Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BPJS Kesehatan » Setahun Berjuang Atasi Gangguan Saraf Wajah, Margaretha Ruruk Bersyukur Ada JKN Tanggungan Pemda Tana Toraja

Setahun Berjuang Atasi Gangguan Saraf Wajah, Margaretha Ruruk Bersyukur Ada JKN Tanggungan Pemda Tana Toraja

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
  • comment 1 komentar

Margaretha Ruruk (57) saat menjalani pengobatan di RS Fatima Makale menggunakan JKN. (Foto:Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —
Penyakit kerap datang tanpa peringatan. Bagi sebagian orang, keluhan yang awalnya dianggap sepele dapat berkembang menjadi gangguan yang menghambat aktivitas sehari-hari.

Dalam kondisi tersebut, akses terhadap layanan kesehatan menjadi sangat penting. Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya.

Hal inilah yang dialami oleh Margaretha Ruruk (75), warga Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Selama kurang lebih satu tahun terakhir, ia menjalani pengobatan di Poli Saraf Rumah Sakit Fatima Makale akibat gangguan saraf pada wajah sebelah kanan.

“Di usia saya yang sekarang memang sudah rentan terkena penyakit. Waktu pertama kali merasakan nyeri di wajah sebelah kanan, saya kira hanya sakit biasa. Namun, lama-kelamaan nyerinya tidak reda, hingga akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter. Ternyata ada gangguan saraf di wajah sebelah kanan,” ungkap Margaretha, 04 Maret 2026.

Selama menjalani pengobatan, Margaretha mengaku merasa lebih tenang karena memiliki jaminan kesehatan melalui program JKN. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat merasa khawatir dengan biaya pengobatan yang harus dikeluarkan, terutama karena membutuhkan kontrol rutin dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Saya merasa lebih lega karena biaya pengobatan sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Awalnya saya khawatir jika harus berobat terus-menerus, tentu biayanya besar. Namun, keluarga mengingatkan bahwa saya terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga bisa dimanfaatkan. Sejak saat itu, saya tidak ragu lagi untuk berobat dan menjalani kontrol secara rutin,” cerita Margaretha

Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanggungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja, Margaretha merasa sangat terbantu dengan adanya jaminan tersebut. Ia menilai pelayanan yang diterimanya selama menjalani pengobatan berjalan dengan baik dan tidak terdapat perbedaan perlakuan dibandingkan dengan pasien lainnya.

“Saya merasa dilayani dengan baik. Dokter menjelaskankondisi saya dengan sabar, dan perawat juga ramah. Walaupun saya peserta JKN, tidak ada perbedaan pelayanan dengan pasien lainnya. Semua mendapatkan pelayanan yang sama,” ujarnya.

Kini, setelah menjalani pengobatan secara rutin selama satutahun, Margaretha mulai merasakan adanya perubahan pada kondisi kesehatannya. Intensitas nyeri yang sebelumnya sering muncul kini mulai berkurang, meskipun sesekali masih dirasakan.

“Sekarang saya lebih semangat untuk kontrol karena sudah terasa ada perubahan. Sakitnya tidak sesering dulu. Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN yang membantu biaya pengobatan saya. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja yang telah mendaftarkan dan menjamin saya sebagai peserta PBI, sehingga saya tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan baik,” tutupnya. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (1)

  • Aprinedi

    Sy jg mengalami hal SM seperti yg d alami margaretha. BS kah sy mendapat informasi lbih lanjut.

    Balas8 April 2026 2:30 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyakit yang disebabkan oleh virus paling mematikan pada babi, yakni African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika sudah masuk ke Tana Toraja dan Toraja Utara. African Swine Fever (ASF) merupakan penyakit pada babi yang disebabkan oleh virus ASF (ASFV) dari famili Asfarviridae. Penyakit ini menimbulkan berbagai pendarahan organ internal pada babi domestik maupun […]

  • 93 Warga Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Mapolres Toraja Utara

    93 Warga Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Mapolres Toraja Utara

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain bakti sosial donor darah, Polres Toraja Utara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan juga menggelar vaksinasi Covid-19 di Mapolres Toraja Utara, Jumat, 18 Juni 2021. Vaksinasi Covid-19 secara massal ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke 75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021. “Selain itu, juga bertujuan menghambat penyebaran virus […]

  • Penyaluran Dana Desa di Tana Toraja Sudah 55,32 Persen, DAK Fisik 10,53 Persen

    Penyaluran Dana Desa di Tana Toraja Sudah 55,32 Persen, DAK Fisik 10,53 Persen

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Makale terus berupaya mempercepat pencairan dana desa dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2021 guna mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19. Kepala KPPN Makale, Susilo Tri Anggono menerangkan bahwa penyaluran DAK Fisik untuk Kabupaten Tana Toraja sudah mencapai Rp 13,275,873,250,- dari total […]

  • Dua Senjata Api, Parang, dan Narkoba Dimusnahkan Kejaksaan di Toraja Utara

    Dua Senjata Api, Parang, dan Narkoba Dimusnahkan Kejaksaan di Toraja Utara

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua unit senjata api, parang, narkoba, dan sejumlah barang bukti kejahatan lainnya dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Cabang Tana Toraja di Rantepao, Kamis, 14 April 2022. Barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari 29 perkara tindak pidana narkotika, pembunuhan, dan tindak pidana lainnya. Pemusnahan ini berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap. […]

  • Peringati HUT RI ke-76, Polres Tana Toraja Gelar Vaksinasi Covid-19

    Peringati HUT RI ke-76, Polres Tana Toraja Gelar Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja menggelar vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Plaza Pelayanan Kepolisian, yang terletak di sudut Kolam Makale, Selasa, 17 Agustus 2021. Vaksinasi dengan tajuk Gerilya Vaksin Merdeka ini digelar usai upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Republik Indonesia yang ke-76. Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu mengatakan, vaksinasi yang dilakukan pada peringatan […]

  • Forum Anak Terbentuk di Kecamatan Makale Selatan

    Forum Anak Terbentuk di Kecamatan Makale Selatan

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Pemerintah Kecamatan Makale Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tana Toraja (DP3A) membentuk Forum Anak di Kecamatan Makale Selatan, Jumat, 1 Oktober 2021. Forum Anak merupakan organisasi wadah partisipasi dan perlindungan anak yang telah dibentuk sejak tahun 2012 di Tana Toraja. Ini untuk pertama kalinya Forum Anak dibentuk […]

expand_less