Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pemda Tana Toraja Pastikan Program Transmigrasi untuk Masyarakat Lokal Bukan Dari Luar Daerah

Pemda Tana Toraja Pastikan Program Transmigrasi untuk Masyarakat Lokal Bukan Dari Luar Daerah

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar

Suasana Forum Komunikasi Publik Hasil Kajian Tim Ekspedisi Patriot ITB tentang Kawasan Transmigrasi. (Foto:Kominfo)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polemik pengembangan kawasan transmigrasi di Tana Toraja mendapat respon dari publik setelah Tim Ekspedisi Patriot memaparkan hasil penelitian tentang pengembangan kawasan transmigrasi dalam sebuah forum komunikasi publik yang berlangsung di Ruang Pola, lantai 4 Kantor Bupati Tana Toraja, Selasa 25 November 2025.

Warga Toraja di media sosial ramai -ramai penyatakan penolakan rencana Pemerintah melakukan pengembangan kawasan transmigrasi jika hal itu diperuntukkan untuk masyarakat dari luar Tana Toraja dengan kata lain mendatangkan orang dari luar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja Tupa Batara Randa kepada wartawan Rabu 26 November 2025 menjelaskan program Ekspedisi Patriot yang dilaksanakan Kementerian Transmigrasi bekerja sama Perguruan Tinggi dari ITB dan IPB di Kabupaten Tana Toraja terkait dengan pengembangan kawasan transmigrasi.

Tupa’ mengatakan bahwa program ekspedisi patriot adalah program strategis dari Kementerian Transmigrasi yang melibatkan peneliti muda dari ITB dan IPB yang fokus utama penelitian diarahkan pada perbaikan tata kelola transmigrasi daerah, mulai dari aspek perencanaan, pemenuhan layanan dasar, hingga peningkatan efektivitas koordinasi pada setiap tingkatan pemerintahan.

Tana Toraja menjadi salah satu lokasi penelitian karena Tana Toraja masuk salah satu dari 154 kawasan transmigrasi untuk program pengembangan.

Di Tana Toraja sendiri program transmigrasi sudah berjalan sejak 1998 di Kecamatan Bittuang dan tahun 2011 di Kecamatan Mengkendek yakni Lembang Pakala dan Simbuang.

Kehadiran para peneliti dari ITB dan IPB ini untuk menggali potensi lokal, sosial dan budaya untuk mendorong peningkatan ekonomi, peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat lokal serta perbaikan kualitas pelayanan dasar.

Tupa’ menegaskan bawa tanah di Tana Toraja sebagian besar adalah tanah adat (ulayat) sehingga dalam Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) di Tana Toraja bukan diperuntukkan untuk masyarakat luar Tana Toraja tapi untuk masyarakat lokal Tana Toraja itu sendiri.

“Dengan adanya pertambahan kawasan transmigrasi di Tana Toraja, tentu akan didukung oleh program pembangunan seperti rumah tinggal, akses jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya seperti rumah ibadah, sekolah dan sarana kesehatan” urai Tupa’ Batara Randa.

Salah satu alasan lain mendorong program transmigrasi lokal adalah masih banyak warga Tana Toraja yang dalam satu rumah ditinggali lebih dari satu Kepala Keluarga sehingga dengan program ini masyarakat atau Kepala Keluarga yang belum memiliki rumah bisa mendapatkan rumah melalui program ini.

Selain itu masih banyak juga masyarakat Toraja yang merantau yang tidak memiliki lahan di kampung sehingga jika suatu saat pulang dan ingin menetap di Tana Toraja, punya peluang untuk bisa tinggal di kawasan transmigrasi. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nepal dan Nesya, Yatim Piatu dari Korban Kecelakaan Truk Sereale Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

    Nepal dan Nesya, Yatim Piatu dari Korban Kecelakaan Truk Sereale Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Nepal (7) dan adiknya Nesya (5), warga Lembang Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila’ menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan Toraja Utara. Santunan senilai Rp 42 juta tersebut diterima pada puncak HUT ke-17 Kabupaten Toraja Utara, Senin, 21 Juli 2025. Nepal dan Nesya merupakan ahli waris dari Selviana Lobo, ibu mereka yang merupakan salah satu […]

  • 24-26 Desember, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Tidak Diizinkan di Toraja Utara

    24-26 Desember, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Tidak Diizinkan di Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan izin pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ maupun Rambu Tuka, mulai tanggal 24-26 Desember 2021. Kebijakan ini diambil agar di hari-hari itu, masyarakat Toraja Utara, yang mayoritas nasrani bisa merayakan Natal, tanpa diganggu oleh acara lain. “Saya ingatkan kepada kita semua, dari […]

  • Tongkonan Disebut sebagai Salah Satu Arsitektur Terbaik Dunia Pada Ajang The 4th ASEAN Architects Congress

    Tongkonan Disebut sebagai Salah Satu Arsitektur Terbaik Dunia Pada Ajang The 4th ASEAN Architects Congress

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Rumah adat suku Toraja, Tongkonan mendapat apresiasi istimewah pada pembukaan The 4th ASEAN Architects Congress atau Kongres arsitek se-ASEAN ke-4 yang digelar di Hotel Gammara, Makassar, Kamis, 27 Juli 2023. Rumah adat Toraja ini disebut sebagai salah satu karya arsitektur terbaik di dunia (the best architecture in the world) pada ajang yang […]

  • Begini Respon Pemerintah Terkait Kasus Positif Demam Afrika pada Babi di Tana Toraja

    Begini Respon Pemerintah Terkait Kasus Positif Demam Afrika pada Babi di Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menindaklanjuti hasil investigasi dan hasil uji laboratorium Balai Besar Veteriner Maros (BBVet Maros) dari sampel ternak babi dari wilayah Tana Toraja, dinyatakan positif terjangkit virus African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika. Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung langsung Surat Edaran Nomor 107/VI/2023/Setda tanggal 3 Juni 2023 yang ditujukan […]

  • Gerhana Bulan Total (Super Blood Moon) Juga Disaksikan Warga Toraja

    Gerhana Bulan Total (Super Blood Moon) Juga Disaksikan Warga Toraja

    • calendar_month Rab, 26 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rabu, 26 Mei 2021 malam, linimasa media sosial sebagian besar warga Toraja dipenuhi dengan cerita atau foto mengenai gerhana bulan. Ya, fenomena alam langka gerhana bulan total atau super blood moon (bulan merah super), memang sedang terjadi di seluruh Indonesia, termasuk Toraja, pada 26 Mei 2021 malam. Momen langka berdurasi  14 menit […]

  • UKM Musik UKI Toraja Sukses Gelar Musik Fest Bertajuk Kompetisi Musik Akustik Rohani

    UKM Musik UKI Toraja Sukses Gelar Musik Fest Bertajuk Kompetisi Musik Akustik Rohani

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TANA TORAJA — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja sukses menggelar kegiatan Musik Fest bertajuk Kompetisi Musik Akustik Rohani (KOMPAK ROHANI) pada hari Sabtu 11 Desember 2021 di aula Kampus 1 UKI Toraja. Kegiatan Musik Fest bertajuk Kompetisi Musik Akustik Rohani (KOMPAK ROHANI) ini merupakan program perdana dari UKM Musik […]

expand_less