Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Meski Ada Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen, Kalem Buntu Tallunglipu Tetap Dilantik

Meski Ada Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen, Kalem Buntu Tallunglipu Tetap Dilantik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski sempat dilaporkan ke polisi terkait dugaan penggunaan dokumen palsu, namun Kepala Lembang Buntu Tallunglipu terpilih, Mikhael Pongsibidang tetap dilantik.

Pelantikan Mikhael Pongsibidang sebagai Kepala Lembang (antar waktu) Buntu Tallunglipu dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Jumat, 27 Mei 2022.

Mikhael Pongsibidang menjadi Kepala Lembang Buntu Tallunglipu melalui pemilihan antar waktu, karena Kepala Lembang terpilih sebelumnya, meninggal dunia.

Usai terpilih, Michael sempat diadukan oleh kompetitornya, Helvin, ke Mapolres Toraja Utara atas dugaan penggunaan dokumen palsu dalam pencalonan.

BERITA TERKAIT: Dilaporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen, Kalem Buntu Tallunglipu Terpilih Nyatakan Siap Hadapi Proses Hukum

Kepada Kepala Lembang Buntu Tallunglipu yang baru dilantik, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang berpesan agar jabatan yang dipercayakan oleh rakyat dapat dijalankan dengan baik demi terciptanya pelayanan prima. “Banyak tugas besar menanti Bapak sebagai Kepala Lembang,” pesan Yohanis Bassang.

Kehadiran Kepala Lembang dalam masyarakat, lanjut Bassang, sangat dibutuhkan terlebih khusus untuk menyelesaikan berbagai problem dalam masyarakat, baik itu menyangkut perbedaan persepsi hingga konflik lainnya.

“Disinilah peran penting Kalem. Di sisi lain juga harus tertib administrasi dalam menggunakan dana desa demi kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Selain Kepala Lembang Buntu Tallunglipu, Bupati juga melantik Marthen Gagak Sumule sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum Toraja Utara.

Pelantikan ini dihadiri Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik V. Palimbong dan Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang, serta sejumlah Kepala OPD. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Terjun ke Sungai di Salubarani, 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Lainnya masih Hilang

    Mobil Terjun ke Sungai di Salubarani, 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Lainnya masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Satu unit mobil Toyota innova dengan nomor polisi DP 1481 KC mengalami kecelakaan lalu lintas Jalan Poros Enrekang – Toraja tepatnya di Salubarani Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 Wita. Mobil dari Makassar tujuan Toraja tersebut dikabarkan membawa 7 orang penumpang, 5 diantaranya berhasil selamat sementara 2 orang orang lainnya […]

  • Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Sangalla’

    Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Sangalla’

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Puang Massora bersama sejumlah mahasiswa di Tongkonan Layul Kaero Sangalla’/ Patok berwarna biru, kuning dan merah di sekitar wilayah Buntu Kaero. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Rencana eksplorasi panas bumi (Geotermal) di Kecamatan Sangalla’ Tana Toraja terus mendapatkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero. Tongkonan Layuk […]

  • Pelaku Percabulan Terhadap Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur di Bittuang Harus Dihukum Berat

    Pelaku Percabulan Terhadap Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur di Bittuang Harus Dihukum Berat

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerhati masalah peremuan dan anak, Ivonny Mapaliey meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 terhadap pelaku percabulan terhadap anak tiri yang masih di bawah umur di Bittuang, Tana Toraja. “Harus dihukum seberat-beratnya sehingga ada efek jera, baik terhadap pelaku maupun orang lain agar tidak […]

  • Wujudkan Tertib Administrasi, UKI Toraja Jadi Universitas Swasta Pertama di Sulsel Musnahkan Arsip Tak Bernilai Guna

    Wujudkan Tertib Administrasi, UKI Toraja Jadi Universitas Swasta Pertama di Sulsel Musnahkan Arsip Tak Bernilai Guna

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) terus mendorong tata kelola layanan melalui tata kelola administrasi dan kearsipan yang baik. Bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Tana Toraja, dan Toraja Utara, UKI Toraja berusaha mendorong tata kelola kearsipan yang lebih baik melalui pemusnahan arsip tak ternilai guna atau habis masa retensinya. Pemusnahan […]

  • Masyarakat Lembang Gasing Mengkendek Minta Hutan Gasing Ditetapkan Sebagai Hutan Lindung

    Masyarakat Lembang Gasing Mengkendek Minta Hutan Gasing Ditetapkan Sebagai Hutan Lindung

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pertemuan membahas masalah Hutan Gasing di Kantor Lembang Gasing Mengkendek. (Foto: Arsyad)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Perjuangan masyarakat adat Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek untuk mempertahankan Hutan Gasing sesuai fungsinya tidak pernah surut. Setelah berhasil mengusir paksa penggarap ilegal dari kawasan hutan pada awal Agustus 2026 lalu, kini masyarakat Lembang Gasing menuntut pengakuan Pemerintah terkait status […]

  • 2 Guru Asal Toraja Meninggal Ditembak KKB di Beoga Papua

    2 Guru Asal Toraja Meninggal Ditembak KKB di Beoga Papua

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PAPUA — Dalam waktu dua hari, Kamis dan Jumat, 8-9 April 2021, dua orang guru asal Toraja meninggal dunia ditembak oleh orang yang disebut aparat kepolisian sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Keduanya ditembak di Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Penembakan pertama pada Kamis, 8 April 2021, menyebabkan seorang guru sekolah dasar bernama […]

expand_less