Toraja Carnaval Puaskan Dahaga Hiburan Masyarakat Setelah Dua Tahun Terkurung Pandemi

“Puas. Senanglah Pak. Jarang ada event dan artis seperti ini. Apalagi di Buntu Burake.” — Selmi, pengunjung.

“Seneng banget. Meski harus jalan kaki dari bawah tadi karena bus panitia sudah tidak bisa jalan karena macet. Tapi Kak Donnie Ada Band dan Sharon luar biasa penampilannya.” Erna, Susan, pengunjung.

“Macet Pak. Dari pintu masuk di bawah sana sudah tidak bisa naik motor, ditahan. Ya, terpaksa jalan kaki pak. Tapi, ya senang, puaslah, gitu.” Edo, pengunjung.

“Sering-seringlah ada event begini Pak. Apalagi dua tahun ini kita kan tidak bisa kemana-mana karena Covid-19. Masyarakat butuh hiburan.” Helce, pengunjung.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ribuan warga memadati area parkir objek wisata Buntu Burake Makale, lokasi event Toraja Carnaval 2022, Sabtu, 21 Mei 2022.

Saking banyaknya warga yang datang, area parkir Buntu Burake tak mampu menampungnya. Selain manusia, kendaraan milik pengunjung juga tidak bisa tertampung di area parkir dua, yang terletak di pintu masuk objek wisata. Petugas kepolisian mengatur kendaraan warga mulai dari jalan poros (pertigaan objek wisata Buntu Burake) hingga ke area parkir. Karena area parkir penuh, kendaraan terpaksa diparkir di sisi kiri dan kanan jalan.

Dari hasil wawancara lapangan, pengunjung Toraja Carnaval di hari terakhir tidak hanya berasal dari Tana Toraja saja. Banyak pengunjung dari luar daerah, seperti Toraja Utara, Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Enrekang.

Baca Juga  Usai Salurkan untuk 2 Gereja, Komunitas Group FB Toraya Sikamali’ Kembali Buka Donasi untuk Gereja Lain

Malam terakhir gelaran Toraja Carnaval menampilkan dua artis ibu kota, yakni Donnie Sibarani, mantan vokalis Ada Band dan Sharon Idol. Juga tampil band lokal, Kinaya Band.

Penampilan Donnie Sibarani dan Sharon Idol memang paling ditunggu penonton. Sehingga saat keduanya naik ke panggung, hysteria penonton pun membuncah. Apalagi saat Donnie menyanyikan lagu hits berjudul “Manusia Bodoh”. Semua penonton pun ikut menyanyi. Para penonton juga menyalakan lampu handphone sambil melambaikannya.

Resmi Ditutup

Event promosi wisata bertajuk “Toraja Carnaval 2022” resmi dimulai, Kamis, 19 Mei 2022 di objek wisata Buntu Burake Makale, Tana Toraja. Event ini berlangsung selama tiga hari dan ditutup pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Penutupan event Toraja Carnaval 2022 dilakukan oleh Bupati Tana Toraja, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Bonifasius Paundanan. Dalam sambutannya, Bonifasius mengatakan pemerintah Kabupaten Tana Toraja sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada panitia Toraja Carnaval, yang telah menggelar event besar di objek wisata Buntu Burake Makale.

Event ini, kata Bonifasius dapat memberikan dampak positif bagi industri pariwisata Tana Toraja, apalagi sektor ini paling terkena imbas pandemic Covid-19. Juga membantu mendatangkan pendapatan daerah.

Histeria ribuan penonton menyaksikan aksi Donnie Sibarani, mantan vokalis Ada Band di malam penutupan Toraja Carnaval 2022.

“Atas nama Bupati, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi tinggi kepada Pak JRM dan seluruh anak muda yang masuk dalam kepanitiaan. Event ini sangat membantu kami dan masyarakat Tana Toraja,” ungkap Bonifasius.

Baca Juga  Jasad Bayi Laki-laki dengan Tali Pusar Ditemukan di Sungai Sa’dan

Pembukaan event Toraja Carnaval 2022 dimulai dengan parade seni budaya seperti Malemba’/ma’passan tua’ lan suke, malemba’ pare, marengnge’ baka, dan lain-lain. Kemudian Ma’bugi,  Ma’barrung, dan lain-lain. Disusul marching band dari SMA Katolik Makale.

Pembukaan Toraja Carnaval ditandai dengan pemukulan gendang oleh Gubernur Sulawesi Selatan, yang diwakili Asisten I Setprov, Tautoto Tanaranggina Sarungallo didampingi Ketua Panitia, sekaligus penggagas Toraja Carnaval, John Rende Mangontan.

Artis ibu kota, Donnie Sibarani dan Sharon Idol berfoto bersama Ketua Panitia Toraja Carnaval, John Rende Mangontan dan Sekretaris Frans Lading.

Selama tiga hari, event ini diisi dengan berbagai acara, seperti pameran UMKM, pertunjukan seni budaya, fashion show pakaian bermotif Toraja, festival band se Sulawesi, dan beberapa kegiatan lainnya.

Dalam tiga hari pagelaran Toraja Carnaval, pengunjung juga selalu dihibur oleh artis ibu kota dan penampilang artis serta band lokal Toraja. Ada tiga artis ibu kota yang didatangkan dalam event ini, yakni Donnie Sibarani, Sharon Idol, dan Glow Rossa.

Lanjutan Event dan Permintaan Maaf

Ketua Panitia Toraja Carnaval 2022, John Rende Mangontan menyatakan event ini digelar dengan tujuan menggairahkan kembali kunjungan wisata yang sempat anjlok akibat pandemi Covid-19.

Penampilan artis ibu kota, Glow Rossa di ajang Toraja Carnaval 2022 yang berlangsung di objek wisata Buntu Burake Makale.

JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan, mengatakan event ini sengaja melibatkan kaum milenial untuk menumbuhkan kecintaan, kepedulian, dan kreatifitas anak muda dalam mendukung pemerintah, terutama di bidang pariwisata dan budaya.

Baca Juga  Bawaslu Pastikan Tidak Ada Calon Perseorangan di Pilkada Tana Toraja dan Toraja Utara 2024

Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Partai Golkar ini juga menyebut, biaya penyelenggaraan event berasal dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan, juga sponsor JRM Community, serta penjualan karcis.

“Event besar yang berlangsung selama tiga hari ini menelan anggaran sekitar Rp 900 juta. Sebanyak Rp 400 juta bersumber dari Pemprov Sulsel dan sisanya dari sponsor JRM Community serta penjualan karcis,” katanya.

Dalam sambutannya pada penutupan event, JRM berharap kerjasama antara pemerintah Provinsi Sulsel, pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dan JRM Community tetap terjalin sehingga event ini bisa berlanjut tahun depan.

“Sasaran kita adalah bagaimana Toraja Carnaval ini menjadi event promosi wisata tahunan di Tana Toraja,” kata JRM.

Selain harapan akan kelanjutan event, JRM juga memohon maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan panitia pelaksana, selama persiapan, pelaksanaan, maupun setelah pelaksanaan event.

Lomba fashion show busana motif Toraja pada event Toraja Carnaval 2022.

Dia menyebut, tak ada gading yang tak retak. Dan tak ada event, apalagi sebesar Toraja Carnaval yang tanpa kekurangan. “Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam pelaksanaan even ini banyak kekurangan yang kami (panitia) lakukan. Mudah-mudahan, tahun depan, kita bisa bikin lebih baik lagi,” tutur JRM.

“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulsel, Bapak Bupati Tana Toraja, Bapak Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Kapolda Sulsel, Kapolres Tana Toraja, dan Dandim 1414 Tana Toraja, yang telah membantu kami menyukseskan acara ini,” pungkas JRM. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar