal […]

  • Kampung Inggris Maroson Rembon Terus Berkembang, WEI Indonesia Ikut Berkolaborasi

    Kampung Inggris Maroson Rembon Terus Berkembang, WEI Indonesia Ikut Berkolaborasi

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Foto bersama seluruh tamu undangan dalam kegiatan RURISE bersama dengan pengurus yayasan WEI setelah acara selesai. (foto: ind/kareba-toraja).   KAREBA-TORAJA.COM, REMBON —- Sebuah Organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan dan marginal melalui pengembangan Pendidikan, Sosial dan Ekonomi yakni Widya Erti Indonesia (WEI) kini hadir di Tana Toraja. Kampung Inggris Maroson yang terkenal […]

  • Hendak Direlokasi untuk Bangun Alun-alun, Pedagang Pasar Sore Rantepao Gelar Aksi Unjuk Rasa

    Hendak Direlokasi untuk Bangun Alun-alun, Pedagang Pasar Sore Rantepao Gelar Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rencana pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk merelokasi pedagang di Pasar Sore Rantepao untuk kepentingan pembangunan Alun-Alun Kota, mendapat reaksi dari para pedagang. Kamis, 30 Juni 2022, puluhan pedagang didukung mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pedagang Pasar Sore (AMPPPS) melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Toraja Utara. Unjuk rasa yang dilakukan […]

  • Suhu di Toraja Terasa Panas, Fenomena Apakah Ini?

    Suhu di Toraja Terasa Panas, Fenomena Apakah Ini?

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Dalam sepekan terakhir, suhu di Toraja terasa terik dan menyengat, terutama di siang hari. Di perkotaan, seperti Rantepao dan Makale, suhu pada malam hari juga terasa lebih hangat. Sejatinya, Toraja yang berada di ketinggian, suhu lebih dingin. Namun kondisi terkini, suhu panas dikeluhkan masyarakat. Lalu, apa penyebabnya? Plt Kepala Stasiun Meteorologi Kelas […]

expand_less