oleh

Panen Raya Jagung “Srikandi Kuning” di SPP Santo Paulus Pala-Pala

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumat, 26 November 2021, saat matahari menyinari lokasi Rante Bulo dalam balutan angin semilir, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Salvius Pasang, bersama pengurus Yayasan Tani Palisu Padang, Kepala Sekolah SMKS SPP Santo Paulus Makale, para guru dan siswa melaksanakan panen raya bibit jagung “Srikandi kuning” untuk pakan ternak.

Lokasi Rante Bulo dipilih oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja sebagai lahan penangkaran bibit jagung. Kerja sama antar Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja dan SMKS SPP Santo Paulus Makale dilaksanakan sejak 12 Agustus 2021 dengan menanam benih jagung pakan ternak “Srikandi kuning.”

Jagung varietas “Srikandi kuning” digolongkan dalam jagung bermutu dan berprotein tinggi (Quality Protein Maize/QPM) dengan kandungan protein 10,38% serta memiliki kandungan asam lamino dua kali lipat daripada jagung biasa.

Rupinus Misi, penanggung jawab lahan Rante Bulo sekaligus Wakasek SMKS SPP Santo Paulus bidang kurikulum dengan penuh ketelatenan, kerja keras, dan ketekunan bersama kelompok Tani Mekar Mewagi mewujudkan program tersebut. Demikian juga koordinator penyuluh pertanian KabupatenTana Toraja, Josep Paningo dan tim pun terus mengawal dan mensupport dengan sepenuh hati proses penyemaian dan pertumbuhan bibit ini. Selama 105 hari mereka merawat dan memelihara dengan baik pertumbuhan benih jagung sehingga tumbuh subur dan berkualitas.

Baca Juga  Sudah Ditandatangani, Tapal Batas Kabupaten Tuai Polemik, Wabup Tana Toraja Tutup Mulut

Bibit jagung pakan ternak “Srikandi kuning” hasil penangkaran SMKS SPP Santo Paulus Makale yang sudah bersertifikat ini selanjutnya akan didistribusikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja kepada masyarakat. Dalam kegembiraan dan syukur, panen raya pun dilaksanakan sebagai salah satu wujud menghadirkan ketahanan pakan lokal di Kabupaten Tana Toraja.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja, Salvius Pasang dalam sambutannya sebelum panen raya dilaksanakan mengapresiasi kerja keras penanggung jawab lahan Rante Bulo yang telah merealisasikan penangkaran bibit pakan ternak ini.

Salvius sejak awal yakin akan keberhasilan program tersebut kendatipun ada banyak halangan dan hambatan seperti serangan ulat grayak atau ulat tentara (armyworm atau spodopterafrugiperda) dan cuaca yang tidak menentu. Namun dengan kerja keras, ketekunan dan dedikasi yang total berbagai pihak termasuk para siswa akhirnya bisa berhasil dengan baik. Para siswa pun bisa belajar dan mendapatkan ilmu dari proses penangkaran jagung pakan ternak ini.

Baca Juga  Tana Toraja Kembali Dapat Bantuan Pemprov untuk Pembangunan Objek Wisata Ollon

Salvius juga berjanji akan terus memberikan perhatian bagi pengembangan program-program unggulan seperti ini sebagai langkah konkret menghadirkan ketahapan pangan lokal di Bumi Lakipadada Tana Matari’ Allo ini.

Sementara itu, Camat Makale Utara serta Lurah juga hadir serta mengapresiasi keberhasilan SMKS SPP Santo Paulus Makale menghadirkan benih unggul bagi masyarakat. Pak Camat berjanji akan mendukung terus program-program yang membantu masyarakat mengolah lahan dengan baik dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Paulus Palongongan, selaku Ketua I Yayasan Tani Palisu Padang menyambut gembira panen raya bibit jagung pakan ternak ini. Impiannya bahwa sekolah pertanian ini menjadi salah satu garda terdepan dalam mewujudkan sumber daya manusia lewat pendidikan yang berkualitas di bidang pertanian serta ketahanan pangan lokal yang unggul dan organik akhirnya terwujud dengan baik.

Baca Juga  Setelah Ketua, Dua Anggota DPRD Tana Toraja Dikabarkan Positif Covid-19

“Semoga ke depan, langkah-langkah strategis untuk menghasilkan produk-produk unggulan terus dikembangkan oleh SMKS SPP Santo Paulus Makale melalui karya kreatif dan inovatif. Semoga dunia pertanian pun menjadi salah satu unggulan Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara di era 4.0 ini,” harap Paulus. (*)

Citizen Reporter: Pastor Aidan P. SidikKetua Umum Yayasan Tani Palisu Padang

Komentar