Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kampung Inggris Maroson Rembon Terus Berkembang, WEI Indonesia Ikut Berkolaborasi

Kampung Inggris Maroson Rembon Terus Berkembang, WEI Indonesia Ikut Berkolaborasi

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto bersama seluruh tamu undangan dalam kegiatan RURISE bersama dengan pengurus yayasan WEI setelah acara selesai. (foto: ind/kareba-toraja).

 


KAREBA-TORAJA.COM, REMBON —- Sebuah Organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan dan marginal melalui pengembangan Pendidikan, Sosial dan Ekonomi yakni Widya Erti Indonesia (WEI) kini hadir di Tana Toraja.

Kampung Inggris Maroson yang terkenal dengan nama Natsir Eco School (NES) yang menjadi sasaran program WEI Indonesia.

NES merupakan sekolah alternatif bahasa Inggris gratis kepada lebih dari 200 anak yang berasal dari 5 dusun di Lembang Maroson, Kecamatan Rembon, Tana Toraja.

Kamis 27 Juni 2024, WEI Indonesia menggelar kegiatan kick off  program Rural Resilience Initiative (RURISE) di Natsir Eco School (NES) Lembang Maroson, Kecamatan Rembon, Tana Toraja.

Program RURISE dirancang untuk mengembangkan potensi warga melalui serangkaian kegiatan yang berfokus pada pendidikan, pengembangan produk lokal, dan peningkatan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan.

Selama ini, Natsir Eco School (NES) telah menjalankan kelas belajar bahasa Inggris yang melibatkan volunteer dari luar negeri di satu dusun yakni di dusun Randanan.

Melalui RURISE, program ini membuka kelas di 4 dusun lain (Palakka, Lameme’, Rarung, Pasang Lambe’) agar dapat menjangkau lebih banyak anak-anak di Lembang Maroson.

Tenaga pengajar di 4 kelas NES ini nantinya akan menggunakan pendekatan Volunteach, sebuah pendekatan yang menggabungkan volunterisme, edukasi dan pariwisata. Para relawan pengajar atau yang dinamakan Volunteacher ini berasal dari dari dalam negeri dan mancanegara, yang semuanya akan berkontribusi untuk mengajar bahasa Inggris dan menginap di homestay-homestay yang akan dikembangkan di desa.

RURISE juga berfokus pada pengembangan produk lokal berbasis komunitas untuk meningkatkan pendapatan warga, salah satunya lewat produk olahan coklat.

Kedepannya, program ini terbuka untuk keterlibatan berbagai pihak baik dari Pemerintah, Perusahaan, NGO, masyarakat, dan lain-lain, untuk mewujudkan cita-cita Desa mandiri dan berdaya saing guna kesejahteraan masyarakat desa.

Mengusung tema ‘Menuju Global dengan Kekuatan Lokal’, Kami percaya bahwa semangat pembangunan masyarakat lokal diharapkan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat di Lembang Maroson. Dengan adanya pendidikan, pengembangan produk lokal dan kesadaran lingkungan, Kami yakin masyarakat akan semakin berdaya, mandiri dan mampumenginspirasi inisiatif berkelanjutan ini kepada dunia global” ujar Ketua Yayasan WEI, Rieni Handayani.

Dalam sambutannya, Kepala Lembang Maroson, Petrus Ta’dung menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Yayasan WEI Indonesia yang telah hadir memberikan partisipasi terhadap masyarakat Lembang Maroson khususnya dibidang pengembangan bahasa.

“Atas nama Pemerintah Lembang Maroson bersama dengan masyarakat merasa bangga dan senang menerima kegiatan yang dilakukan pada saat ini, khususnya pemberdayaan masyarakat Lembang Maroson” ungkap Petrus.

Sementara itu, Sekertaris DPML, Andi Palloan yang membuka kegiatan secara resmi mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja sangat mendukung program ini dan berharap dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kabupaten Tana Toraja.

“Kami dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Lembang sangat berharap program ini bukan hanya dilakukan di Lembang Maroson tetapi juga dilaksanakan diseluruh Lembang yang ada di Kabupaten Tana Toraja” pungkas Andi Palloan.

Penulis : Indra
Editor : Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Bandara Toraja Berganti, Ini Sosok Pejabat Barunya

    Kepala Bandara Toraja Berganti, Ini Sosok Pejabat Barunya

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Belum cukup setahun menjabat Kepala Bandara Toraja (UPBU Pongtiku), Agus Nur Cahyo ditarik ke Balai Teknik Penerbangan Jakarta. Posisi Agus Nur Cahyo digantikan oleh Ir. H. Syarifuddin, MM. Kabar pergantian Kepala Bandara Toraja ini diperoleh wartawan sejak Jumat, 10 Februari 2023, namun baru terkonfirmasi, Sabtu, 11 Februari 2023. “Iya, kemarin (Jumat, 10 […]

  • Gunung Sangbua Terancam Longsor, Ratusan Warga Mengungsi

    Gunung Sangbua Terancam Longsor, Ratusan Warga Mengungsi

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Hujan deras yang terus mengguyur wilayah kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, dalam beberapa hari terkahir mengakibatkan sejumlah tempat terancam bencana tanah longsor. Salah satunya adalah Gunung Sangbua yang terletak di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil). Menurut warga, saat ini terdapat sejumlah retakan di sekitar puncak Gunung Sangbua sehingga sangat membahayakan bagi […]

  • Lempar Kepala Ayahnya Pakai Gelas Hingga Robek, Remaja di Tana Toraja Diamankan Polisi

    Lempar Kepala Ayahnya Pakai Gelas Hingga Robek, Remaja di Tana Toraja Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    SP (18) Remaja di Makale diamankan Resmob Polres Tana Toraja karena Menganiaya Ayahnya Sendiri. (Foto/ReskrimPolresTanaToraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang  remaja di Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja, berinisial SP (18) diamankan Satuan Resmob Polres Tana Toraja usai menganiaya ayahnya sendiri. SP diamnkan Resmob Polres Tana Toraja atas aduan kakaknya ke Polres Tana Toraja, Senin 26 […]

  • Jalan Bersama Orang Muda; Minggu Panggilan dan Perayaan 100 Tahun KWI Kevikepan Toraja

    Jalan Bersama Orang Muda; Minggu Panggilan dan Perayaan 100 Tahun KWI Kevikepan Toraja

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Luk. 10:2). Amanat panggilan kepada setiap insan untuk bekerja di “Kebun Anggur” Tuhan dilukiskan oleh penginjil Lukas dengan sangat indah. Setiap orang beriman dipanggil dan diutus sebagai “rasul” Kristus Yesus di berbagai lini kehidupan […]

  • Sering Terjadi Kecelakaan, Pemkab Tana Toraja Diminta Perhatikan Jalan Poros Rembon-Tapparan

    Sering Terjadi Kecelakaan, Pemkab Tana Toraja Diminta Perhatikan Jalan Poros Rembon-Tapparan

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dalam hal ini Dinas Perhubungan diminta untuk memperhatian rambu-rambu lalu lintas dan road safety pada jalan poros Rembon-Tapparan, yang menghubungan Kecamatan Rembon dan Kecamatan Rantetayo. Hal ini menjadi penting, karena di jalur ini cukup sering terjadi kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan kendaraan terjatuh ke tebing atau sawah milik […]

  • Vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara Baru Capai 17 Persen dari Target

    Vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara Baru Capai 17 Persen dari Target

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Meski sudah berupaya untuk mempercepat, namun keterbatasan alokasi vaksin dari pemerintah pusat melalui Provinsi membuat capaian target vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara berjalan cukup lambat. Hingga Selasa, 24 Agustus 2021, baru 17,1% atau 33.913 orang yang mendapatkan vaksin dari 197.939 orang target vaksinasi di Toraja Utara. Itu untuk dosis 1 atau dosis […]

expand_less