Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Ketua IPPEMSI Apresiasi Pihak Gereja yang Turun Tangan Atasi Material Longsor di Jalan Poros Simbung-Mappak

Ketua IPPEMSI Apresiasi Pihak Gereja yang Turun Tangan Atasi Material Longsor di Jalan Poros Simbung-Mappak

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAPPAK — Jalan poros Simbuang-Mappak diterjang longsor, beberapa hari lalu, mengundang keterlibatan pihak Gereja Paroki Santa Maria Bunda Allah Kondodewata turun tangan menginisiasi swadaya pembersihan material longsor di Kecamatan Simbuang dan Mappak, Senin, 15 Mei 2023.

Swadaya yang dilakukan pihak gereja, disinyalir karena lambannya penanganan dari pemerintah untuk membersihkan longsor yang menerjang jalan poros Simbuang-Mappak, Tana Toraja, pada beberapa hari belakangan ini disebabkan curah hujan yang tinggi.

Lokasi longsor berada di antara Kelurahan Kondo Dewata, Lembang Tanete, dan Lembang Miallo.

Kegiatan swadaya pembersihan material longsor menggunakan alat berat oleh pihak gereja Paroki Kondodewata tersebut diapresiasi oleh Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang Mappak (IPPEMSI) Makassar, Yoris Bomba. Menurutnya, pemerintah seharusnya malu dan mestinya mengevaluasi stakeholder yang ada, mengapa lamban dalam pengerjaan.

“Tentu kita sangat mengapresiasi langlah konkrit yang dilakukan pihak Gereja Paroki Kondodewata, karena kondisi dan keprihatinan menjadi panggilan untuk melakukan swadaya pengerjaan jalan, walaupun itu tanggung jawab dari pemerintah,” tutur Yoris dalam keterangan tertulis yang diterima KAREBA TORAJA, Senin, 15 Mei 2023.

Diketahui jalan yang di swadaya merupakan jalan yang berstatus jalan Kabupaten Tana Toraja dan Jalan Provinsi Sulawesi Selatan dibawah tanggung jawab Pemkab Tana Toraja dan Pemprov Sulsel.

Dua unit excavator disewa oleh pihak gereja di turunkan untuk penanganan jalan yang sedang rusak atau jalan yang tertutup longsor dibeberapa titik tepatnya di Desa/Lembang Miallo, Desa Tanete, dan Kelurahan Kondodewata.

“Ini tamparan keras untuk pemerintah terkait, berharap kedepannya ada keseriusan dan kerja nyata yang dilihat masyarakat Kecamatan Simbuang dan Mappak, entah itu dalam bentuk aktivitas perawatan/perbaikan jalan ataupun pembangunan jalan, berharap Bupati dan Gubernur mengevaluasi stakeholder yang terkait,” ujar Yoris.

Mengetahui soal swadaya pengerjaam jalan itu, Ketua Umum IPPEMSI Makassar melakukan komunikasi ke Dinas PUTR Sulsel UPT Toraja, guna menanyakan dan mendesak agar alat excavator milik PU Sulsel yang sementara di Kec. Simbuang Desa Makkodo dioperasikan segera. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim RINDU Diisukan Bubar, Jhody: Itu Hoax, Ada yang Takut Kalah

    Tim RINDU Diisukan Bubar, Jhody: Itu Hoax, Ada yang Takut Kalah

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua hari menjelang hari H pemungutan suara Pilkada Toraja Utara, 9 Desember 2020, pasangan calon nomor urut 1, Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung, diterpa isu tak sedap. Tim Pemenangan pasangan dengan akronim R1NDU tersebut diisukan bubar. Pantauan kareba-toraja.com, isu bubarnya Tim RINDU ini beredar luas di media sosial, seperti facebook dan […]

  • Derita Petani di Bittuang, Sawah Kesulitan Air Akibat Kemarau, Tanaman Padi Rusak Dimakan Kerbau Liar

    Derita Petani di Bittuang, Sawah Kesulitan Air Akibat Kemarau, Tanaman Padi Rusak Dimakan Kerbau Liar

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi padi yang rusak dimakan kerbau liar di Bittuang. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Sejumlah Petani di Lembang Tiroan dan Kole Palian Kecamatan Bittuang terancam gagal panen. Padi yang dirawat susah payah akibat kekurangan air di musim kemarau malah dirusak oleh ternak kerbau yang dilepas secara liar (Tedong Lamba’). Akibatnya padi yang sudah mulai […]

  • Sudah 2 Korban Meninggal, DBD di Toraja Utara Kian Mengkhawatirkan

    Sudah 2 Korban Meninggal, DBD di Toraja Utara Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam dua bulan terakhir, ada dua warga yang meninggal dunia. Kondisi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Toraja Utara kian mengkhawatirkan. Dibutuhkan langkah cepat untuk menghentikannya. Senin, 21 Juni 2021, banyak warga net yang mengirim permohonan bantuan donor darah O dan A di gorup Facebook KAREBA TORAJA untuk dua orang anak yang […]

  • Diterjang Banjir Bandang, Jalan Kabupaten Poros Buntu Datu – Uluway, Putus

    Diterjang Banjir Bandang, Jalan Kabupaten Poros Buntu Datu – Uluway, Putus

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hujan dengan intesitas tinggi di wilayah Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Kamis, 11 Mei 2023 sore menyebabkan banjir bandang di Salu (Sungai) Dadu, wilayah Lembang (Desa) Uluway Barat. Tidak hanya memenuhi badan sungai, banjir bandang yang cukup besar volumenya itu menerjang duiker atau jembatan kecil di Salu Dadu, sehingga membuat badan jalan […]

  • 7 Terduga Pelaku Pencurian Pakan Ternak di Toko Elfis Makale Dibekuk Polisi

    7 Terduga Pelaku Pencurian Pakan Ternak di Toko Elfis Makale Dibekuk Polisi

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja berhasil mengamankan tujuh terduga pelaku pencurian pakan ternak di sebuah toko di Makale. Ketujuh terduga pelaku diringkus di Terminasl Makale, pada Jumat, 30 Mei 2024. Ketujuh terduga pelaku, masing-masing berinisial WS, DI, EL, CJP, DE, MR, dan DC. Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, membenarkan bahwa pihaknya berhasil […]

  • UPDATE: Dua Bencana Tanah Longsor di Tana Toraja, 18 Meninggal, 3 Orang Hilang

    UPDATE: Dua Bencana Tanah Longsor di Tana Toraja, 18 Meninggal, 3 Orang Hilang

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Kecamatan di Kabupaten Tana Toraja, Sabtu, 13 April 2024, menyebabkan 18 orang warga meninggal dunia tertimbun material longsor. Kedua lokasi longsor itu, masing-masing di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale dan Dusun Pangra’ta, Lembang Randanbatu, Kecamatan Makale Selatan. Di Dusun Palangka, material longsor menimbun 17 […]

expand_less