Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kemasan Lem Fox dan Bungkus Kondom Berserakan di Jalan Masuk Bandara Toraja, Polisi Diminta Bertindak

Kemasan Lem Fox dan Bungkus Kondom Berserakan di Jalan Masuk Bandara Toraja, Polisi Diminta Bertindak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kemasan kaleng lem jenis Fox yang dibungkus plastik ditemukan berserakan di bahu jalan masuk Bandara Toraja, Ge’tengan, Kecamatan Mengkendek, Selasa, 23 Agustus 2022.

Selain belasan kaleng lem Fox yang terbungkus plastik bening, ditemukan pula bungkus alat kontrasepsi jenis kondom di sekitarnya.

Kelang lem Fox bekas dan bungkus kondom ini ditemukan petugas saat melakukan pembersihan di bahu jalan poros masuk Bandara Toraja.

Temuan ini menggegerkan warga setempat. Sebab, lokasi penemuan itu tidak jauh dari pertigaan Gentengan.

Sejumlah warga pun meminta aparat kepolisian untuk bertindak melakukan patroli, bila perlu dicari pelakunya dan ditangkap. Karena boleh jadi, kaleng-kaleng lem Fox itu sudah disalahgunakan alias dihisap oleh oknum-oknum tertentu.

“Ya, kalau bisa petugas (polisi) seringlah patroli di sini (jalan masuk bandara dan sekitarnya). Karena kita tidak tahu siapa saja yang berkeliaran di sekitar jalan ini, apalagi kalau sudah malam,” tutur Kornelius, warga Ge’tengan.

Lem Fox, kata Kornelius, bisa saja disalahgunakan oleh oknum anak muda untuk mabuk atau fly. “Itulah yang mesti kita antisipasi. Jangan sampai mereka mabuk lem lalu melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum,” pinta Kornelius.

Lem Fox atau Aibon adalah bahan bangunan yang digunakan untuk merekatkan benda, seperti kayu atau besi. Namun, belakangan, lem ini banyak disalahgunakan oleh oknum-oknum remaja dengan menghirupnya. Jika dihirup atau dihisap melalui pernafasan, maka zat beracun yang terkandung di dalam lem, seperti polimer vinil asetat dan LSD akan masuk ke sistem syaraf  dan mempengaruhi cara berpikir, sehingga menimbulkan halusinasi dan dapat merubah perilaku seseorang. Pemakaian terus menerus akan menimbulkan ketergantungan secara fisik dan psikologis bahkan akan merusak sel-sel hidup.

Kapolsek Mengkendek, AKP Tu’ba Tabilangi’ Patanggu, yang dikonfirmasi kareba-toraja.com, terkait temuan ini, menegaskan pihaknya segera menindaklanjutinya.

“Kita sudah agendakan untuk melakukan penindakan. Minimal kami akan melakukan pengawasan di pencegahan,” ujar AKP Tu’ba Tabilangi, Rabu, 24 Agustus 2022. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eva Stevany Rataba Dipercaya Jadi Ketua Tim Pemenangan  Dedy-Andre di Pilkada Toraja Utara 2024

    Eva Stevany Rataba Dipercaya Jadi Ketua Tim Pemenangan Dedy-Andre di Pilkada Toraja Utara 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Politisi Partai Nasdem, yang juga anggota DPR RI, Eva Stevany Rataba ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Andrew Silambi, pada Pilkada Toraja Utara 2024. Partai Nasdem merupakan salah satu dari 10 partai politik yang mendukung dan mengusung pasangan Frederik Victor Palimbong […]

  • Kerukunan Keluarga Toraja Bantu Korban Banjir di Halmahera Tengah

    Kerukunan Keluarga Toraja Bantu Korban Banjir di Halmahera Tengah

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, HALMAHERA — Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Maluku Utara sejak Sabtu, 20 Juli 2024, menyebabkan banjir  di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah. Tingginya intensitas hujan di daerah tersebut, mengakibatkan Sungai Kobe meluap dan merendam 4 desa, yakni Desa Lukulamo, Desa Lelilef Woebulan, serta Desa Woekob, dan Desa Woejerana. Ketinggian air yang mencapai […]

  • Dilanda Gempa Bumi Berkekuatan Besar, “Pray for Sulbar” Menggema di Linimasa Media Sosial

    Dilanda Gempa Bumi Berkekuatan Besar, “Pray for Sulbar” Menggema di Linimasa Media Sosial

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Barat dilanda gempa berkekuatan cukup besar pada Kamis, 14 Januari 2021 siang dan Jumat, 15 Januari 2021 dinihari. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa bumi bermagnitudo M 5,9 menggunjang wilayah Majene, Provinsi Sulawesi Barat pada pukul 14.35 Wita, Kamis, 14 Januari 2021. Episenter gempa bumi […]

  • Kapolres Morowali: Tidak Ada Kekerasan Seksual dalam Kasus Pembunuhan Agnes Retni Anggraeni

    Kapolres Morowali: Tidak Ada Kekerasan Seksual dalam Kasus Pembunuhan Agnes Retni Anggraeni

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MOROWALI — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Morowali, AKBP Suprianto menegaskan tidak ada kekerasan seksual dalam kasus pembunuhan karyawati  PT. Pancar Pilar Sejahtra (PPS), Agnes Retni Anggraeni (25) yang terjadi di Mess PT PPS di Desa Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu, 13 Mei 2023. “Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak percaya pada isu yang […]

  • Buka THF 2023, 1000 Anak PAUD Akan Menari Massal di Lapangan Kodim Rantepao

    Buka THF 2023, 1000 Anak PAUD Akan Menari Massal di Lapangan Kodim Rantepao

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Event promosi wisata, Toraja Highland Festival (THF) kembali digelar tahun ini dan dipusatkan di Lapangan Kodim 1414 Tana Toraja di Rantepao. THF 2023 sesion 3 ini akan dibuka dengan parade menari massal oleh 1000 anak-anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Lapangan Kodim Rantepao, Kamis, 26 Oktober 2023. Event ini digelar oleh Masyarakat […]

  • Bawa 15 Gram Sabu-sabu, Dua Pria Asal Kendari dan Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Bawa 15 Gram Sabu-sabu, Dua Pria Asal Kendari dan Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua pria asal Kendari, Sulawesi Tenggara dan Kapala Pitu, Toraja Utara ditangkap polisi di Jembatan Tengko Situru, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Rabu, 3 April 2024. Kedua pria tersebut, masing-masing FP alias AT alias KR (29) warga Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Madonga, Kota Kendari dan NP alias PR (29) warga Kelurahan Benteng […]

expand_less