oleh

Ada Pegawai Terpapar Covid-19, Puskesmas Rantetayo Ditutup Sementara

KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Pelayanan di Puskesmas Rantetayo, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja ditiadakan sementara. Kebijakan ini diambil menyusul satu pegawai yang bekerja di Puskesmas itu terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.

Ditambah dengan Rantetayo, telah tiga Puskesmas di Kabupaten Tana Toraja yang terpaksa ditutup sementara karena ada tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona. Dua Puskesmas lainnya, yakni Makale dan Ge’tengan, Kecamatan Mengkendek.

Dikutip dari laman facebook Puskesmas Rantetayo, penutupan sementara aktivitas Puskesmas ini disebabkan karena ada pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR.

Penutupan layanan di Puskesmas Rantetayo berlaku sejak Jumat, 16 Juli 2021 hingga Selasa, 20 Juli 2021.

Penutupan sementara ini  dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus Corona yang lebih luas.

Baca Juga  Di Hari H Pilkada, GTPP Covid-19 Toraja Utara Umumkan 6 Kasus Baru dan 1 Meninggal Dunia

Adapun jenis pelayanan yang untuk sementara tidak dilakukan di Puskesmas Rantetayo, diantaranya surat rujukan BPJS untuk pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit dan beberapa jenis pelayanan kesehatan lainnya.

Data Satgas Covid-19 Kabupaten Tana Toraja, hingga Kamis, 15 Juli 2021, terjadi penambahan 50 kasus baru, yang tersebar di Kecamatan Rembon 2 orang, Kecamatan Malimbong Balepe’ 1 orang, Kecamatan Rantetayo 2 orang, Kecamatan Sangalla’ 1 orang, Kecamatan Mengkendek 1 orang, Kecamatan Sangalla’ Selatan 1 orang, Kecamatan Makale Utara 18 orang, dan Kecamatan  Makale 24 orang.

Selain itu, disebutkan pula bahwa ada 20 pasien yang sudah selesai menjalani isolasi, masing-masing di Kecamatan Rembon 4 orang, Kecamatan Sangalla’ 2 orang, Kecamatan Makale 7 orang, Kecamatan Rano 1 orang, Kecamatan Makale Utara 3 orang, dan Kecamatan Bittuang 3 orang.

Baca Juga  TERKINI: Positif Corona di Toraja Utara Bertambah 3, Total Jadi 61 Kasus

Kemudian, sebanyak 261 orang pasien menjalani isolasi; 46 orang isolasi rumah sakit, 9 isolasi gedung biru, dan 206 orang isolasi mandiri. Pasien Covid-19 yang meninggal dunia sudah mencapai 25 orang. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya