Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » OmBas Harap RS Marampa’ Bisa Bersaing Sehat dengan Rumah Sakit Lain

OmBas Harap RS Marampa’ Bisa Bersaing Sehat dengan Rumah Sakit Lain

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang berharap kehadiran Rumah Sakit Santa Teresa Marampa’ Rantepao bisa membantu pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat.

Yohanis Bassang, yang akrab disapa OmBas, juga berharap RS Santa Teresa Marampa’ bisa bersaing secara sehat dengan rumah sakit lain yang ada di Toraja Utara maupun Tana Toraja.

“Saya harap rumah sakit Marampa’ dapat berkopetisi dengan yang lain. Dalam hal yang positif tentunya. Terutama dalam hal pelayanan. Kalau pelayanan tidak ada yang wow, orang bilang, ah biasa saja. Tapi kalau pelayanannya bagus, perawatnya ramah, murah senyum, pasti orang akan datang berobat ke Marampa’,” ungkap OmBas saat menghadiri dan memberi sambutan pada acara penandatanganan kerja sama RS Marampa dengan BPJS Kesehatan Cabang Makale, Selasa, 30 November 2021.

Menurut OmBas, rumah sakit harus memberikan pelayanan dengan prima. Setiap pasien yang datang mesti dilayani dengan penuh kasih, sehingga orang merasa betah, nyaman, dan itu berpengaruh secara psikologi terhadap kesembuhan pasien.

“Jangan orang baru datang, belum diperiksa sudah suru urus sana, urus sini. Layani dulu, periksa dulu, obesevasi dulu apa keluhannya. Nanti setelah selesai baru suru urus BPJS dan sebagainya. Ini kan yang biasa bikin masyarakat mengeluh. Saya harap pelayanan di RS Marampa’ tidak begitu,” katanya.

Soal persaingan pelayanan rumah sakit, Ombas tidak saja memberi tantangan kepada RS Santa Teresa Marampa’ tapi semua rumah sakit yang ada di Toraja Utara. “Lengkapi peralatannya, datangkan dokter ahli, dan tingkatkan pelayanan. Itu baru persaingan yang sehat. Masyarakat tinggal pilih, rumah sakit mana yang dia mau, dia suka,” ujar mantan Wakil Bupati Mimika, Papua ini.

Untuk diketahui, RS Santa Teresa Marampa’ yang sudah beroperasi sejak dua tahun yang lalu, sudah bisa menerima pasien peserta BPJS Kesehatan terhitung sejak 1 Desember 2021.

RS Santa Teresa Marampa’ Rantepao adalah sebuah rumah sakit swasta berbasis Katolik dibawah naungan Yayasan Sentosa Ibu, Keuskupan Agung Makassar. Kehadirannya di Toraja Utara merupakan bentuk kepedulian Keuskupan Agung Makassar untuk melayani masyarakat dengan kasih di bidang kesehatan.

Rumah sakit tipe Dini berdiri sejak dua tahun lalu menggantikan rumah sakit bersalin Marampa’, yang sudah berdiri puluhan tahun lamanya di Rantepao, Toraja Utara.

Fasilitas rumah sakit ini cukup lengkap didukung tenaga dokter dan jururawat handal. Ada satu keunggulan rumah sakit ini yakni pastoral care dan home care yang merupakan ciri rumah sakit Katolik. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPINI: Pengendalian Terpadu DBD (Demam Berdarah Dengue) di Toraja

    OPINI: Pengendalian Terpadu DBD (Demam Berdarah Dengue) di Toraja

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: DELTIN BUTUNGAN Pendahuluan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu jenis penyakit menular berbahaya yang disebabkan oleh virus dengue. Penyebaran virus dengue dibantu oleh hewan vektor perantara yaitu nyamuk Aedes aegepty. Melalui tusukan nyamuk A. aegepty atau A. albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya yang diperoleh dari penderita DBD lain maka […]

  • Penumpang Bus Diturunkan di Bua Berlaku Hingga 10 Januari 2022

    Penumpang Bus Diturunkan di Bua Berlaku Hingga 10 Januari 2022

    • calendar_month Sel, 28 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan pemerintah Kabupaten Toraja Utara soal pembatasan jam masuk bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dalam Kota Rantepao hingga pukul 06.00 Wita, akan berlaku hingga tanggal 10 Januari 2021. “Kebijakan ini akan berlaku sampai tanggal 10 Januari 2022. Setelah itu akan dievaluasi dan ditentukan kemudian bagaimana selanjutnya,” terang Kepala Satuan Polisi […]

  • Penyuluh Agama Islam di Mengkendek Ini Rutin Bagi Bibit Tanaman ke Jamaah Setelah Pengajian

    Penyuluh Agama Islam di Mengkendek Ini Rutin Bagi Bibit Tanaman ke Jamaah Setelah Pengajian

    • calendar_month Sab, 26 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ismail Marzuki, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Kementerian Agama Tana Toraja yang bertugas pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mengkendek punya cara unik dan tak biasa saat melakukan tugas pembinaan atau penyuluhan di masyarakat. Tak seperti penyuluh-penyuluh agama pada umumnya yang hanya fokus pada tugas pelayanan, Ismail Marzuki punya cara unik […]

  • Umat Muslim di Makale Gelar Pawai Takbiran Sambut Idul Fitri 1443H

    Umat Muslim di Makale Gelar Pawai Takbiran Sambut Idul Fitri 1443H

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Umat Muslim dari sejumlah Masjid di Kota Makale menggelar kegiatan Pawai Takbiran menyambut Idul Fitri 1443H, Minggu, 1 Mei 2022 malam. Umat Muslim yang bersuka cita menyambut hari Kemenangan menggelar Pawai Takbiran dengan berkeliling pusat Kota Makale menggunakan kendaraan terbuka. H. Irwan Darwis selaku Pengurus Masjid Raya Makale yang menjadi penggagas kegiatan […]

  • Warga Sipil Asal Toraja Dikabarkan Ditikam OTK Hingga Tewas di Yahukimo, Papua Pegunungan

    Warga Sipil Asal Toraja Dikabarkan Ditikam OTK Hingga Tewas di Yahukimo, Papua Pegunungan

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, YAHUKIMO — Warga sipil yang merupakan perantau asal Toraja, Sulawesi Selatan, terus mendapat perlakuan tak manusiawi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Setelah terakhir pada 5 Desember 2023, kini ada lagi kejadian dimana seorang pemuda pencari nafkah harus mati diujung senjata tajam dari orang tak dikenal. Informasi yang diterima KAREBA TORAJA, pemuda berusia 23 tahun […]

  • UPDATE: Data Korban Longsor Buntao’;  6 Orang Ditemukan, 2 Masih Dicari

    UPDATE: Data Korban Longsor Buntao’; 6 Orang Ditemukan, 2 Masih Dicari

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Sekitar 8 orang warga tertimbun material tanah longsor di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Bunto’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024 pagi. Pembaharuan informasi ini sekaligus meralat pemberitaan tentang dugaan jumlah korban, yang sebelumnya dirilis portal www.kareba-toraja.com. BERITA TERKAIT: BREAKING NEWS: 10 Orang Warga Tertimbun Longsor […]

expand_less