Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Jelang Toraja Carnaval, Panitia Gelar Workshop Fashion Desainer, Hadirkan Pemateri Nasional

Jelang Toraja Carnaval, Panitia Gelar Workshop Fashion Desainer, Hadirkan Pemateri Nasional

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah item kegiatan dalam gelaran Toraja Carnaval session 2, yang dijadwalkan berlangsung di eks Bandara Rantetayo, 6-8 Juli 2023, adalah Festival Desain Busana Toraja dan Fashion Show.

Untuk mempermantap persiapan dalam rangka gelaran event Toraja Carnaval 2023 tersebut, Panitia Bidang Fashion Show menggelar Workshop Fashion Desain dengan mendatang pembicara nasional, Itja Ahmad, di Makale, Tana Toraja, Sabtu, 27 Mei 2023.

Itja Ahmad adalah Fashion Consultant nasional yang juga Ketua Asosisasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sulawesi Selatan.

Workshop itu diikuti oleh sejumlah desainer Toraja juga pelaku usaha fashion Toraja. Para peserta ini diharapkan akan ikut ambil bagian dalam gelaran Festival Desain Busana Toraja dan Fashion Show, Toraja Carnaval 2023.

Penggagas event Toraja Carnaval, yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan, dalam arahannya kepada para peserta workshop, mengatakan kegiatan ini merupakan penunjang acara Festival Desainer dan Fashion Show Toraja Carnaval 2023.

“Saya berharap TC di semua bidang yang dilaksanan merupakan manifestasi untuk mempromosikan Pariwisata Toraja ke masyarakat tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan.

Menurut JRM, Festival Fashion Desainer bukan sekedar bagus dan mahalnya rancangan peserta, tapi makna filosopi dari kearifan lokal Toraja yang ditampilkan.

“Di Festival Fashion Desain akan muncul dan menghasilkan ide-ide dan gagasan serta menjadi role model untuk menyatakan bahwa kain Toraja, tidak hanya untuk acara tertentu, tapi fleksibel untuk berbagai macam acara,” dia berharap.

Sementara itu, Ketua Asosisasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sulawesi Selatan, Itja Ahmad, menyatakan perancang adalah  pekerjaan  yang mewujudkan mimpi.

“Dalam mendesain harus punya konsep. Konsep merupakan mantra dari sebuah baju dan berlaku untuk setiap rancangan,” kata Itja.

Selain konsep, juga mesti memiliki tema, sumbe ide, target pasar, dan synopsis produk.

“Perancang yang mempunyai visi dan imajinasi akan selalu bertahan di pasar,” katanya.

Koordinator Bidang Acara Toraja Carnaval 2023, Ellyana, menginformasikan bahwa kriteria Lomba Fashion Desainer Toraja Carnaval 2023, diantaranya:

  1. Kategori Lomba; Busana Casual dan Busana Pesta
  2. Komposisi Material 60% Wastra dan 40% tekstile
  3. Hasil Desain milik Toraja Carnaval
  4. Waktu pengumpulan Gambar desain sampai 25 Juni 2023
  5. Kriteria model yg digunakan; Tinggi Badan Pria Min. 170cm, Tinggi Badan Wanita 160cm.
  6. Desainer menyiapkan Model dan Makeup Model Sendiri.
  7. Perancang bisa mengikuti 2 kategori, namun hanya 1 rancangan.

Panitia menyiapkan total hadiah belasan juta rupiah untuk festival Desainer dan Fashion Show tersebut. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Unjuk Rasa, Mahasiswa IAKN Toraja Minta Aksi “Mogok Mengajar” Dosen Segera Dihentikan

    Gelar Unjuk Rasa, Mahasiswa IAKN Toraja Minta Aksi “Mogok Mengajar” Dosen Segera Dihentikan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Indra
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ratusan Mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat IAKN Toraja, Rabu, 9 April 2025. Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Bersatu (GMB), ratusan Mahasiswa IAKN Toraja tersebut melakukan unjuk rasa sekaitan dengan aksi mogok mengajar yang dilakukan sejumlah Dosen IAKN Toraja. Dalam orasinya, Jenderal Lapangan aksi, Imanuel Taulangi’ […]

  • Seluruh Guru dan Staf Pendidik Yayasan Perguruan Kristen Toraja Kini Terlindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    Seluruh Guru dan Staf Pendidik Yayasan Perguruan Kristen Toraja Kini Terlindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara YPKT dan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT) resmi menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dibawah naungan Yayasan. Peresmian kerja sama ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang dilaksanakan di Ruang […]

  • Maknai HardiknasHari 2026, Eva Stevany Rataba Tekankan Pemerataan dan Akses Pendidikan

    Maknai HardiknasHari 2026, Eva Stevany Rataba Tekankan Pemerataan dan Akses Pendidikan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dimaknai secara khusus oleh Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba, sebagai titik refleksi dan penguatan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, terutama di wilayah Toraja yang masih menghadapi berbagai tantangan akses dan pemerataan. Dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei […]

  • Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah tentang seorang pemahat batu asal Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja. Namanya Monto. Sehari-harinya, pria lulusan SMA ini bekerja sebagai pengrajin atau pemahat batu. Batu hasil pahatan Monto ini biasanya digunakan masyarakat sebagai pengalas tiang rumah (parandangan, dalam istilah Toraja). Meski berprofesi sebagai pemahat batu, namun hal itu tidak menyurutkan niat Monto untuk berkontribusi […]

  • 24-26 Desember, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Tidak Diizinkan di Toraja Utara

    24-26 Desember, Rambu Solo’ dan Rambu Tuka Tidak Diizinkan di Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan izin pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ maupun Rambu Tuka, mulai tanggal 24-26 Desember 2021. Kebijakan ini diambil agar di hari-hari itu, masyarakat Toraja Utara, yang mayoritas nasrani bisa merayakan Natal, tanpa diganggu oleh acara lain. “Saya ingatkan kepada kita semua, dari […]

  • Rumah Sekaligus Kios di Ke’pe, Toraja Utara, Ludes Terbakar

    Rumah Sekaligus Kios di Ke’pe, Toraja Utara, Ludes Terbakar

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KAPALA PITU — Satu unit rumah yang juga digunakan sebagai kios di Ke’pe, Lembang Polopadang, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, ludes terbakar, Minggu, 20 Juli 2025 siang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.15 Wita itu terjadi saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya. Rumah sekaligus kios yang terbakar itu milik Mama Kipli. Saat kejadian, […]

expand_less