Kota Rantepao Diterjang Hujan Badai, Ini Dampaknya
- account_circle Desianti
- calendar_month Kam, 9 Apr 2026
- comment 0 komentar

Puluhan tenda milik pedagang kuliner di Lapangan Bakti dan Alun-alun Kota Rantepao rusak diterjang hujan badai yang terjadi pada Kamis, 9 April 2026 petang. (AAP/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hujan lebat disertai angin kencang dan kilat serta guntur menerjang Rantepao, Ibukota Kabupaten Toraja Utara, Kamis, 9 April 2026 petang.
Hujan badai yang terjadi sekitar pukul 15.15 Wita dan berlangsung sekitar satu jam itu menyebabkan berbagai kerusakan, baik bangunan, kendaraan, maupun pohon tumbang, serta pemadaman listrik.
Pantauan kareba-toraja.com, puluhan tenda milik para pedagang kuliner CFD di Alun-alun Kota Rantepao, mengalami kerusakan parah. Selain tenda, bahan makanan, kue, maupun minuman yang dijual pedagang ikut rusak.
Akibat dari cuaca buruk itu, para pedagang mengaku mengalami kerugian ratusan hingga jutaan rupiah. “Hitungmiki Pak, tenda hancur total, belum barang jualan yang rusak,” ungkap Katrin, salah satu pedagang.
Kondisi yang sama juga terjadi pada tenda-tenda milik pedagang kuliner di Lapangan Bakti Rantepao. Beberapa tenda mengalami kerusakan parah.
“Selama saya ada di Rantepao, baru kali ini mengalami hujan badai seperti ini,” ungkap Anshar, pedagang minuman di Lapangan Bakti.
Selain tenda para pedagang, hujan badai juga menyebabkan tumbangnya tiga batang pohon besar di pinggir Lapangan Bakti Rantepao. Pohon-pohon yang tumbang tersebut ada yang menimpa 3 unit sepeda motor milik warga yang terparkir. Kemudian ada juga mobil yang tertimpa ranting pohon. Kondisi ketiga unit sepeda motor yang tertimpa pohon tersebut, rusak.
Pohon tumbang juga terjadi di depan SMA Kristen Rantepao, jalan poros Makale-Rantepao. Dampaknya, lalu lintas langsung terhambat. Namun, para petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toraja Utara bergerak cepat memotong dan mengevakuasi pohon tumbang yang tidak jauh dari kantor BPBD tersebut. Mereka bahkan bekerja dibawah guyuran hujan.
Pohon tumbang juga terjadi di halaman SDN Rantepao, juga di sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Rantepao dengan kecamatan-kecamatan di sekitarnya.
Di Kandean Dulang, tengah kota Rantepao, ada atap rumah warga yang diterbangkan angin dan tersangkut di tengah jalan. Kondisi ini membuat lalu lintas macet beberapa saat. Ditambah lagi dengan kabel listrik yang putus di lokasi itu.
Selain itu, beberapa atap rumah warga dan satu unit lumbung padi dikabarkan rusak akibat hujan badai tersebut.
Hingga Kamis malam, belum ada data resmi yang dikeluarkan BPBD Toraja Utara terkait kerusakan bangunan akibat hujan badai ini. (*)
- Penulis: Desianti
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar