Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
  • comment 0 komentar

Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan tak tegas dari pemerintah Kabupaten Toraja Utara terkait pembatasan kegiatan sosial berskala mikro dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Sejauh ini, pemerintah hanya menghentikan sementara proses belajar mengajar tatap muka di semua tingkatan pendidikan. Sedangkan kegiatan sosial lainnya masih diberikan kesempatan mesti dibebani aturan protokol yang ketat.

Melalui Surat Edaran Nomor 1.282/VII/2021 tanggal 9 Juli 2021, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang hanya menegaskan bahwa belajar mengajar tatap muka dihentikan sementara. Sedangkan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti Rambu Solo’, Rambu Tuka’, turnamen sepak bola, dan keramaian lainnya, masih dimungkinkan meski dibatasi waktu penyelenggaraannya disertai protokol kesehatan yang ketat. Objek wisata pun masih dibuka. Anehnya, aktivitas ekonomi dibatasi hingga pukul 18.00 Wita.

Surat Edaran ini berlaku hingga tanggal 21 Juli 2021. Dan akan diperbaharui jika perkembangan penularan virus Corona memperlihatkan trend naik.

BERITA TERKAIT: Mulai Besok, Sekolah Tatap Muka di Toraja Utara Dihentikan, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Masih Diizinkan

Menanggapi penundaan pembatasan kegiatan sosial ini, pengamat kebijakan publik Roy Rantepadang, menilai tindakan bupati dan Satgas Covid-19 ini berpotensi membahayakan kehidupan masyarakat. Apalagi, jika dilihat dari kasus positif Covid-19 yang baru di Toraja Utara dalam sepekan terakhir ini, trendnya terus naik.

“Saya tidak tahu pertimbangannya apa, alasannya apa? Sangat urgenkah Rambu Solo’ dan Rambu Tuka serta turnamen sepak bola sehingga tidak bisa ditunda. Ini soal keselamatan rakyat lho, jangan main-main dengan pandemi ini,” tegas Roy saat dimintai pendapatnya, Selasa, 13 Juli 2021.

Roy mengatakan, pemerintah tidak boleh ragu-ragu, tidak boleh coba-coba atau melihat ini dulu atau itu dulu, tapi harus tanggap terhadap situasi dan kondisi. Sesuatu yang mengancam kehidupan masyarakat, seperti pandemi Covid-19, ini dibutuhkan tindakan yang cepat, terukur, dan tidak pandang remeh.

“Ingat, keselamatan masyarakat itu adalah hukum tertinggi. Jangan sampai hanya karena pemerintah lamban dan lalai dalam mengambil keputusan serta tindakan, rakyat jadi korban,” Roy mengingatkan.

TERUS NAIK

Sementara itu, perkembangan penularan virus Corona di Kabupaten Toraja Utara meningkat secara drastis dalam sepekan terakhir. Dari 63 kasus aktif pada tanggal 6 Juli 2021 menjadi 142 pada 12 Juli 2021 atau mengalami peningkatan 100 persen lebih.

Bahkan ada satu hari, yakni tanggal 11 Juli 2021, terjadi lonjakan kasus baru sebanyak 64 orang.

Dari semua kasus positif yang baru ini, Kecamatan Tallunglipu menduduki posisi teratas dalam jumlah orang yang terpapar. Per tanggal 12 Juli 2021, ada 47 warga Kecamatan Tallunglipu yang dinyatakan positif terpapar virus Corona. Menyusul Kecamatan Rantepao 29 kasus, Kesu’ 21 kasus, Bangkelekila 10 kasus, Nanggala, Buntu Pepasan, dan Sanggalangi, masing-masing 7 kasus, dan Tondon 6 kasus.

Dari 142 kasus baru ini, 28 orang diantaranya berada dalam perawatan rumah sakit, 114 orang melakukan isolasi mandiri, 10 orang dinyatakan sembuh, dan 37 orang meninggal dunia. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebelum Menikah, Calon Pengantin Mesti Diberi Edukasi Tentang Stunting

    Sebelum Menikah, Calon Pengantin Mesti Diberi Edukasi Tentang Stunting

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pengetahuan, edukasi, dan penyuluhan tentang stunting mesti dimulai sejak dini. Bila perlu, sebelum menikah, pasangan pria dan wanita diberi informasi mengenai kondisi pertumbuhan anak ini. “Pencegahan stunting ini harus dimulai dari awal. Ketika sebelum menikah harus diberikan pengetahuan untuk mencegah stunting,” tegas Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat membuka rapat koordinasi penyusunan […]

  • Terpilih Ketua Presidium PMKRI Toraja, Imanuel Siap Bersinergi dengan Semua Pihak

    Terpilih Ketua Presidium PMKRI Toraja, Imanuel Siap Bersinergi dengan Semua Pihak

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Imanuel resmi terpilih sebagai Mandataris RUA/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja periode 2025/2026 dalam pemilihan yang berlangsung dalam Rapat Umum Anggota (RUA) PMKRI Cabang Toraja Sanctus Paulus yang digelar di Aula Stasi Mandetek sejak tanggal 29 April hingga 1 Mei 2025. Imanuel menggantikan Demianus, Ketua Presidium periode 2023/2025, melalui forum yang berlangsung […]

  • Pemda Tana Toraja Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026

    Pemda Tana Toraja Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menggelar konsultasi publik terhadap hasil penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tana Toraja tahun 2021 – 2026. Konsultasi Publik terhadap dokumen penjabaran visi, misi, dan program Kepala Daerah ini digelar di Aula Gedung Tammuan Mali’ Makale, Kamis, 15 April […]

  • Dalam 4 Hari, Tiga Pasien Covid-19 dari Luar Toraja Meninggal di RSUD Lakipadada

    Dalam 4 Hari, Tiga Pasien Covid-19 dari Luar Toraja Meninggal di RSUD Lakipadada

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam jangka waktu empat hari, sejak 30 Juni hingga 3 Juli 2021, tiga pasien terkonfirmasi positif Corona meninggal dunia di RSUD Lakipadada, Tana Toraja. Pasien ketiga meninggal dunia pada Sabtu, 3 Juli 2021. Pasien ini berdomisili di Bekasi, Jawa Barat. Pasien berjenis kelamin perempuan, usia 51 tahun. “Pasien berdomisili di Bekasi, Jawa […]

  • Kartunya Dipakai Berobat Orang Lain, Peserta JKN di Tana Toraja Didenda Rp 14 Juta

    Kartunya Dipakai Berobat Orang Lain, Peserta JKN di Tana Toraja Didenda Rp 14 Juta

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Tana Toraja ketahuan melakukan penyalahgunakan kartu JKN dengan cara memberikan identitas kepemilikan JKN untuk digunakan oleh orang lain berobat di Rumah Sakit. BPJS Kesehatan Cabang Makale mengaku telah menemukan dan memproses secara hukum dua kasus penyalahgunaan kepesertaan JKN tersebut. Hal ini disampaikan Marinus Hardi Sampeliling, […]

  • Legislator Nasdem Yohan Sampebulu Wafat, Wabup Toraja Utara Ungkapkan Dukacita

    Legislator Nasdem Yohan Sampebulu Wafat, Wabup Toraja Utara Ungkapkan Dukacita

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Nasdem, Yohan Sampebulu, dikabarkan meninggal dunia di RSUD Lakipadada Tana Toraja, Rabu, 23 Desember 2020 siang. Almarhum Yohan Sampebulu sempat dirawat selama sekitar dua pekan di RSUD Lakipadada. Wakil Bupati Toraja Utara, yang juga Ketua Partai Nasdem Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang, membenarkan kabar duka salah […]

expand_less