Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kapolres Tana Toraja Pastikan Penanganan Kasus Kematian Nelson Berjalan Transparan dan Sesuai Aturan

Kapolres Tana Toraja Pastikan Penanganan Kasus Kematian Nelson Berjalan Transparan dan Sesuai Aturan

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • comment 0 komentar

Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan menerima Audiensi pengunjuk rasa yang mempertanyakan perkembangan kasus kematian Nelson. (Foto/Arsyad-Karebatoraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kepolisian Resort Tana Toraja AKBP. Budi Hermawan memastikan proses penanganan kasus kematian Nelson, remaja yang ditemukan gantung diri di Makale 11 Maret 2025 lalu berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penegasan ini disampaikan Kapolres Tana Toraja saat menerima aspirasi Mahasiswa dan Keluarga almarhum Nelson yang menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD dan Mapolres Tana Toraja, Kamis 28 Agustus 2025.

AKBP Budi Hermawan menyatakan semua perkara yang ditangani Polres Tana Toraja dipastikan berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku termasuk kasus kematian Nelson.

AKBP Budi Hermawan juga siap menerima masukan – masukan jika ada informasi yang dianggap bisa menjadi petunjuk tambahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Iptu Arlin Allolayuk kembali mengurai bahwa proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya selama ini sudah berjalan sesuai ketentuan dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Dari hasil autopsi yang dilakukan dokter ahli forensik, serta pemeriksaan kurang lebih 30 saksi serta hasil digital forensik, tidak ada satupun yang mengarah pada terjadinya tindak pidana.

Dalam audiensi yang berlangsung 2 jam di Aula Pertemuan Kapolres Tana Toraja antara pihak Polres Tana Toraja dengan pengunjuk rasa, Kasat Reskrim Iptu Arlin Allolayuk menjawab berbagai pertanyaan yang dinilai menjadi kejanggalan -kejanggalan yang diduga mengarah pada adanya perbuatan tindak pidana dalam kematian Nelson.

Semua informasi kejanggalan tersebut dijawab Iptu Arlin Allolayuk bahwa semua informasi yang diterima telah ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang diatur namun tak satupun petunjuk yang mengarah pada adanya tindak pidana.

Iptu Arlin juga menegaskan bahwa informasi kejanggalan-kejanggalan yang disampaikan pihak keluarga selama proses penyelidikan berlangsung semua telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.

Iptu Arlin juga menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kematian Nelson belum ditutup sehingga informasi atau petunjuk sekecil apapun jika masih ada yang bisa diberikan ke penyidik agar disampaikan.

Sebelumnya, diberitakan seorang remaja bernama Nelson asal Lembang Bo’ne Buntu Sisong Kecamatan Makale Selatan ditemukan meninggal gantung diri di kebun coklat di Manggasa’ Kelurahan Lamunan Kecamatan Makale, 11 Maret 2025 lalu.

Beberapa kejanggalan ditubuh korban saat ditemukan kemudian membuat keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polres Tana Toraja sehari setelah kejadian.

Pihak Polres Tana Toraja kemudian menindaklanjuti kejadian tersebut bahkan sebelum keluarga membuat laporan resmi ke pihak Kepolisian.

Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan mulai dari olah TKP hingga proses autopsi dan hasil autopsi diterima dari tim Dokter Ahli Forensik, pemeriksaan saksi, uji forensik digital, pihak kepolisian tidak menemukan alat bukti yang cukup yang mengarah pada adanya tindak pidana.

Hingga kurang lebih 6 bulan kasus ini berlalu, pihak keluarga dan mahasiswa menggelar unjuk rasa Kamis 28 Agustus 2025 di Kantor DPRD Tana Toraja dan Mapolres Tana Toraja.

Pengunjuk rasa meminta DPRD Tana Toraja agar mendesak Polres Tana Toraja segera menuntaskan kasus ini.

Sementara di Mapolres Tana Toraja, para pengunjuk rasa mempertanyakan sejauh mana proses penanganan kasus ini dan meminta pihak kepolisian transparan dalam proses penanganan kasus ini. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Lumbung dan 1 Rumah Warga di Buntu Pepasan Rusak Diterjang Angin

    7 Lumbung dan 1 Rumah Warga di Buntu Pepasan Rusak Diterjang Angin

    • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Angin kencang yang melanda wilayah Toraja Utara selama hampir satu hari, Jumat, 2 April 2021, menimbulkan dampak yang signifikan. Selain listrik yang mati-hidup, beberapa bangunan milik warga juga rusak dan tumbang diterjang angin. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, dampak paling berat dirasakan warga di dua Lembang di Kecamatan Buntu Pepasan, yakni Lembang […]

  • Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Melanjutkan rapat Laporan Keterangan Pertanggungjwaban (LKPj) Bupati Tana Toraja tahun 2023, kali ini Panitia Khusus (Pansus) menghadirkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat, 26 April 2024. Empat OPD yang hadir, diantaranya Inspektorat Daerah Tana Toraja, Badan Pengelola Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Lembang (BPMPL), dan Badan Layanan Umum […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial bagi Anggota KORPRI Toraja Utara

    BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial bagi Anggota KORPRI Toraja Utara

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sosialisasi manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Anggota KORPRI Toraja Utara. (Foto/AP-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Toraja menggelar sosialisasi manfaat program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Toraja Utara. Sosialisasi digelar di Aula Toraja Prince Hotel, Kelurahan Tallunglipu Matallo, […]

  • 1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    1 Tongkonan dan Rumah Panggung Ludes Terbakar di Buntu Batu, Tikala

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Kebakaran hebat terjadi di Dusun Tanete Pa’bosok, Lembang Buntu Batu, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Jumat, 20 Agustus 2021. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita itu menghanguskan satu unit rumah adat Toraja, Tongkonan dan satu unit rumah panggung milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun harta benda yang […]

  • 22 Rumah Warga di Lokasi Tanah Longsor Palangka, Makale Bakal Direlokasi

    22 Rumah Warga di Lokasi Tanah Longsor Palangka, Makale Bakal Direlokasi

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 22 rumah warga yang ada di sekitar lokasi tanah longsor di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, bakal direlokasi. Relokasi dilakukan karena kondisi tanah di sekitar lokasi longsor dinilai tidak layak untuk ditempati permukiman. Jumlah rumah yang direncanakan bakal direlokasi tersebut diungkapkan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung kepada Menteri […]

  • Jumlah Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Toraja Utara Bertambah

    Jumlah Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Toraja Utara Bertambah

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jaksa Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao kembali menetapkan satu tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Bangkelekila-To’yasa di Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara. Dengan bertambahnya satu tersangka ini, jumlah orang yang kini berhadapan dengan hokum dalam kasus ini menjadi tiga orang. Sebelumnya, pada 7 Maret 2024 Jaksa Penyidik melakukan Penyerahan Tersangka […]

expand_less