Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » OmBas: TIF Bisa Mengangkat Budaya Toraja ke Dunia Internasional

OmBas: TIF Bisa Mengangkat Budaya Toraja ke Dunia Internasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengatakan event Toraja International Festival (TIF) bisa mengangkat budaya Toraja, baik secara nasional maupun internasional.

Hal ini disampaikan OmBas, sapaan akrab Yohanis Bassang, saat membuka event Toraja Internastional Festival (TIF) ke-9, yang berlangsung di Tongkonan Buntu Pempon, Lembang Palangi, Kecamatan Balusu, Sabtu, 4 September 2021.

“Festival ini (TIF) ini bisa mengangkat budaya daerah kita ini sehingga bisa menarik wisatawan lokal maupun wisatawan asing untuk berkunjung,” ungkap OmBas.

Pembukaan TIF gelaran ke 9 ini dihadiri Direktur Event Daerah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Resa Fahlevi .

“Kegiatan malam ini (TIF) sungguh memberikan inspirasi kepada kita semua, karena para peserta yang hadir malam ini bisa mengangkat budaya daerah kita untuk semakin dikenal di dunia internasional,” ujar OmBas.

TIF, menurut OmBas, adalah event promosi wisata yang luar biasa. Di event ini, banyak seni maupun kebudayaan Toraja yang bisa ditampilkan, sehingga dikenal orang melalui tayangan televisi atau media lainnya.

“Karena kita adalah daerah pariwisata, maka kepada seluruh peserta yang akan tampil di event ini, saya mengajak untuk totalitas dengan penuh percaya diri dengan penuh ekspresi tampil sehingga orang terhibur dan tertarik untuk mengunjungi daerah kita,” katanya.

Direktur Event Daerah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Resa Fahlevi mengatakan TIF adalah event luar biasa yang penuh dengan nilai-nilai seni tradisi Toraja. Nilai-nilai kebudayaan ini ditampilkan melalui konten-konten lokal yang merupakan warisan dari pada seni budaya.

“Tentu kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten  Toraja Utara dan seluruh jajarannya, lokal suara project yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya walaupun di masa pandemi ini tentu kegiatan hari ini dilakukan dengan inovasi dengan melakukan adaptasi di masa pandemi,” kata Resa.

Turut hadir dalam pembukaan Toraja International Festival ke-9 ini, diantaranya Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Selatan, yang juga mantan Pjs Bupati Toraja Utara, Amson Padolo, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong, Sekda Toraja Utara Rede Roni Bare’, Forkopimda Toraja Utara serta Undangan lainnya.

Acara pembukaan yang berlangsung di bawah cuaca yang kurang bersahabat, juga diwarnai dengan insiden listrik padam, yang cukup mengganggu keberlangsungan acara. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Crisis Centre Gereja Toraja Bantu Bahan Pangan dan Vitamin untuk Pasien Isoman di Kelurahan Rante Pasele

    Crisis Centre Gereja Toraja Bantu Bahan Pangan dan Vitamin untuk Pasien Isoman di Kelurahan Rante Pasele

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gereja Toraja, melalui Crisis Centre memberikan bantuan bahan pangan, vitamin, dan obat-obatan untuk pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) di Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao. Penyaluran bantuan bahan pangan, vitamin, dan obat-obatan ini dilakukan oleh Ketua Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui dan diterima oleh Sekretaris Kelurahan Rante Pasele, Rabu, […]

  • Perempuan Indonesia Maju Bantu Pengungsi di Rano, Tana Toraja

    Perempuan Indonesia Maju Bantu Pengungsi di Rano, Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Perempuan Indonesia Maju (PIM) DPC Tana Toraja mengunjungi posko pengungsian warga pasca longsor di Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja, yang terjadi pada 15 Februari lalu. Kunjungan PIM DPC Tana Toraja ke lokasi pengungsian warga ini dilakukan pada Senin, 28 Februari 2022. Sebagaimana diketahui, hujan deras yang terus mengguyur Rano Tengah telah merusak […]

  • Ini Alasan Kenapa Tongkonan di Gandangbatu Sillanan Ini Memiliki Tiga Longa

    Ini Alasan Kenapa Tongkonan di Gandangbatu Sillanan Ini Memiliki Tiga Longa

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Beberapa waktu lalu, sebuah foto yang menampilkan rumah adat Toraja dengan tiga longa viral di media sosial. Foto Tongkonan ini jadi bahan perbincangan netizen karena unik dan penampilannya berbeda dengan Tongkonan kebanyakan di Toraja. Lalu, bagaimana ceritanya sehingga ada tiga Tongkonan di daerah Gandangbatu Sillanan yang berarsitektur unik seperti itu? Abe’ […]

  • DIPA Instansi Vertikal di Toraja Tahun 2023 Capai Rp 331,7 Miliar

    DIPA Instansi Vertikal di Toraja Tahun 2023 Capai Rp 331,7 Miliar

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Makale menyerahkan alokasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2023 untuk semua instansi vertikal di Tana Toraja dan Toraja Utara, Selasa, 13 Desember 2022. Besaran DIPA untuk instansi vertikal di Toraja, seperti Polres, Kejaksaan, Pengadilan, Kemenag, dan beberapa instansi lainnya, yakni Rp 331,7 miliar. Kepala KPPN Makale, […]

  • Di Era Pilkada Langsung, Belum Ada Bupati di Toraja yang Terpilih Beruntun

    Di Era Pilkada Langsung, Belum Ada Bupati di Toraja yang Terpilih Beruntun

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JOHANIS Amping Situru adalah satu-satunya orang yang terpilih secara beruntun (berturut-turut) menjadi Bupati Tana Toraja dua periode pada dua era berbeda; pemilihan DPRD dan pemilihan langsung. Diketahui, Johanis Amping Situru memimpin Kabupaten Tana Toraja, periode 2000-2005 dan 2005-2010. Pada periode pertama, 2000-2005, Amping Situru terpilih melalui suara anggota DPRD Tana Toraja. Sedangkan periode 2005-2010, dia […]

  • Bittuang Diplot Jadi Kawasan Pertambangan dan Energi, Ranperda RTRW Tana Toraja Tuai Sorotan dan Ditolak

    Bittuang Diplot Jadi Kawasan Pertambangan dan Energi, Ranperda RTRW Tana Toraja Tuai Sorotan dan Ditolak

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Cr1/Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Memiliki banyak potensi wisata dan hutan lindung yang luas yang jadi penyangga dan pelindung bagi daerah tetangga. Kawasan ini juga terdapat masyarakat adat yang mengelola adat, budaya, tanah, dan hutan lestari. Namun, pemerintah dan DPRD Kabupaten Tana Toraja memasukkannya sebagai kawasan pertambangan dan energi dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang […]

expand_less