Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Orang Jerman Terpikat oleh Aroma Kopi Toraja

Orang Jerman Terpikat oleh Aroma Kopi Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Udara yang sejuk, kabut tipis yang indah dengan latar belakang pemandangan alam yang hijau mempesona mengiringi perjalanan kami menuju ke arah Bolokan, Rantekarua. Perkebunan kopi PT. Sulotco Jaya Abadi merupakan tujuan perjalanan kami bersama rombongan Herr Hermann Hermjohannknecht dari Gùterloh, Jerman pada Selasa 6 Februari 2024.

Di sana, mereka melihat perkebunan kopi arabika yang asri dan mencicipi kopi asli Toraja dengan aromanya yang mendunia serta cita rasanya yang super.

Rombongan yang dipimpin oleh Herr Hermann ini adalah anggota dari Pater Noldus-Aktion (PNA) yang sejak tahun 1965 memberikan perhatian dan bantuan untuk karya-karya misi dan pembangunan sumber daya manusia. Kali ini yang berkunjung ke Toraja selain Herr Hermann adalah Rafael, Andreas Hermjohannknecht, dokter Andreas Koch, Yan dan Vanessa. Mereka setiap hari menikmati kopi di negeri Jerman namun belum pernah melihat langsung tanaman kopi dan proses pengolahannya yang membutuhkan dedikasi yang tinggi sampai bisa dinikmati dengan sepenuh hati.

Herr Hermann sendiri setelah melihat langsung proses pengolahan kopi arabika mengatakan, “Demikian banyak orang terlibat memberikan dedikasi yang tinggi sampai kita bisa menikmati kopi yang sungguh lezat. Terima kasih kepada semua yang telah berjerih payah sampai kami menikmati kopi Toraja asli yang tiada duanya ini.”

Sebagai anak Toraja, kita bangga memiliki alam yang indah, udara yang sejuk dan kopi nikmat yang memberikan sejuta cita rasa yang tiada duanya. Kunjungan mereka yang datang jauh dari Negeri Biru ini menyadarkan kita semua betapa kita bersyukur atas kekayaan alam Toraja dan panggilan untuk menjaga, merawat dan mengembangkan potensi yang dikaruniakan oleh Sang Pencipta kepada kita.

Pastor Paulus Tongli, yang dulu belajar filsafat di Munchen Jerman, menjadi penerjemah bagi rombongan PNA ini didampingi Michael Andin Piter, direktur Pusat Ziarah Sa’pak Bayo-bayo. Pak Donny Batara, Manager PT. Sulotco Jaya Abadi bersama tim menerima rombongan ini dengan sangat baik. Menginjakkan kaki di pengunungan Rante Karua dan menikmati pemandangan alam yang indah membawa harapan akan kemurahan hati Allah bagi umat manusia. Alam perlu dijaga dan dilestarikan sehingga alam ini menjadi sumber berkat yang terus mengalirkan kebaikan bagi kehidupan setiap insan. Infrastruktur jalan yang sudah bagus memungkinkan kita menjelajah berbagai pelosok wilayah di Toraja ini dan menemukan sisi-sisi keindahan eksotik yang mampu mengantar kita pada refleksi akan keelokan alam Tondok Lepongan Bulan Tana Matarik Allo ini.

Kini saatnya kita harus membangun negeri ini menjadi lebih baik, produktif dan terjaga kelestariannya yang utuh.

Dokter Andreas Koch salah satu anggota PNA ini sangat peduli pada kelestarian alam. Saat melihat sampah plastik di mana-mana dia sungguh prihatin. Ketika rombongan PNA ini berkunjung ke Sekolah Pertanian SMKS SPP Santo Paulus Makale pada Sabtu, 3 Februari 2024 mereka membahas tentang masalah sampah plastik. Dokter Andreas Koch mengapresiasi para guru, pegawai dan siswa yang mampu membangun budaya peduli pada sampah di Sekolah Pertanian ini. Dia mengatakan salah satu langkah terbaik menjaga dan memelihara bumi ini adalah kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.

Dia pun mengapresiasi kepedulian sekolah ini menjaga lingkungan yang bersih, asri dan hijau dengan mengatakan, “Saya mencintai dan sangat menyukai Toraja ini dengan alam yang indah mempesona. Namun sampah yang berserakan di mana-mana terutama sampah plastik merupakan masalah utama yang harus kita atasi bersama. Setiap orang yang melihat sampah wajib memasukkan sampah itu ke dalam tempat sampah. Memilah sampah organik dan anorganik (seperti plastik) adalah salah satu langkah terbaik. Sampah plastik bisa didaur ulang sehingga berfaedah daripada merusak dan menghancurkan bumi kita ini.” Dia meminta supaya setiap siswa sebagai generasi muda memberikan contoh membangun kesadaran mengatasi sampah di sekitar kita.

Rombongan Herr Hermann Hermjohannknecht dari Gùterloh, Jerman berkunjung ke sekolah SMKS SPP Santo Paulus Makale. (Foto: dok. istimewah).

Ir. Rupinus Misi, kepada sekolah SMKS SPP Santo Paulus Makale, yang Tahun Ajaran 2024/2025 yang akan datang berencana membuka dua jurusan baru yaitu Teknik Alat Berat dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengapresiasi kunjungan PNA ini sebagai kesempatan berinteraksi lintas negara sekaligus berbagi pengalaman hidup dan kepedulian akan alam ciptaan ini. Program “zero sampah plastik” akan dilaksanakan sebagai satu strategi membangun kesadaran memungut sampah dan menjadikannya berkat.

Langkah ini sederhana namun menjadi tonggak untuk memulai kesadaran menjaga dan merawat alam ini dari kepedulian peserta didik sebagai generasi bangsa menjaga dan melestarikan alam ciptaan ini. Kehadiran tamu dari Jerman merupakan kesempatan emas saling mengenal, memperkaya dan membangun kecintaan pada alam ciptaan ini. Aroma kopi Toraja di tengah hamparan alam yang indah nan asri adalah berkat yang membawa harapan dan kegembiraan lintas negara.

Mari sekali lagi seruput kopinya dan buang sampah pada tempatnya. Vielen Dank für Ihren Besuch und Aufwiedersehen!

Penulis: RD. Aidan P.S. — Imam diosesan Keuskupan Agung Makassar

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Toraja dari Universitas Kristen Satya Wacana Ini Datang Nonton Festival Sambil Bagi-bagi Masker

    Mahasiswa Toraja dari Universitas Kristen Satya Wacana Ini Datang Nonton Festival Sambil Bagi-bagi Masker

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hari terakhir perhelatan Toraja Highland Festival di Toraja Utara, Sabtu, 9 Oktober 2021 menarik banyak pengunjung, termasuk 4 mahasiswa Toraja yang kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah. Keempat mahasiswa ini hadir di Lapangan Bakti menyaksikan kemeriahan Toraja Highland Festival yang diselenggarakan oleh Masyarakat Sadar Wisata (MASATA). Namun […]

  • Gelar Razia, Polres Tana Toraja Masih Temukan Pengemudi Dibawah Umur Gunakan Knalpot Racing

    Gelar Razia, Polres Tana Toraja Masih Temukan Pengemudi Dibawah Umur Gunakan Knalpot Racing

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja menggelar razia terhadap penggunaan knalpot racing (bising), juga pengemudi dibawah umur, Jumat, 16 Juni 2021. Razia dengan system hunting ini digelar di jalan poros Makale-Buakayu, tepatnya di Wilayah Kelurahan Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. Dari razia hunting system ini, menurut Kasat Lantas Polres Tana […]

  • Terlibat Curanmor, Dua Orang Pelajar Asal Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Terlibat Curanmor, Dua Orang Pelajar Asal Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua orang pelajar yang masih dibawah umur asal Toraja Utara ini terbilang nekad dan lihai dalam melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terutama jenis sepeda motor. Betapa tidak, kedua pelajar ini berhasil mencuri dua unit sepeda motor di dua lokasi berbeda di Tana Toraja; Kecamatan Makale dan Mengkendek. Kemudian, saat diinterogasi polisi, kedua […]

  • Sudah 3 Hari Dicari, Tentara Kodim 1414 yang Diduga Tenggelam Belum Ditemukan

    Sudah 3 Hari Dicari, Tentara Kodim 1414 yang Diduga Tenggelam Belum Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PANGALA’ — Proses pencarian terhadap SERDA Amiruddin, anggota TNI dari Kodim 1414 Tana Toraja, yang diduga tenggelam di Sungai Maiting, Lembang (Desa) Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, terus dilakukan. Hari ini, Jumat, 11 November 2022, proses pencarian sudah memasuki hari ketiga. Namun, SERDA Amiruddin, Babinsa Lembang Lempo Poton Koramil 1414-03 Rindingallo, belum ditemukan. […]

  • Hadiri HUT 80 Paroki Rantepao, Bupati Apresiasi Peran Umat Katolik di Toraja Utara

    Hadiri HUT 80 Paroki Rantepao, Bupati Apresiasi Peran Umat Katolik di Toraja Utara

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong memberi apresiasi besar terhadap peran umat Katolik, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembinaan karakter, maupun perannya dalam menjaga harmonisasi umat beragama di Toraja Utara. Selain itu, Frederik juga memberikan apresiasi sekaligus terima kasih atas peran umat Katolik dalam mendukung dan berperan serta dalam pembangunan keimanan maupun […]

  • Pejabat Kemenko PMK Turun Langsung ke Toraja Atasi Masalah Stunting

    Pejabat Kemenko PMK Turun Langsung ke Toraja Atasi Masalah Stunting

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara merupakan dua kabupaten yang mempunyai angka prevalensi  stunting yang tinggi, jika dilihat dari standar World Health Organization (WHO). Berdasarkan data Kemenkes RI, Kabupaten Tana Toraja mempunyai angka prevalensi stunting 29.2% dan  Toraja Utara dengan prevalensi stunting  32,6 %. Angka ini masih termasuk kategori tinggi menurut WHO. […]

expand_less