oleh

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada Dikabarkan Penuh

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah pesan broadcast whatsapp yang beredar pada Senin, 5 Juli 2021, tentang kondisi ruangan penanangan pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada, mengejutkan banyak orang.

Betapa tidak, semua ruangan di RSUD Lakipadada, yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19, disebutkan penuh.

Minta maaf ruang di RSUD Lakipadada:

  1. Infeksi center full (penuh)
  2. Villa (khusus antigen +) full (penuh)
  3. ICU Covid full (penuh)
  4. Ruang Krisan (khusus pasien gejala berat) full
    Tolong protokol kesehatan dijaga baik.

Beginilah bunyi pesan whatsapp yang beredar di WA group warga Toraja pada Senin, 5 Juli 2021. Pada bagian atas pesan tersebut tertulis nama Dr. Mudassir, Sp.PD.

Ketika pesan ini dikonfirmasi ke salah satu dokter RSUD Lakipadada, yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Tana Toraja, dr Rudhy Andi Lolo, dia membenarkannya.

Baca Juga  Pagi-pagi, OmBas Sudah Pantau Kemacetan Lalu Lintas di Pasar Pagi Rantepao

“Iya betul (ruangan perawatan penuh),” ujar dr Rudhy saat dikonfirmasi Senin, 5 Juli 2021 malam.

Dia menyebut, saat ini, RSUD Lakipadada menangani 15 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Tana Toraja. “Itu belum termasuk pasien dari Toraja Utara dan Enrekang. Ruangan kita benar-benar sudah full. Tolong patuhi prokes (protokol kesehatan),” ujar dr Rudhy.

Satu lagi informasi menarik yang disampaikan dokter Rudhy adalah bahwa saat ini sudah banyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari pelosok (kampung). “Sangat berbahaya, cenderung mengarah ke perifer (pelosok). Vaksinasi di pelosok masih sangat kurang. Dan cenderung masyarakat tidak paham tentang pentingnya vaksin,” urai dr Rudhy.

Baca Juga  Setelah Divaksin Covid-19, Kapolres Tana Toraja: Tidak Ada Efek Samping yang Saya Rasakan

Kondisi ruangan perawatan pasien Covid-19 yang sudah penuh di RSUD Lakipadada, juga diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, dr Remen Taula’bi. Dalam rapat koordinasi yang digelar di aula perkantoran Marante, Selasa, 6 Juli 2021, dr Remen mengatakan saat ini, jumlah kasus aktif baru di Toraja Utara sebanyak 71. Dari jumlah ini, 49 orang diantaranya menjalani isolasi mandiri, sedangkan 49 orang menjalani perawatan di rumah sakit.

Dokter Remen juga mengakui bahwa saat ini ada 9 pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Pongtiku. Pihaknya tidak bisa lagi mengirim pasien Covid-19 ke RSUD Lakipadada karena ruangan perawatan di RSUD Lakipadada sudah penuh.

“Tadi malam kami koordinasi ke Lakipadada sebagai rumah sakit rujukan, tapi ruangan sudah penuh. Artinya kita tidak bisa lagi mengirim pasien positif ke sana (RSUD Lakipadada), kecuali pasien yang betul-betul dalam kondisi sangat parah,” ujar dr Remen.

Baca Juga  Pemkab Toraja Utara Berencana Menghentikan Sementara Kegiatan Rambu Solo’ dan Rambu Tuka

“Jadi untuk sementara, RSUD Pongtiku dan RS Elim yang menangani pasien positif Covid-19 dari Toraja Utara,” jelas dr Remen lebih lanjut. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Papa Rey
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya