Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Enrekang » Mendesak Perbaikan dan Pelebaran Jalan Poros Enrekang-Toraja

Mendesak Perbaikan dan Pelebaran Jalan Poros Enrekang-Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Truk ekspedisi yang terbalik di Pa’tengko, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Minggu, 2 Januari 2022, merupakan satu dari sekian banyak peristiwa kecelakaan lalu lintas yang disebabkan karena jalan rusak di poros Enrekang-Toraja.

Sebelum-sebelumnya, cukup banyak kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan trans Sulawesi poros Enrekang-Toraja ini.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di poros Enrekang-Toraja ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan. Politisi Partai Golkar ini mendesak pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera memperbaiki dan meningkatan serta melebarkan jalan poros tersebut.

Keberadaan serta fungsi jalan poros Enrekang-Toraja ini, menurut JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan, sangat-sangat strategis, karena selain untuk kepentingan distribusi barang dan jasa, juga merupakan jalur wisata menuju Toraja.

Kerusakan yang terjadi di jalan poros Enrekang-Toraja ini, menurut JRM, bisa diakibatkan oleh beberapa sebab, seperti berat kendaraan yang melebihi kapasitas. Kemudian ukuran kendaraan yang melewati jalan ini. Selain itu, drainase di sepanjang jalan poros ini banyak yang tidak berfungsi atau tidak ada.

“Perbaikan, pelebaran, dan peningkatan jalan poros Enrekang-Toraja ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Saya piker, Pemprov Sulsel dan pemerintah pusat mesti memberikan perhatian dan respon yang cepat terhadap hal ini,” tegas JRM, dalam keterangan pers kepada wartawan di Makale, Tana Toraja, Senin, 3 Januari 2021.

JRM menyarankan agar Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan dan Dinas PUPR Provinsi Sulsel, juga Ditlantas Polda segera duduk bersama memikirkan jalan keluar terhadap masalah kerusakan yang terjadi di jalan poros Enrekang-Toraja.

Dia menyebut, perlu dilakukan evaluasi terhadap  perlakuan struktur badan jalan dengan mengacu data harian lalu lintas dan beban kendaraan yang melintasi tidak sesuai tonase jalan.

“Selanjutnya perlu evaluasi dan monitoring posisi bangunan pelengkap yang rawan longsor, terutama di beberapa segmen, sehingga perbaikan perlu di perhatikan,” katanya.

Hal lain yang menjadi perhatian JRM adalah keberadaan jembatan timbang. Menurut dia, jembatan timbang yang merupakan alat ukur mengetahui daya angkut kendaraan banyak tidak berfungsi, sehingga beban truk dengan tonase jalan tidak bisa dipantau atau diawasi.

“Dampak dari banyaknya kendaraan yang over load maupun over dimensi, ya, jalannya pasti cepat rusak, karena tidak ada keseimbangan antara beban kendaraan dengan tonase jalan,” katanya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Warga Randan Batu Meninggal Dunia Tertimbun Longsor

    BREAKING NEWS: Warga Randan Batu Meninggal Dunia Tertimbun Longsor

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Rampun, 45 tahun, warga Dusun Puttu, Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja, meninggal dunia tertimbun tanah longsor, Minggu, 14 November 2021. Rampun tertimbun tanah longsor yang terjadi di jalan poros Randan Batu-Pasang (Bera-Pangratta), tepatnya di Rante Balayan, sekitar pukul 17.00 Wita. Almarhum Rampun tertimbun longsor saat hendak pulang ke […]

  • Lakukan Aksi Freestyle di Jalan Raya, Dua Pelajar di Tana Toraja Ini Diamankan Polisi

    Lakukan Aksi Freestyle di Jalan Raya, Dua Pelajar di Tana Toraja Ini Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Terekam kamera dan viral di media sosial, aksi freestyle dua pelajar di Tana Toraja ditanggapi polisi. Kedua remaja yang masih berstatus pelajar ini pun diamankan polisi di rumahnya. Tidak hanya dua pelajar yang menjadi pelaku aksi freestyle di jalan raya, polisi juga membawa orang tuanya ke kantor polisi untuk meneken pernyataan agar […]

  • 1 Rumah dan 1 Tongkonan Ludes Terbakar di Lembang Kapolang Denpina Toraja Utara

    1 Rumah dan 1 Tongkonan Ludes Terbakar di Lembang Kapolang Denpina Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Personil Pemadam Kebakaran memadamkan api yang menghanguskan 1 unit rumah dan 1 unit Tongkonan di Lembang Kapolang Dende Piongan Napo Toraja Utara. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, DENDE PIONGAN NAPO — Musibah kebakaran terjadi di Lembang Kapolang, Kecamatan Dende Piongan Napo, Toraja Utara, Jum’at 03 Oktober 2025. Satu Unit Rumah tinggal milik Bangkeng dan satu Unit Tongkonan […]

  • Pohon Tumbang Timpa Bangunan, Kabel Listrik, dan Halangi Lalu Lintas Rantepao-Makale

    Pohon Tumbang Timpa Bangunan, Kabel Listrik, dan Halangi Lalu Lintas Rantepao-Makale

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Hujan cukup lebat disertai angin yang melanda wilayah Toraja Utara, Kamis, 14 Januari 2021 sore menyebabkan sebatang pohon Buangin (Cemara) tumbang di Buntu Buaya, Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. Pohon yang cukup besar ini menimpa bangunan pencucian mobil milik warga setempat. Juga menimpa kabel listrik milik PLN yang melintas di sisi […]

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

  • APBD Tana Toraja Tahun 2022 Rp 1,1 Triliun, PAD Ditarget Rp 125,5 Miliar

    APBD Tana Toraja Tahun 2022 Rp 1,1 Triliun, PAD Ditarget Rp 125,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Tana Toraja menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 1.170.671.349.000. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp 125.500.000.000. Postur APBD Tana Toraja tahun 2022 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah Rp Rp 125.500.000.000. Kemudian Pendapatan Transfer sebesar Rp 1.010.206.349.000. Sedangkan Pendapan Lain-lain yang Sah sebesar […]

expand_less